BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Gelaran akbar Orleans Masters kembali menyita perhatian para pecinta bulu tangkis dunia, kali ini dijadwalkan bergulir mulai 17 Maret 2026. Turnamen level Super 300 ini menjadi arena penting bagi para atlet untuk mengasah kemampuan dan mengumpulkan poin berharga menuju berbagai kejuaraan bergengsi. Indonesia, dengan tradisi kuat di kancah bulu tangkis, kembali menurunkan skuad terbaiknya untuk bersaing di Palais des Sports Jean Ros, Orleans, Prancis. Sebanyak 10 wakil Merah Putih siap unjuk gigi, memperebutkan total hadiah senilai 250.000 dolar AS dalam edisi ke-14 turnamen ini. Keikutsertaan ini menjadi penanda semangat juang dan ambisi Indonesia untuk kembali mengukir prestasi di ajang internasional.
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2012, Orleans Open telah menjadi saksi bisu perjuangan para atlet bulu tangkis dari berbagai negara. Indonesia sendiri tercatat telah mengoleksi dua gelar juara di turnamen ini. Gelar terakhir diraih pada tahun 2024 oleh pasangan ganda putri Meilysa Trias Puspita Sari dan Rachel Alleyssa Rose, sebuah pencapaian yang membanggakan dan menjadi motivasi tambahan bagi generasi penerus. Namun, dominasi dalam sejarah turnamen ini lebih banyak dipegang oleh Jepang, yang berhasil mengoleksi delapan gelar juara, diikuti oleh Denmark dengan tujuh gelar. Persaingan ketat diprediksi akan kembali tersaji, mengingat kualitas para peserta yang selalu meningkat setiap tahunnya.
Dalam undian pertandingan yang telah dirilis, sektor ganda putra Indonesia menampilkan tiga pasangan tangguh yang siap memberikan perlawanan sengit. Pasangan unggulan kedua, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, akan memulai langkah mereka menghadapi Donovan Willard Wee dan Ji Hao Howin Wong dari Singapura. Perjalanan mereka di babak awal ini tidak bisa dianggap remeh, mengingat potensi lawan yang selalu bisa memberikan kejutan. Jika berhasil melaju, mereka berpotensi bertemu dengan pasangan Malaysia yang sedang naik daun, Kang Khai Xing dan Aaron Tai. Pasangan Malaysia ini baru saja menunjukkan performa impresif dengan dua kali mengalahkan wakil Indonesia di Swiss Open pekan lalu, yaitu Rian Ardianto/Rahmat Hidayat dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Kemenangan mereka atas dua pasangan kuat Indonesia ini tentu menjadi alarm bagi semua kontestan, termasuk Raymond/Nikolaus.
Di sisi lain, pasangan ganda putra andalan Indonesia lainnya, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, yang juga menyandang status unggulan, akan menghadapi lawan yang tidak kalah tangguh dari Chinese Taipei, Chen Cheng Kuan dan Lin Bing-Wei. Pertemuan ini diprediksi akan berjalan alot dan membutuhkan strategi matang dari Leo/Bagas untuk bisa mengamankan tiket ke babak selanjutnya. Sementara itu, pasangan Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat, yang menempati unggulan kedelapan, akan berhadapan dengan duo Jerman, Bjarne Geiss dan Jones Ralfy Jansen. Meskipun Rian/Rahmat memiliki pengalaman lebih, mereka tetap harus waspada terhadap permainan lawan yang bisa saja tampil tanpa beban.
Sektor ganda campuran Indonesia juga tidak kalah menarik. Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah akan memulai debut mereka di Orleans Open dengan menghadapi pasangan Thailand, Phuwanat Horbanleukit dan Benyapa Aimsaard. Sebagai unggulan ketujuh, mereka diharapkan mampu melewati rintangan awal ini dengan baik. Di bagan yang berbeda, Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil, yang merupakan unggulan kedelapan, akan diuji oleh pasangan kuat Jepang, Yuta Watanabe dan Maya Taguchi. Pertemuan ini akan menjadi duel yang menarik, mengingat Yuta Watanabe adalah salah satu pemain ganda campuran top dunia. Pasangan ketiga Indonesia di sektor ini, Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindiya Wardana, akan berhadapan dengan pasangan India, Dhruv Kapila dan Tanisha Crasto. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh taktik.
Beralih ke sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan dua wakil terbaiknya. Mohammad Zaki Ubaidillah akan menghadapi ujian berat di babak awal melawan unggulan keenam asal Jepang, Yushi Tanaka. Pertandingan ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana Zaki mampu bersaing di level internasional. Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting, salah satu nama besar di tunggal putra Indonesia, akan memulai perjalanannya melawan Liao Jhuo-Fu dari Chinese Taipei. Meskipun Liao Jhuo-Fu mungkin belum sepopuler Ginting, setiap pertandingan di turnamen sekelas Orleans Masters selalu menyimpan kejutan, dan Ginting harus tetap fokus dan menampilkan performa terbaiknya.
Di sektor ganda putri, Indonesia menurunkan dua pasangan yang juga memiliki potensi besar. Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, yang merupakan unggulan kelima, awalnya dijadwalkan bertemu dengan Kathrine Vang dan Mette Werge dari Denmark. Namun, informasi terbaru menyebutkan bahwa pasangan Denmark tersebut mundur dari turnamen. Hal ini memberikan keuntungan bagi Febriana/Meilysa untuk melaju ke babak selanjutnya tanpa harus bertanding di babak pertama. Sementara itu, pasangan Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum, yang menempati unggulan kedelapan, akan mendapatkan bye di babak pertama, yang berarti mereka langsung lolos ke babak kedua. Keuntungan ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi lawan yang lebih berat di babak selanjutnya.
Secara keseluruhan, Orleans Masters 2026 menjanjikan persaingan yang sangat menarik. Dengan 10 wakil Indonesia yang tersebar di berbagai sektor, harapan untuk melihat Merah Putih kembali mengibarkan bendera juara semakin membumbung tinggi. Persiapan matang, fokus pada setiap pertandingan, dan mental juara akan menjadi kunci bagi para atlet Indonesia untuk dapat berbicara banyak di turnamen ini. Dukungan dari publik tanah air tentu akan menjadi energi tambahan bagi para pebulu tangkis muda maupun senior yang berjuang di Prancis.
Jadwal pertandingan Orleans Open 2026 dirancang untuk memberikan alur kompetisi yang dinamis dan menarik bagi para penonton. Babak pertama akan dimulai pada tanggal 17 Maret 2026, diikuti dengan lanjutan babak pertama pada tanggal 18 Maret 2026. Momentum akan terus berlanjut dengan digelarnya babak 16 besar pada tanggal 19 Maret 2026, yang biasanya akan menyajikan beberapa pertandingan kelas atas. Puncak persaingan akan terasa saat babak perempat final yang dijadwalkan pada tanggal 20 Maret 2026, di mana hanya tim-tim terbaik yang akan bertahan. Babak semifinal akan memperebutkan tiket ke partai puncak pada tanggal 21 Maret 2026, sebelum akhirnya babak final yang sangat dinanti akan digelar pada tanggal 22 Maret 2026, menentukan siapa saja yang berhak membawa pulang gelar juara Orleans Masters 2026. Setiap pertandingan akan menjadi suguhan menarik yang patut untuk disaksikan oleh para penggemar bulu tangkis di seluruh dunia.

