0

Kata Ria Ricis Soal Didoakan Aisar Khaled di Depan Ka’bah: "Dia Care Banget, Aku Aminin Aja"

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Momen perayaan Idul Fitri tahun ini membawa warna tersendiri bagi publik figur ternama, Ria Ricis. Di tengah kesibukannya merayakan hari kemenangan bersama keluarga tercinta, ia kembali menjadi sorotan publik terkait kedekatannya dengan sosok Aisar Khaled. Keduanya kerap dijodohkan oleh warganet, dan tak heran jika setiap interaksi mereka selalu menarik perhatian. Menanggapi hal tersebut, Ricis membeberkan cerita menarik di balik momen Lebaran kali ini, yang ternyata melibatkan Aisar Khaled dalam sebuah doa yang tulus.

Ria Ricis mengungkapkan bahwa Aisar Khaled justru menjadi salah satu orang pertama yang memberikan ucapan selamat Idul Fitri kepadanya. Kejutan lainnya adalah, Aisar saat itu diketahui sedang berada di Tanah Suci, tempat yang paling didambakan oleh umat Muslim untuk menunaikan ibadah. "Aisar orang pertama malah yang ngucapin Lebaran, sudah dia bilang ‘aku sudah doain kamu’. Dia kan lagi Tanah Suci ya, alhamdulillah masyaallah tabarakallah," ujar Ricis saat ditemui di kediamannya di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, belum lama ini. Pernyataan ini sontak menimbulkan rasa penasaran, doa seperti apa yang dipanjatkan oleh Aisar Khaled untuk Ria Ricis, terutama di tempat yang begitu sakral seperti di depan Ka’bah.

Lebih lanjut, Ria Ricis menceritakan bahwa doa yang disampaikan oleh Aisar Khaled bukan sekadar ucapan biasa. Ia mengaku benar-benar didoakan secara langsung oleh Aisar ketika Aisar tengah menjalankan ibadah umrah. Momen tersebut semakin terasa istimewa karena doa itu dipanjatkan tepat di depan Ka’bah, kiblat umat Islam. "Dia sudah nyampein doa-doa tanpa diminta, aku nggak minta sama sekali. Tapi dia bilang ‘aku sudah doain kamu di depan Ka’bah’. Dia bilang ‘semoga sehat terus’, dia bilang ‘semoga persahabatan kita selalu erat’," ungkap Ricis dengan nada haru. Pengakuan ini menunjukkan kedalaman perhatian dan kepedulian Aisar Khaled terhadap Ria Ricis, bahkan saat ia sedang khusyuk beribadah di tempat yang mulia.

Mendapatkan doa tulus dari seseorang, apalagi di depan Ka’bah, tentu saja memberikan kesan mendalam bagi Ria Ricis. Ia mengaku sangat tersentuh dengan perhatian yang diberikan oleh Aisar Khaled. Sebagai balasan, Ria Ricis pun mendoakan hal yang serupa untuk Aisar. "Alhamdulillah amin, terima kasih. Semoga kesehatan juga diberikan ke dia. Amin. Dia care banget," lanjutnya dengan senyum merekah. Respons positif dan penuh kehangatan ini mengindikasikan bahwa hubungan antara Ria Ricis dan Aisar Khaled terjalin dengan baik, dilandasi rasa saling menghargai dan perhatian.

Meskipun kerap dijodohkan oleh publik, Ria Ricis menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya bukanlah untuk segera mencari pasangan hidup. Prioritas utamanya adalah keluarga, terutama sang putri tercinta, Moana, serta kesejahteraan orang-orang yang bekerja dengannya. Ia menjelaskan bahwa urusan jodoh bukanlah sesuatu yang dikejar secara terburu-buru. "Kalau sebenarnya aku tuh jodoh atau pendamping hidup itu nggak gitu dicari banget. Karena yang pertama aku mengusahakan dulu untuk keluarga kecilku, untuk anakku, untuk stafku, untuk karyawan-karyawan dan lain-lain," bebernya dengan lugas. Pendekatan ini menunjukkan kedewasaan dan kematangan Ria Ricis dalam memandang kehidupan dan prioritasnya.

Selain fokus pada keluarga dan orang-orang terdekatnya, Ria Ricis juga tengah disibukkan dengan proyek pembangunan rumah baru yang ia rencanakan untuk putrinya. Pembangunan rumah ini menjadi salah satu target yang ingin ia selesaikan tahun ini. "Dan untuk rumah, rumahnya Moana insyaallah tahun ini penginnya jadi, pengin pindah. Jadi kalau tentang pendamping hidup nggak gitu dicari, tapi kalau Allah kasih alhamdulillah, kalau nggak juga ya nggak apa-apa," jelasnya. Komitmennya untuk menyediakan rumah yang nyaman bagi Moana menunjukkan betapa besar cintanya sebagai seorang ibu.

Menyinggung lebih jauh mengenai kriteria pasangan hidup, Ria Ricis mengaku belum memiliki gambaran yang spesifik. Hal ini dikarenakan fokusnya saat ini memang belum tertuju pada urusan pencarian pasangan. Ia bahkan mengungkapkan bahwa dalam doanya pun, daftar prioritasnya tidak selalu mencakup pencarian jodoh. "Belum mikirin banget karena memang fokusnya belum ke sana juga. Kadang kalau di dalam doa pun list utamanya juga bukan itu, jadi ya nggak gitu dijadikan titik fokus utama," pungkasnya. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa Ria Ricis adalah sosok yang realistis dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan besar terkait kehidupan pribadinya.

Kisah Ria Ricis dan Aisar Khaled ini memang selalu menarik untuk diikuti. Meski publik seringkali berharap keduanya berjodoh, Ria Ricis tetap teguh pada prinsipnya untuk memprioritaskan hal-hal yang lebih penting baginya saat ini. Doa yang dipanjatkan Aisar Khaled di depan Ka’bah menjadi bukti nyata adanya kedekatan dan perhatian yang tulus di antara keduanya, terlepas dari status hubungan mereka di mata publik. Kehidupan Ria Ricis saat ini lebih terfokus pada perannya sebagai ibu, pengusaha, dan tulang punggung keluarga, sebuah perjalanan yang patut diapresiasi.

Perhatian Aisar Khaled yang tulus, seperti yang diungkapkan Ria Ricis, memang patut diacungi jempol. Momen Idul Fitri yang seharusnya menjadi waktu untuk merayakan kebersamaan keluarga, justru dimanfaatkan Aisar untuk menunjukkan kepeduliannya kepada Ria Ricis, bahkan dari jarak yang jauh. Doa yang dipanjatkan di tempat yang penuh berkah seperti di depan Ka’bah memiliki makna spiritual yang mendalam. Ini menunjukkan bahwa Aisar Khaled tidak hanya peduli pada Ria Ricis sebagai seorang teman atau figur publik, tetapi juga mendoakan kebaikan dan kelancaran dalam hidupnya.

Ucapan "semoga sehat terus" dan "semoga persahabatan kita selalu erat" yang disampaikan oleh Aisar Khaled, seperti yang diceritakan Ria Ricis, mencerminkan sebuah harapan yang tulus untuk keberlangsungan hubungan baik yang telah terjalin. Dalam dunia hiburan yang penuh dengan dinamika dan perubahan, memiliki hubungan pertemanan yang tulus dan erat adalah sebuah anugerah. Doa-doa ini seolah menjadi penegas bahwa di balik segala sorotan publik, terdapat jalinan komunikasi dan perhatian yang positif antara Ria Ricis dan Aisar Khaled.

Tanggapan Ria Ricis yang membalas doa tersebut dengan "Alhamdulillah amin, terima kasih. Semoga kesehatan juga diberikan ke dia. Amin. Dia care banget" menunjukkan sikap rendah hati dan apresiasi yang tinggi. Ia tidak hanya menerima doa baik, tetapi juga membalasnya dengan kebaikan yang sama. Ungkapan "Dia care banget" menggambarkan betapa ia merasakan ketulusan dan kepedulian dari Aisar Khaled. Ini adalah sebuah interaksi yang sehat dan positif, yang jauh dari kesan sensasionalitas semata.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun publik gemar menjodoh-jodohkan, Ria Ricis memiliki kendali penuh atas jalan hidupnya. Penegasan Ria Ricis bahwa ia belum terlalu fokus mencari pasangan hidup adalah sebuah pernyataan yang jujur dan realistis. Prioritasnya terhadap keluarga, terutama putrinya, serta kelancaran bisnis dan proyek pribadinya, menunjukkan kedewasaannya dalam mengelola kehidupannya. Ia tidak ingin terburu-buru dalam urusan hati, melainkan lebih memilih untuk membangun fondasi yang kuat bagi dirinya dan putrinya.

Fokus pada keluarga dan masa depan anak adalah hal yang sangat mulia. Pembangunan rumah baru untuk Moana adalah wujud nyata dari komitmen tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Ria Ricis adalah seorang ibu yang bertanggung jawab dan visioner. Dengan prioritas yang jelas, ia mampu menjalani kehidupannya dengan lebih terarah dan tidak mudah terpengaruh oleh opini publik yang belum tentu sesuai dengan realitas kehidupannya.

Pertanyaan mengenai kriteria pasangan hidup yang dijawab dengan ketidakadaan gambaran spesifik juga memperkuat pernyataan sebelumnya. Ketika fokus belum tertuju pada pencarian pasangan, tentu saja kriteria pun belum menjadi hal yang utama untuk dipikirkan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Ria Ricis lebih mengutamakan pertumbuhan diri, keluarga, dan karier sebelum melangkah ke jenjang hubungan yang lebih serius. Ia percaya bahwa ketika waktunya tepat, Tuhan akan memberikan jodoh yang terbaik.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik layar media sosial dan pemberitaan, setiap individu memiliki perjalanan hidup dan prioritasnya masing-masing. Ria Ricis, dengan segala kesibukannya, tetap berusaha menyeimbangkan berbagai aspek kehidupannya. Doa tulus dari Aisar Khaled di depan Ka’bah, meskipun mungkin dilihat sebagai momen romantis oleh sebagian orang, bagi Ria Ricis adalah sebuah bentuk perhatian yang disambut dengan rasa syukur dan harapan yang sama. Ini adalah sebuah interaksi yang positif dan penuh makna, yang menunjukkan bahwa hubungan baik dapat terjalin dalam berbagai bentuk, tanpa harus terburu-buru menuju sebuah status tertentu.