BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Isu miring mengenai keretakan rumah tangga pasangan selebriti Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian belakangan ini santer terdengar dan menyebar luas di jagat maya. Kabar perceraian tersebut, yang diklaim sebagai hoax oleh pihak Fairuz dan Sonny sendiri, telah menimbulkan keresahan dan pertanyaan dari berbagai kalangan. Meskipun diterpa isu yang tidak menyenangkan, keduanya memilih untuk bersikap cuek dan tetap menjalani aktivitas sehari-hari mereka tanpa terlalu memikirkannya. Namun, di balik ketenangan yang mereka tunjukkan, terdapat dampak yang cukup signifikan, terutama bagi keluarga besar kedua belah pihak.
Menurut keterangan Ina Rachman selaku kuasa hukum Fairuz dan Sonny, pasangan tersebut saat ini tengah disibukkan dengan berbagai proyek pekerjaan. Fairuz A Rafiq diketahui sedang giat mempromosikan film terbarunya, sementara Sonny Septian juga memiliki kesibukan sebagai seorang host dan menjalani rutinitasnya yang padat. Kesibukan ini menjadi salah satu alasan mengapa mereka memilih untuk tidak terlalu menanggapi isu perceraian tersebut. "Oh mereka sih sebenarnya baik-baik saja, Fairuz juga lagi sibuk kan, dia lagi promo film kan kalau gak salah, ya. Terus, Sonny juga sibuk dengan apa, ya, rutinitas dia lah, kan dia ada sebagai host juga," ujar Ina Rachman saat dihubungi pada Sabtu, 2 Mei 2026. Ina menegaskan bahwa fokus utama keduanya saat ini adalah pada pekerjaan mereka, sehingga tidak ada waktu untuk memberikan tanggapan lebih jauh mengenai rumor yang beredar.
Meskipun demikian, sikap Fairuz dan Sonny yang cenderung bungkam ketika ditanya mengenai isu ini semakin memperkuat kesan bahwa mereka ingin meredam penyebaran berita bohong tersebut. Sikap cuek ini, menurut Ina, sejatinya adalah upaya untuk tidak memberikan panggung lebih lanjut bagi isu liar yang terus bergulir. "Mereka saking fokusnya tuh kalau udah diomongin mereka sudah sebenarnya sudah gak peduli, cuman kan efeknya ke keluarga. Keluarga yang diteror, karena dari mereka kan sudah gak mau ngerespon ya," jelas Ina lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Fairuz dan Sonny berusaha untuk mengabaikan rumor tersebut, dampaknya ternyata meluas hingga ke ranah keluarga, yang justru menjadi pihak yang paling merasakan keresahan.
Keluarga besar Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian rupanya menjadi pihak yang paling dirugikan oleh penyebaran hoax perceraian ini. Ina Rachman mengungkapkan bahwa anggota keluarga mereka kerap kali menjadi sasaran pertanyaan dan teror dari orang-orang yang mempercayai isu tersebut. Hal ini tentu saja menimbulkan rasa tidak nyaman dan kegelisahan di kalangan keluarga. "Makanya keluarga jadi panas banget, gitu," tegas Ina, menggambarkan betapa seriusnya dampak yang ditimbulkan. Situasi ini tentu sangat disayangkan, karena isu yang tidak berdasar tersebut justru menimbulkan kegaduhan dan kekhawatiran di dalam lingkungan keluarga yang seharusnya dilindungi dari hal-hal negatif.
Sebagai langkah awal untuk menangkal penyebaran informasi yang salah ini, pihak keluarga kedua belah pihak dikabarkan telah mengambil tindakan. Mereka dilaporkan telah mengurus masalah ini dengan cara melaporkan akun-akun media sosial yang dianggap menyebarkan dan membahas isu perceraian Fairuz dan Sonny secara liar. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk membatasi jangkauan hoax dan mencegah agar tidak semakin banyak orang yang terprovokasi atau termakan informasi yang tidak benar. Upaya ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para penyebar hoax dan menjaga nama baik serta ketenangan rumah tangga Fairuz dan Sonny.
Fenomena penyebaran hoax perceraian ini memang bukan kali pertama terjadi di kalangan publik figur. Kemudahan akses informasi melalui media sosial seringkali disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita bohong demi sensasi atau tujuan tertentu. Dampaknya pun bisa sangat merugikan, tidak hanya bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga bagi keluarga dan orang-orang di sekitar mereka. Dalam kasus Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian, sikap mereka yang memilih untuk fokus pada pekerjaan dan tidak terpancing emosi merupakan langkah yang bijak. Namun, perlindungan terhadap keluarga dari dampak negatif hoax juga menjadi hal yang krusial.
Penting bagi masyarakat untuk lebih cerdas dan kritis dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di media sosial. Verifikasi sumber berita dan hindari menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya adalah langkah sederhana namun sangat efektif untuk mencegah penyebaran hoax. Dengan begitu, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan terhindar dari drama serta kegaduhan yang tidak perlu. Pasangan Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian, dengan memilih cuek namun tetap bertindak melalui kuasa hukumnya, menunjukkan bahwa mereka memiliki strategi dalam menghadapi badai informasi yang menerpa. Harapannya, isu ini segera mereda dan masyarakat dapat kembali memberikan perhatian pada karya-karya mereka daripada gosip yang tidak berdasar. Keharmonisan rumah tangga mereka pun diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi banyak pasangan.

