BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – PT TVS Motor Company Indonesia baru saja mengumumkan pencapaian monumental yang membuktikan kiprahnya yang semakin kokoh di industri otomotif nasional. Pabrik yang berlokasi strategis di Karawang, Jawa Barat, kini telah berhasil memproduksi total 1 juta unit kendaraan roda dua dan roda tiga. Angka fantastis ini tidak hanya mencerminkan kapasitas produksi yang luar biasa, tetapi juga komitmen TVS untuk menjadi pemain utama di pasar domestik maupun global.
Lebih dari sekadar angka, pencapaian 1 juta unit ini adalah bukti nyata investasi berkelanjutan dan dedikasi PT TVS Motor Company Indonesia dalam memperkuat industri otomotif nasional. Produk-produk berkualitas yang lahir dari pabrik Karawang ini tidak hanya membanjiri pasar domestik, tetapi juga telah menembus pasar internasional, menjangkau berbagai negara di kawasan ASEAN, Amerika Latin, Timur Tengah, hingga Afrika. Keberhasilan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai basis produksi global yang vital bagi TVS Motor Company India.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), Setia Diarta, turut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. "PT TVS Motor Company Indonesia telah menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat industri otomotif nasional melalui investasi berkelanjutan, peningkatan ekspor, serta pemenuhan regulasi industri," ujar Setia Diarta dalam keterangan resminya pada Kamis (19/2/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi peran penting TVS dalam ekosistem industri otomotif Indonesia, tidak hanya dari sisi kuantitas produksi tetapi juga kualitas dan kepatuhan terhadap standar nasional.
PT TVS Motor Company Indonesia sendiri merupakan bagian integral dari TVS Motor Company India yang telah beroperasi di tanah air sejak tahun 2007. Dengan fasilitas manufaktur terintegrasi yang modern di Karawang, perusahaan ini telah merealisasikan investasi yang signifikan, mencapai USD250 juta atau setara dengan Rp4,12 triliun. Investasi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga dalam pengembangan teknologi dan sumber daya manusia.
Lebih jauh lagi, dampak ekonomi dari operasional TVS di Indonesia sangatlah luas. Ratusan tenaga kerja langsung terserap di pabrik Karawang, memberikan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya itu, melalui jaringan distributor, pemasok, kontraktor, dan penyedia jasa yang luas, TVS turut memberikan kontribusi ekonomi bagi kurang lebih 8.000 tenaga kerja tidak langsung. Jaringan yang terentang ini menunjukkan bagaimana TVS menjadi motor penggerak ekonomi di berbagai lini industri terkait. Pabrik di Karawang ini pun bukan sekadar fasilitas produksi biasa, melainkan telah bertransformasi menjadi salah satu basis produksi global TVS di luar negara asalnya, India, dan Inggris. Ini adalah sebuah kehormatan dan kepercayaan besar bagi Indonesia.
Setia Diarta juga menekankan aspek kepatuhan regulasi yang ditunjukkan oleh TVS. "TVS merupakan salah satu perusahaan yang konsisten memenuhi ketentuan regulasi industri, termasuk kewajiban pelaporan dan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)," tegasnya. Kepatuhan terhadap TKDN menjadi krusial dalam mendukung industri dalam negeri dan memberikan keunggulan kompetitif bagi produk-produk TVS. "Sejumlah produk TVS telah memenuhi persyaratan TKDN dan digunakan dalam berbagai program pengadaan pemerintah, baik di kementerian maupun pemerintah daerah," imbuhnya. Hal ini membuka peluang lebih luas bagi TVS untuk terlibat dalam proyek-proyek pemerintah, yang notabene merupakan pasar yang besar dan strategis.
Salah satu contoh nyata dari partisipasi TVS dalam program pemerintah adalah keterlibatannya dalam Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dalam program ini, PT TVS Motor Company Indonesia turut serta dengan menyediakan 700 unit sepeda motor roda tiga melalui kerjasama dengan PT Agrinas. Pengadaan ini tidak hanya menunjukkan kapabilitas produk TVS dalam memenuhi kebutuhan spesifik, tetapi juga menjadi bukti konkret dari kontribusinya dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. "Capaian TKDN ini membuka peluang lebih besar bagi TVS untuk berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah, sejalan dengan amanat Perpres 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah," ujar Setia Diarta lebih lanjut. Peraturan Presiden ini memang menjadi landasan kuat bagi pemerintah untuk memprioritaskan produk dalam negeri, dan TVS telah siap untuk memenuhi amanat tersebut.
Pencapaian luar biasa TVS ini tidak terlepas dari kondisi pasar otomotif roda dua di Indonesia yang masih menunjukkan potensi besar. Pasar domestik kendaraan roda dua pada tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan yang positif, dengan penjualan lebih dari 6,4 juta unit, tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun 2024. Angka ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan roda dua tetap tinggi, didorong oleh berbagai faktor seperti mobilitas, efisiensi, dan keterjangkauan. Pertumbuhan pasar domestik ini diperkuat lagi oleh kinerja ekspor yang juga patut diacungi jempol. Sekitar 540 ribu unit kendaraan roda dua dalam bentuk Completely Built-Up (CBU) berhasil diekspor, dengan total nilai ekspor mencapai Rp10,5 triliun. Angka-angka ini menegaskan bahwa industri otomotif Indonesia, termasuk kontribusi dari pemain seperti TVS, memiliki daya saing global yang kuat.
Keberhasilan TVS dalam mencapai tonggak produksi 1 juta unit ini adalah sebuah narasi tentang ketekunan, investasi strategis, dan adaptasi terhadap pasar. Dari pabrik di Karawang, lahir produk-produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia, tetapi juga merambah pasar internasional. Komitmen TVS terhadap kualitas, kepatuhan regulasi, dan kontribusi ekonomi lokal menjadikan mereka salah satu pemain kunci yang patut diperhitungkan dalam peta industri otomotif Indonesia. Pencapaian ini bukan akhir, melainkan sebuah fondasi yang kokoh untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar di masa depan.
Kisah sukses PT TVS Motor Company Indonesia ini bisa menjadi inspirasi bagi industri lain untuk terus berinovasi dan berinvestasi di Indonesia. Dengan dukungan regulasi yang tepat dan komitmen dari para pelaku industri, Indonesia berpotensi menjadi pusat produksi otomotif yang semakin strategis di kancah global. Angka 1 juta unit yang dicapai oleh TVS adalah sebuah testimoni dari potensi tersebut, yang membuktikan bahwa dengan kerja keras dan visi yang jelas, target-target ambisius dapat dicapai, bahkan mungkin melampaui ekspektasi. Perjalanan TVS di Indonesia masih panjang, dan pencapaian ini hanyalah awal dari babak-babak kesuksesan selanjutnya.
Dengan terus berinovasi dalam teknologi, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperluas jaringan distribusi, TVS berpeluang untuk terus mendominasi pasar dan memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen kendaraan roda dua dan roda tiga terkemuka di Indonesia. Perhatian terhadap riset dan pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar lokal dan global akan menjadi kunci keberlanjutan performa mereka. Selain itu, program-program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan juga dapat memperkuat citra positif perusahaan dan hubungannya dengan masyarakat.
Penting untuk dicatat bahwa pencapaian ini juga mencerminkan kepercayaan yang diberikan oleh konsumen Indonesia terhadap produk-produk TVS. Kualitas, performa, dan harga yang kompetitif menjadi faktor penentu dalam keputusan pembelian. Dengan terus mendengarkan feedback dari konsumen dan memberikan layanan purna jual yang prima, TVS dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan loyalitas pelanggan mereka.
Peran pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendukung industri dalam negeri juga sangat krusial. Kebijakan yang pro-investasi, kemudahan perizinan, serta insentif fiskal dapat mendorong perusahaan seperti TVS untuk terus berekspansi dan berinovasi. Kerjasama yang erat antara pemerintah dan sektor swasta adalah fondasi penting bagi pertumbuhan industri otomotif Indonesia secara keseluruhan.
Dengan demikian, pencapaian 1 juta unit produksi oleh PT TVS Motor Company Indonesia bukan hanya sekadar angka statistik, melainkan sebuah simbol keberhasilan yang mencakup berbagai aspek: investasi ekonomi, penciptaan lapangan kerja, kontribusi ekspor, kepatuhan regulasi, dan kepercayaan pasar. Angka ini membuktikan bahwa TVS telah menancapkan kakinya dengan kuat di Indonesia dan siap untuk terus tumbuh serta memberikan dampak positif yang lebih besar lagi di masa depan. Produksi yang terus meningkat ini menunjukkan bahwa TVS tidak pernah lengah dalam mengejar target dan terus memberikan yang terbaik bagi industri otomotif Indonesia dan pasar global. (riar/lth)

