0

Bukan Inggris, Lineker Sebut 2 Tim Ini Favorit Juara Piala Dunia 2026

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Gary Lineker, mantan striker legendaris Inggris, telah menyampaikan pandangannya mengenai tim-tim yang berpeluang besar meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Meskipun mengakui bahwa Inggris memiliki potensi sebagai salah satu unggulan, Lineker secara tegas menyatakan bahwa ada dua tim lain yang menurutnya memiliki keunggulan lebih dibandingkan The Three Lions. Pernyataan ini tentu saja memicu perdebatan menarik di kalangan penggemar sepak bola, mengingat Inggris sendiri telah menunjukkan performa yang konsisten dalam beberapa turnamen internasional terakhir.

Perjalanan Inggris menuju impian gelar Piala Dunia yang telah lama terpendam akan kembali dilanjutkan pada edisi mendatang. Tim yang kini dilatih oleh Thomas Tuchel ini dijadwalkan akan memulai perjuangannya menghadapi Kroasia pada tanggal 17 Juni, sebelum berhadapan dengan Ghana dan Panama dalam fase grup. Meskipun sudah berpuluh-puluh tahun puasa gelar sejak terakhir kali menjuarainya pada tahun 1966, Inggris memasuki turnamen kali ini dengan status sebagai salah satu tim unggulan. Hal ini tidak lepas dari komposisi pemain yang sangat mentereng dan hasil yang impresif di turnamen-turnamen sebelumnya. Inggris berhasil menembus babak empat besar di Piala Dunia 2018 dan mencapai perempat final di Piala Dunia 2022. Selain itu, mereka juga menunjukkan dominasi di level Eropa dengan menjadi runner-up berturut-turut di Piala Eropa 2020 dan 2024. Pencapaian-pencapaian ini secara jelas mengindikasikan bahwa Inggris semakin dekat dengan kesuksesan meraih trofi penting.

Namun, melihat peta persaingan yang semakin ketat dan dinamika tim-tim kontestan saat ini, Gary Lineker berkeyakinan bahwa Inggris tidak dapat diposisikan di atas dua tim lain yang ia sebutkan: Spanyol dan Prancis. Lineker menyoroti bahwa kedua tim tersebut memiliki keunggulan signifikan berkat perpaduan antara pemain muda berbakat yang segar dan pemain berpengalaman yang matang. Mereka memiliki talenta-talenta luar biasa yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan kapan saja. Sebagai contoh, Lineker menyebutkan nama Lamine Yamal dari Spanyol dan Kylian Mbappe dari Prancis, yang merupakan pemain-pemain dengan kemampuan magis yang dapat mengubah jalannya laga.

Dalam sebuah podcast berjudul "The Rest is Football", Lineker mengungkapkan analisisnya. "Saya tahu Spanyol itu benar-benar difavoritkan para petaruh, ditempel oleh Inggris, Prancis, Argentina, dan Brasil. Menurut saya mereka lima besarnya," ungkap Lineker. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Spanyol tidak hanya menjadi favoritnya pribadi, tetapi juga mendapatkan pengakuan luas dari para petaruh dan analis sepak bola. Lineker melanjutkan, "Prancis punya skuad yang gila banget, bukan begitu? Mereka punya skuad yang menakjubkan, tapi saya akan menjagokan Spanyol." Pujian terhadap skuad Prancis yang begitu dalam dan bertalenta menunjukkan betapa kompetitifnya tim Ayam Jantan. Namun, keyakinannya terhadap Spanyol lebih kuat, dengan keyakinan bahwa mereka dapat mengulang kesuksesan yang pernah mereka raih di masa lalu, mungkin mengacu pada periode dominasi mereka di awal dekade 2010-an.

Lebih lanjut, Lineker menekankan kekuatan skuad Spanyol. "Maksud saya, mereka punya pemain yang bagus-bagus. Bagi saya Spanyol adalah tim unggulannya. Pastinya kami ingin Inggris juara," tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki harapan pribadi untuk Inggris, objektivitasnya sebagai pengamat sepak bola membuatnya menempatkan Spanyol di posisi teratas. Lineker juga memberikan perhatian khusus kepada Portugal, menyebutnya sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan. "Portugal bisa jadi kuda hitam yang cukup bagus," ujarnya. Namun, ia juga memberikan catatan penting mengenai manajemen tim Portugal, terutama terkait dengan peran Cristiano Ronaldo.

"Mereka harus mengontrol narasi seputar Ronaldo dan mengatur menit bermainnya, dan melihat apakah dia menerima itu. Itu akan penting. Tapi mereka juga punya pemain-pemain bagus. Rasanya Portugal adalah kuda hitam yang bisa diperhitungkan," jelas Lineker. Pernyataan ini menyoroti tantangan yang dihadapi Portugal dalam mengintegrasikan pemain veteran dengan skuad yang lebih muda, serta pentingnya pengelolaan ego dan peran pemain kunci. Selain itu, Lineker tidak melupakan kekuatan tradisional lainnya. "Juga jangan kesampingkan Argentina dan Brasil," katanya, merujuk pada juara bertahan Argentina dan timnas Brasil yang selalu menjadi kekuatan besar di kancah internasional.

Namun, kembali menegaskan pilihannya, Lineker menyatakan, "Tapi saya pribadi sih akan memilih Spanyol. Inggris jelas salah satu unggulan tapi bagi saya Spanyol harus diunggulkan di depan kita, secara pribadi Prancis juga layak." Penekanan pada kata "pribadi" menunjukkan bahwa ini adalah opini subjektifnya berdasarkan analisis mendalam terhadap performa, skuad, dan potensi masing-masing tim. Inggris memang memiliki skuad yang kuat dan pengalaman yang terus bertambah di turnamen besar, yang membuat mereka layak masuk dalam daftar tim unggulan. Namun, bagi Lineker, kedalaman skuad, keseimbangan antara pemain muda dan berpengalaman, serta gaya permainan yang dinamis dari Spanyol dan Prancis menempatkan mereka sedikit di atas Inggris dalam prediksinya untuk Piala Dunia 2026.

Analisis Lineker ini patut menjadi perhatian bagi semua tim kontestan, termasuk Inggris. Spanyol, dengan regenerasi pemain yang berjalan baik dan filosofi permainan yang konsisten, memang selalu menjadi ancaman serius. Lamine Yamal, yang disebut Lineker, adalah salah satu contoh talenta muda yang siap menggebrak panggung dunia. Di sisi lain, Prancis, dengan skuad yang begitu dalam dan banyak pemain kelas dunia di setiap lini, memiliki potensi untuk meraih gelar kedua berturut-turut. Keberadaan Kylian Mbappe, yang sudah terbukti menjadi pemain kunci dalam beberapa turnamen, menjadi nilai tambah yang sangat besar.

Pertimbangan Lineker terhadap Portugal sebagai kuda hitam juga menarik. Jika mereka dapat menemukan keseimbangan yang tepat dan mengelola peran pemain senior dengan bijak, mereka bisa menjadi tim yang sangat berbahaya. Argentina, sebagai juara bertahan, tentu tidak boleh diremehkan, dan Brasil dengan sejarah panjangnya dalam meraih gelar Piala Dunia selalu menjadi kekuatan yang patut diwaspadai.

Meskipun Lineker menempatkan Spanyol dan Prancis di atas Inggris, penting untuk diingat bahwa Piala Dunia adalah turnamen yang penuh kejutan. Performa di hari pertandingan, taktik pelatih, dan sedikit keberuntungan seringkali menjadi penentu. Namun, pandangan dari seorang legenda seperti Gary Lineker memberikan gambaran yang berharga tentang tim-tim yang kemungkinan besar akan mendominasi di turnamen akbar sepak bola dunia empat tahun mendatang. Prediksinya ini akan semakin memanaskan bursa taruhan dan diskusi di kalangan penggemar sepak bola menjelang Piala Dunia 2026.