0

Inter Vs Roma: 7 Gol Lahir, Si Ular Gigit Serigala Ibukota 5-2

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Tujuh gol tercipta dalam laga seru lanjutan Liga Italia yang mempertemukan Inter Milan melawan AS Roma di Giuseppe Meazza, Senin (6/4/2026). Pertandingan yang diwarnai jual beli serangan ini akhirnya dimenangkan oleh "Si Ular" Inter Milan dengan skor telak 5-2 atas "Serigala Ibukota" AS Roma. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen sementara Liga Italia.

Inter Milan berhasil membuka keunggulan sejak menit pertama melalui gol cepat Lautaro Martinez. Memanfaatkan kelengahan pertahanan Roma, Marcus Thuram melakukan penetrasi dari sisi kanan dan melepaskan umpan matang yang langsung disambar Martinez menjadi gol. Keunggulan ini sontak membangkitkan semangat para pemain Inter untuk terus menekan pertahanan Roma. Beberapa peluang tercipta, termasuk sepakan keras Federico Dimarco dari luar kotak penalti yang berhasil ditepis oleh kiper Roma, Mike Svilar. Lautaro Martinez kembali mengancam gawang Roma pada menit ke-13 dengan sepakan dari sudut sempit, namun Svilar kembali menunjukkan refleks gemilang untuk menggagalkan peluang tersebut.

AS Roma berusaha keluar dari tekanan Inter dan menciptakan peluang melalui sundulan Donyel Malen menyambut tendangan bebas. Namun, Yann Sommer, kiper Inter, tampil sigap untuk menepis bola. Upaya Roma untuk menyamakan kedudukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-40. Umpan silang Devyne Rensch dari sisi kiri berhasil disambut sundulan Gianluca Mancini yang memperdayai Sommer. Gol ini sempat memberikan harapan bagi tim tamu, namun keunggulan Inter kembali tercipta sesaat sebelum babak pertama usai. Hakan Calhanoglu mencetak gol indah melalui sepakan jarak jauh yang menukik tajam, membuat Svilar sulit menebak arah bola. Babak pertama ditutup dengan skor 2-1 untuk keunggulan Inter Milan.

Memasuki babak kedua, Inter Milan semakin tak terbendung. Serangan balik cepat mereka berhasil menghasilkan gol kedua Lautaro Martinez pada menit ke-52. Lagi-lagi, Marcus Thuram menjadi kreator gol dengan memberikan umpan matang yang diselesaikan Martinez dengan sepakan mendatar. Tiga menit berselang, giliran Marcus Thuram yang mencatatkan namanya di papan skor. Sundulannya menyambut sepak pojok Hakan Calhanoglu membuat Svilar tak berdaya. Inter semakin menjauh pada menit ke-63 berkat gol Nicolo Barella. Sang gelandang melakukan penetrasi ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke pojok kanan gawang.

AS Roma berusaha bangkit dan berhasil menipiskan ketinggalan pada menit ke-70. Umpan tarik Donyel Malen diteruskan oleh Lorenzo Pellegrini dengan sepakan mendatar yang berhasil merobek jala gawang Inter. Namun, hingga sisa pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Inter Milan berhasil mempertahankan keunggulan dan mengakhiri laga dengan skor meyakinkan 5-2.

Kemenangan ini membawa Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 72 poin. Mereka kini unggul sembilan angka dari tim di posisi kedua. Sementara itu, AS Roma tertahan di urutan keenam dengan 54 poin.

Jalannya Pertandingan

"Si Ular" Inter Milan langsung tancap gas sejak peluit awal dibunyikan. Baru satu menit laga berjalan, Marcus Thuram berhasil melakukan penetrasi dari sisi kanan pertahanan AS Roma. Ia melepaskan umpan silang yang disambut sempurna oleh Lautaro Martinez menjadi gol pembuka keunggulan Inter. Gol cepat ini memberikan suntikan moral bagi para pemain Inter yang terus menekan pertahanan "Serigala Ibukota".

Inter tidak mengendurkan serangan mereka. Federico Dimarco mencoba peruntungannya dengan melepaskan sepakan kencang dari luar kotak penalti. Mike Svilar, kiper Roma, masih menunjukkan refleks yang sigap untuk menepis bola. Lautaro Martinez kembali mengancam gawang Roma pada menit ke-13, kali ini dengan sepakan dari sudut sempit. Namun, Svilar kembali menjadi tembok kokoh bagi timnya, berhasil mengamankan bola.

AS Roma berusaha untuk lepas dari tekanan yang terus menerus dilancarkan oleh Inter. Mereka mencoba membangun serangan dari lini tengah. Donyel Malen mendapatkan peluang emas saat berhasil menanduk bola kiriman tendangan bebas. Namun, Yann Sommer, kiper Inter, terbang menepis bola dengan gemilang, menggagalkan upaya Roma untuk menyamakan kedudukan.

Akhirnya, AS Roma berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-40. Umpan silang yang dikirimkan oleh Devyne Rensch dari sisi kiri berhasil disambut sundulan Gianluca Mancini. Bola sundulan Mancini mengarah ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau oleh Sommer. Skor berubah menjadi 1-1.

Namun, kebahagiaan Roma tidak berlangsung lama. Sesaat sebelum babak pertama usai, Hakan Calhanoglu mencetak gol indah yang kembali membawa Inter unggul. Sepakan jarak jauhnya dari luar kotak penalti menukik tajam mendekati gawang, membuat Svilar sulit menebak arah bola dan akhirnya bergetar di jala gawang Roma. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Inter Milan 2-1.

Memasuki babak kedua, Inter Milan menunjukkan dominasi mereka yang semakin meningkat. Lautaro Martinez mencetak gol keduanya pada pertandingan ini di menit ke-52. Marcus Thuram kembali menjadi aktor penting dalam serangan balik cepat Inter, memberikan sodoran bola yang dituntaskan Lautaro dengan sepakan mendatar yang akurat.

Hanya berselang tiga menit, tepatnya di menit ke-55, Marcus Thuram berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Sundulannya menyambut sepak pojok yang dieksekusi oleh Hakan Calhanoglu membuat Svilar tak berdaya. Inter semakin berpesta gol pada menit ke-63. Nicolo Barella melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti Roma, lalu melepaskan tembakan keras yang bersarang ke pojok kanan gawang.

AS Roma mencoba bangkit dari ketertinggalan. Mereka berhasil menipiskan skor pada menit ke-70. Umpan tarik dari Donyel Malen diteruskan oleh Lorenzo Pellegrini dengan sepakan mendatar yang sukses merobek jala gawang Inter. Namun, hingga 20 menit akhir pertandingan, tidak ada gol tambahan yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Inter Milan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 5-2.

Susunan Pemain

Inter Milan: Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Lautaro Martinez.

AS Roma: Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Rensch, Cristante, Pisilli, Celik; Soulé, Pellegrini; Malen.

(pur/mrp)