BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Liverpool menunjukkan dominasi impresif di babak pertama pertandingan melawan West Ham United di Anfield, Sabtu (28/2) malam WIB, dengan memimpin telak 3-0. Gol-gol pembuka keunggulan Si Merah dicetak oleh Hugo Ekitike, Virgil van Dijk, dan Alexis Mac Allister, menegaskan superioritas mereka sejak menit-menit awal laga.
Jalannya Pertandingan yang Penuh Aksi dan Gol
Pertandingan baru berjalan lima menit, Liverpool sudah berhasil membuka keunggulan. Berawal dari situasi sepak pojok, Ryan Gravenberch melepaskan umpan matang yang diselesaikan dengan sepakan keras Hugo Ekitike ke pojok kiri gawang. Gol cepat ini menjadi sinyal awal dominasi Liverpool di pertandingan tersebut. West Ham United sempat mencoba merespons melalui Konstantinos Mavropanos yang memiliki dua peluang dari sepak pojok, namun kedua usahanya belum membuahkan hasil.
Keunggulan Liverpool semakin bertambah pada menit ke-24. Kali ini, giliran Dominik Szoboszlai yang menjadi kreator gol. Umpan lambungnya dari sepak pojok disambut dengan sundulan mematikan oleh Virgil van Dijk yang bersarang di pojok kanan gawang. Sundulan bek tangguh asal Belanda ini menjadi bukti ketajamannya dari bola-bola mati.
Menjelang paruh babak pertama, Alisson Becker, kiper Liverpool, nyaris melakukan blunder fatal pada menit ke-30. Umpan cerobohnya berhasil dipotong oleh Jarrod Bowen dari West Ham United. Beruntung bagi Alisson, bola tersebut juga terlepas dari penguasaan Bowen, sehingga ancaman berhasil dinetralisir. West Ham kembali mengancam gawang Liverpool tujuh menit berselang melalui Tomas Soucek, namun Alisson menunjukkan refleks yang sigap untuk menghalau bola.
Pesta gol Liverpool berlanjut pada menit ke-43, kembali melalui skema sepak pojok. Kali ini, bola lambung dari sepak pojok gagal disapu dengan sempurna oleh lini pertahanan West Ham, dan bola jatuh di kaki Hugo Ekitike. Dengan cerdik, Ekitike menyodorkan bola kepada Alexis Mac Allister yang berada di posisi strategis. Gelandang Argentina itu langsung menyambar bola dengan tembakan voli yang spektakuler, merobek jala gawang West Ham dan mengukuhkan keunggulan Liverpool menjadi 3-0. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor 3-0 untuk keunggulan Liverpool tetap bertahan.
Analisis Taktis dan Kinerja Pemain
Dominasi Liverpool di babak pertama ini tidak lepas dari penerapan taktik yang efektif dan performa individu yang gemilang. Dari segi taktik, Liverpool terlihat sangat efektif dalam memanfaatkan situasi bola mati. Dua dari tiga gol yang tercipta berasal dari sepak pojok, menunjukkan bahwa tim asuhan Jurgen Klopp ini telah melakukan persiapan matang dalam mengeksploitasi kelemahan pertahanan lawan dari situasi tersebut. Umpan-umpan lambung yang akurat dari Szoboszlai dan Gravenberch menjadi kunci dalam membongkar pertahanan West Ham.
Selain itu, Liverpool juga menunjukkan transisi yang cepat dari bertahan ke menyerang. Kecepatan dan kreativitas lini depan mereka, yang diisi oleh pemain-pemain seperti Ekitike, Salah, dan Gakpo, mampu merepotkan lini belakang West Ham. Pressing yang dilakukan oleh para pemain Liverpool juga terbilang agresif, membuat West Ham kesulitan untuk mengembangkan permainan dari lini belakang.
Secara individu, Hugo Ekitike menunjukkan performa yang luar biasa dengan mencetak gol pembuka dan menjadi kreator gol ketiga. Kecepatan dan insting mencetak golnya patut diacungi jempol. Virgil van Dijk, sebagai pemimpin lini belakang, tidak hanya kokoh dalam bertahan tetapi juga menunjukkan kontribusi signifikan dalam serangan dengan mencetak gol sundulan yang krusial. Alexis Mac Allister melengkapi daftar pencetak gol dengan sebuah tendangan voli yang indah, menunjukkan kualitas tekniknya yang mumpuni.
Di kubu West Ham United, babak pertama ini menjadi malam yang sulit. Pertahanan mereka terlihat rapuh dalam menghadapi serangan-serangan Liverpool, terutama dari bola-bola mati. Konstantinos Mavropanos dan Tomas Soucek menunjukkan upaya untuk memberikan perlawanan, namun dukungan dari lini tengah dan depan kurang efektif. Alisson Becker, meskipun sempat melakukan blunder, mampu menebusnya dengan penyelamatan penting.
Performa Liverpool yang memukau di babak pertama ini memberikan gambaran optimisme bagi para penggemar mereka. Keunggulan tiga gol tanpa balas menunjukkan bahwa Liverpool berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan. Sementara itu, West Ham United memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk memperbaiki performa mereka di babak kedua jika ingin mengejar ketertinggalan.
Susunan Pemain yang Diturunkan
Liverpool menurunkan skuad terbaik mereka untuk menghadapi West Ham United. Di bawah mistar gawang berdiri Alisson Becker. Lini pertahanan diperkuat oleh Gomez, Konate, Van Dijk, dan Kerkez. Lini tengah diisi oleh Gravenberch, Mac Allister, dan Szoboszlai, sementara lini depan dihuni oleh Salah, Gakpo, dan Ekitike.
Sementara itu, West Ham United mengandalkan Hermansen di bawah mistar gawang. Lini pertahanan mereka terdiri dari Wan-Bissaka, Mavropanos, Disasi, dan Diouf. Lini tengah diisi oleh Magassa, Soucek, dan Fernandes. Di lini depan, West Ham mengandalkan Bowen, Summerville, dan Castellanos.
Dengan keunggulan signifikan di babak pertama, Liverpool berambisi untuk mempertahankan momentum di babak kedua dan mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri. Sementara itu, West Ham United akan berjuang keras untuk bangkit dan mencoba memperkecil defisit gol, meskipun tugas tersebut akan sangat berat. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Liverpool memiliki kedalaman skuad dan taktik yang mumpuni untuk bersaing di level tertinggi.

