0

Ronaldo Tak Lagi Pimpin Daftar Top Skor Liga Arab Saudi, Mogok Main Picu Pergeseran Papan Skor

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Cristiano Ronaldo, megabintang sepak bola asal Portugal yang saat ini memperkuat Al Nassr, secara mengejutkan tidak lagi memuncaki daftar pencetak gol terbanyak di Liga Arab Saudi musim 2025/2026. Keputusan kontroversialnya untuk mogok bermain dalam dua pertandingan beruntun telah memutus rentetan golnya dan memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk menyalipnya di papan skor. Absennya Ronaldo dari skuad Al Nassr di awal Februari 2026, yakni saat menghadapi Al Riyadh pada tanggal 2 Februari dan Al Ittihad pada tanggal 7 Februari, telah menimbulkan spekulasi dan pertanyaan mengenai masa depannya di klub serta persaingannya dalam memperebutkan gelar top skor.

Sumber informasi menyebutkan bahwa mogok bermain yang dilakukan oleh Cristiano Ronaldo ini merupakan bentuk protesnya terhadap Public Investment Fund (PIF), badan investasi yang memiliki Al Nassr dan beberapa klub Arab Saudi lainnya. Ronaldo dilaporkan merasa bahwa PIF menunjukkan keberpihakan yang jelas, dengan lebih memprioritaskan Al Hilal dibandingkan klubnya, Al Nassr. Kekecewaan ini muncul lantaran Al Hilal dikabarkan memiliki keleluasaan untuk merekrut banyak pemain baru di bursa transfer musim dingin, sementara Al Nassr hanya mampu mendatangkan satu pemain saja. Perbedaan perlakuan ini diduga menjadi pemicu utama ketidakpuasan Ronaldo, yang pada akhirnya berujung pada keputusannya untuk tidak bermain.

Akibat dari absennya dalam dua pertandingan krusial tersebut, catatan gol Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saudi musim 2025/2026 terhenti di angka 17 gol. Angka ini kini telah berhasil dilewati oleh dua pemain lain yang tampil impresif. Pertama, Ivan Toney, penyerang Al Ahli, yang kini kokoh bertengger di puncak daftar top skor sementara dengan total 19 gol dari 19 pertandingan yang telah ia jalani. Toney memang menjadi pesaing ketat Ronaldo sebelum sang megabintang memutuskan untuk mogok bermain. Kehadiran Toney di puncak daftar pencetak gol menunjukkan performa konsisten dan tajam yang ia tunjukkan sepanjang musim ini.

Selain Ivan Toney, pemain lain yang juga berhasil menyalip perolehan gol Ronaldo adalah Julian Quinores dari Al Qadsiyah. Pemain asal Meksiko ini kini mengumpulkan 18 gol, satu gol lebih banyak dari Ronaldo. Quinores berhasil menambah pundi-pundi golnya saat Al Qadsiyah bermain imbang 1-1 melawan Al Fateh pada pekan lalu. Keberhasilan Quinores menunjukkan bahwa kompetisi di lini serang Liga Arab Saudi semakin sengit, dengan munculnya nama-nama baru yang patut diperhitungkan. Performa impresifnya ini tidak hanya membantunya bersaing di papan atas top skor, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi timnya.

Situasi ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi Cristiano Ronaldo dan para penggemarnya. Dengan posisinya yang kini turun ke peringkat ketiga, ia terancam gagal meraih gelar top skor di akhir musim. Gelar ini memiliki makna penting bagi Ronaldo, mengingat ia berhasil menyabet penghargaan Sepatu Emas Liga Arab Saudi dalam dua musim berturut-turut sebelumnya. Mempertahankan gelar tersebut akan menjadi tantangan tersendiri baginya, terutama jika ia terus absen atau jika performanya tidak kembali seperti sedia kala. Persaingan yang semakin ketat dan mogok bermain yang ia lakukan kini menjadi batu sandungan besar dalam upayanya meraih hattrick gelar top skor.

Daftar top skor sementara Liga Arab Saudi musim 2025/2026 menunjukkan gambaran persaingan yang sangat dinamis. Ivan Toney dari Al Ahli memimpin dengan 19 gol, diikuti oleh Julian Quinores dari Al Qadsiyah dengan 18 gol. Cristiano Ronaldo dari Al Nassr kini berada di posisi ketiga dengan 17 gol. Di bawah mereka, terdapat nama-nama lain yang juga patut diperhitungkan, seperti Roger Martinez dari Al Taawoun yang telah mencetak 15 gol, dan Joshua King dari Al Khaleej dengan 14 gol. Perbedaan gol yang tidak terlalu jauh di antara para pemain di papan atas menunjukkan bahwa perburuan gelar top skor masih akan berlangsung sengit hingga akhir musim.

Keputusan Cristiano Ronaldo untuk melakukan mogok bermain tidak hanya berdampak pada posisinya di daftar top skor, tetapi juga dapat memengaruhi performa Al Nassr secara keseluruhan. Sebagai pemain bintang dan kapten tim, kehadirannya di lapangan tentu sangat krusial. Protesnya terhadap manajemen klub dan PIF dapat menimbulkan ketegangan internal yang berujung pada ketidakstabilan performa tim. Bagaimana Al Nassr akan menghadapi situasi ini, dan bagaimana Ronaldo akan menanggapi pergeseran posisi top skornya, akan menjadi sorotan utama dalam beberapa pekan mendatang. Apakah ia akan segera kembali ke lapangan dengan semangat membara untuk mengejar ketertinggalan, ataukah ini menjadi awal dari fase yang lebih sulit dalam kariernya di Liga Arab Saudi, masih menjadi pertanyaan besar.

Analisis lebih lanjut mengenai situasi ini juga perlu mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi performa Ronaldo. Meskipun usianya tidak lagi muda, ia dikenal sebagai pemain yang sangat profesional dan memiliki ambisi besar. Namun, ketidakpuasan terhadap perlakuan klub dan adanya isu bias dari pihak pemilik klub bisa menjadi pukulan telak bagi motivasinya. Selain itu, persaingan yang semakin ketat di Liga Arab Saudi, dengan semakin banyaknya pemain berkualitas yang bergabung, juga menjadi tantangan tersendiri. Klub-klub lain seperti Al Ahli dan Al Qadsiyah kini tampil lebih solid dan memiliki pemain-pemain yang mampu memberikan kontribusi signifikan.

Masa depan Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saudi pun kini menjadi topik perbincangan hangat. Jika situasi ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan ia akan mempertimbangkan opsi lain, meskipun kontraknya di Al Nassr masih berjalan. Penggemar sepak bola di seluruh dunia akan terus mengikuti perkembangan drama ini, menantikan bagaimana Cristiano Ronaldo akan bangkit dari keterpurukannya dan kembali menunjukkan magisnya di lapangan hijau, ataukah ia akan kehilangan mahkota top skornya musim ini. Peran PIF dalam menyelesaikan konflik ini juga menjadi kunci, karena stabilitas manajemen klub sangat berpengaruh pada performa para pemainnya.

Secara keseluruhan, pergeseran posisi top skor Liga Arab Saudi ini menjadi bukti bahwa sepak bola selalu penuh kejutan. Mogok bermain yang dilakukan oleh salah satu pemain terhebat sepanjang masa telah membuka jalan bagi pemain lain untuk bersinar. Ivan Toney dan Julian Quinores kini menjadi pusat perhatian, sementara Cristiano Ronaldo harus berjuang keras untuk kembali ke puncak. Nasib gelar top skor musim ini kini berada di tangan para pemain yang berlomba-lomba menunjukkan ketajamannya, dan tentu saja, keputusan serta langkah selanjutnya dari Cristiano Ronaldo sendiri.