0

Segini Harga 10 Mobil Terlaris di Indonesia, Ada Mobil Listrik di Lima Besar

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Memasuki awal tahun 2026, pasar otomotif Indonesia kembali menunjukkan geliatnya dengan daftar 10 mobil terlaris per Januari 2026. Model-model yang mendominasi daftar ini menampilkan keragaman segmen, mulai dari MPV keluarga, kendaraan komersial ringan, hingga kemunculan mobil listrik yang mulai menancapkan kukunya di benak konsumen. Toyota Kijang Innova, baik dalam varian Reborn maupun Zenix, kembali membuktikan dominasinya dengan menjadi pemimpin pasar. Data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total penjualan 5.401 unit untuk keluarga Innova. Varian Reborn, yang dikenal dengan ketangguhan dan kenyamanannya, ditawarkan dengan pilihan transmisi manual seharga Rp 417,8 juta dan transmisi otomatis (matic) Rp 438,7 juta. Sementara itu, Innova Zenix, yang hadir dengan teknologi lebih modern dan desain yang lebih segar, memiliki beberapa tingkatan trim. Mulai dari tipe G, V, hingga Q, harga Innova Zenix dimulai dari Rp 474,7 juta untuk trim terendahnya, dan melonjak hingga Rp 629,8 juta untuk trim tertingginya yang sarat fitur premium. Keberadaan Innova Zenix, terutama dengan pilihan elektrifikasi atau hybrid, menjadi jawaban Toyota terhadap tren elektrifikasi yang semakin kencang di pasar global maupun domestik, menegaskan posisinya sebagai kendaraan multiguna yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Di posisi kedua, segmen komersial ringan kembali diwakili oleh Daihatsu Gran Max Pikap, yang menjadi tulang punggung bagi banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Dengan total penjualan mencapai 4.925 unit, mobil yang identik dengan kapasitas angkutnya yang besar ini menawarkan harga yang sangat kompetitif, mulai dari Rp 167.050.000 hingga Rp 180.150.000. Keberhasilan Gran Max Pikap tidak terlepas dari fungsionalitasnya yang tinggi, biaya operasional yang relatif rendah, serta ketersediaan suku cadang yang mudah dijangkau. Bagi para pengusaha, Gran Max Pikap bukan sekadar kendaraan, melainkan mitra bisnis yang dapat diandalkan untuk menggerakkan roda perekonomian. Keandalannya dalam menghadapi medan jalan yang beragam dan kemampuan mengangkut beban berat menjadikannya pilihan utama di segmennya. Pilihan varian yang beragam, mulai dari bak terbuka standar hingga varian yang lebih khusus, semakin memperluas jangkauannya di pasar.

Melangkah ke posisi ketiga, Honda Brio, yang mencakup varian Satya dan RS, berhasil mengumpulkan angka penjualan gabungan sebanyak 3.672 unit. Honda Brio Satya, yang merupakan varian low-cost green car (LCGC), menawarkan harga yang sangat terjangkau, dimulai dari Rp 170,4 juta untuk trim paling dasar. Varian Satya dengan transmisi CVT dijual sedikit lebih tinggi, yakni Rp 206,7 juta, menawarkan kenyamanan berkendara yang lebih baik di perkotaan. Sementara itu, Honda Brio RS, yang berada di segmen yang sedikit lebih tinggi dengan tampilan yang lebih sporty dan fitur yang lebih lengkap, dibanderol mulai dari Rp 253,1 juta untuk trim termurahnya, dan mencapai Rp 263,1 juta untuk trim tertingginya. Keberhasilan Brio dalam menduduki peringkat teratas menunjukkan daya tarik kuatnya sebagai mobil perkotaan yang lincah, irit bahan bakar, dan memiliki biaya perawatan yang relatif terjangkau, menjadikannya pilihan populer bagi generasi muda maupun keluarga kecil. Desainnya yang ringkas dan dinamis sangat sesuai dengan kebutuhan mobilitas di tengah kepadatan kota-kota besar di Indonesia.

Kejutan besar datang di posisi keempat dengan hadirnya BYD Atto 1, yang menjadi satu-satunya mobil listrik murni yang mampu menembus lima besar penjualan mobil nasional. Keberhasilan ini mengindikasikan pergeseran preferensi konsumen yang mulai terbuka terhadap kendaraan ramah lingkungan. BYD Atto 1 ditawarkan dengan banderolan yang sangat kompetitif, menjadikannya pilihan menarik di segmen mobil listrik. Tipe termurahnya dibanderol Rp 199 juta, sementara tipe tertingginya mencapai Rp 235 juta. Angka penjualan yang impresif ini menunjukkan bahwa barierr harga dan infrastruktur pengisian daya, yang sebelumnya menjadi kekhawatiran utama bagi calon pembeli mobil listrik, mulai dapat diatasi. BYD Atto 1 tidak hanya menawarkan keunggulan emisi nol, tetapi juga performa yang responsif dan teknologi terkini, menjadikannya pilihan yang menarik bagi konsumen yang ingin berkontribusi pada kelestarian lingkungan tanpa mengorbankan pengalaman berkendara. Dukungan pemerintah melalui berbagai insentif, serta semakin banyaknya stasiun pengisian daya umum, turut mendorong adopsi mobil listrik seperti BYD Atto 1.

Posisi kelima ditempati oleh Toyota Avanza, low MPV andalan Toyota yang telah lama menjadi favorit keluarga Indonesia. Avanza mencatatkan distribusi sebanyak 3.236 unit pada Januari 2026. Mobil ini dijual dalam rentang harga mulai dari Rp 243,7 juta hingga Rp 281,6 juta. Popularitas Avanza tidak terlepas dari reputasinya yang kokoh dalam hal keandalan, ruang kabin yang luas, dan biaya perawatan yang terjangkau. Sebagai kendaraan multiguna keluarga, Avanza menawarkan kombinasi sempurna antara fungsionalitas dan nilai ekonomis. Varian-varian yang ditawarkan, mulai dari tipe E hingga G, memberikan pilihan bagi konsumen sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Fitur-fitur keselamatan dan kenyamanan yang terus diperbarui setiap generasi juga menjadi nilai tambah yang membuat Avanza tetap relevan di pasar yang kompetitif. Kemampuannya untuk mengakomodasi hingga tujuh penumpang membuatnya menjadi pilihan ideal untuk perjalanan keluarga maupun aktivitas sehari-hari.

Beranjak ke posisi keenam, Daihatsu Sigra kembali menunjukkan tajinya dengan catatan distribusi 2.610 unit. Sigra dikenal sebagai salah satu mobil baru paling terjangkau di Indonesia, dengan harga mulai dari Rp 143,2 juta hingga Rp 183 juta. Sebagai low-cost green car (LCGC) tujuh penumpang, Sigra menawarkan nilai yang luar biasa bagi konsumen yang mencari kendaraan fungsional dengan anggaran terbatas. Ruang kabin yang lapang untuk kelasnya dan efisiensi bahan bakar yang baik menjadikannya pilihan yang cerdas bagi keluarga muda atau mereka yang membutuhkan kendaraan dengan kapasitas lebih besar tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Daihatsu Sigra menjadi bukti bahwa kepemilikan mobil dengan kapasitas penumpang yang memadai kini semakin terjangkau oleh masyarakat luas. Pilihan transmisi manual dan otomatis, serta berbagai pilihan warna menarik, semakin memperkuat posisinya di pasar.

Selanjutnya, di posisi ketujuh, Mitsubishi Xpander, termasuk varian Xpander Cross, mencatat distribusi wholesales sebanyak 2.594 unit. Mitsubishi Xpander menawarkan rentang harga mulai dari Rp 270,1 juta hingga Rp 342,8 juta. Varian Xpander Cross, yang hadir dengan tampilan lebih tangguh dan fitur yang lebih lengkap, dibanderol mulai dari Rp 343 juta hingga Rp 369,2 juta. Xpander telah berhasil merebut hati konsumen Indonesia berkat desainnya yang modern, ruang kabin yang nyaman, dan fitur-fitur yang memadai untuk sebuah MPV keluarga. Kombinasi antara estetika yang menarik dan fungsionalitas yang mumpuni menjadikan Xpander sebagai pesaing kuat di segmen MPV. Kehadiran Xpander Cross yang lebih gagah juga memberikan pilihan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan yang mampu menjelajahi medan yang sedikit lebih menantang, tanpa kehilangan kenyamanan khas sebuah MPV.

Berlanjut ke tempat kedelapan, Toyota Calya kembali membuktikan popularitasnya dengan terdistribusi sebanyak 2.579 unit sepanjang bulan pertama tahun 2026. Calya, yang merupakan kembaran dari Daihatsu Sigra, menawarkan harga yang kompetitif, mulai dari Rp 170,2 juta hingga Rp 193,2 juta. Sebagai LCGC tujuh penumpang, Calya menjadi solusi mobilitas yang terjangkau bagi keluarga Indonesia. Desainnya yang ringkas namun fungsional, ditambah dengan efisiensi bahan bakar yang baik, menjadikannya pilihan yang praktis untuk kebutuhan sehari-hari. Toyota Calya hadir dengan pilihan transmisi manual dan otomatis, serta berbagai fitur keselamatan yang membuatnya aman untuk dikendarai. Keberadaannya melengkapi lini produk Toyota di segmen LCGC, memberikan pilihan yang lebih terjangkau bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan dengan kapasitas penumpang yang lebih banyak.

Di posisi kesembilan, Toyota Rush terus bertahan sebagai primadona di segmen SUV kompak, dengan distribusi 2.345 unit sepanjang Januari 2026. Meskipun belum mendapatkan penyegaran total, Rush masih mampu menarik perhatian konsumen berkat reputasinya yang kuat dalam hal ketangguhan, ground clearance yang tinggi, dan kemampuan jelajah di berbagai medan. Harga mobil ini dibanderol mulai dari Rp 289,4 juta hingga Rp 315,6 juta. Toyota Rush menawarkan kombinasi antara utilitas SUV dengan kenyamanan berkendara yang semakin baik dari generasi ke generasi. Kemampuannya untuk menampung hingga tujuh penumpang, meskipun dengan baris ketiga yang lebih cocok untuk anak-anak atau perjalanan singkat, menjadikannya pilihan yang fleksibel bagi keluarga yang aktif. Desainnya yang gagah dan sporty juga menjadi daya tarik tersendiri.

Menutup daftar 10 besar mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, terdapat Daihatsu Gran Max, yang terdiri dari model blind van dan minibus. Kendaraan serbaguna ini mencatat distribusi sebanyak 2.135 unit. Daihatsu Gran Max, baik dalam konfigurasi blind van maupun minibus, menawarkan solusi mobilitas yang andal untuk berbagai keperluan, mulai dari angkutan barang hingga transportasi penumpang. Harganya berkisar mulai dari Rp 180 juta hingga Rp 233,3 juta. Gran Max blind van menjadi pilihan populer bagi pelaku bisnis yang membutuhkan ruang kargo yang luas dan aman, sementara Gran Max minibus menawarkan kapasitas angkut penumpang yang lebih besar untuk kebutuhan transportasi komersial atau keluarga besar. Keandalan, biaya operasional yang efisien, dan kemudahan perawatan menjadikan Gran Max sebagai pilihan yang solid di segmen kendaraan komersial ringan dan minibus. Keberagaman varian dan kemampuannya untuk dimodifikasi sesuai kebutuhan spesifik pelanggan semakin memperkuat posisinya di pasar.