BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Momen bahagia menyelimuti keluarga Umi Pipik. Sang putri sulung, Adiba Khanza, baru saja dikaruniai anak pertama. Kabar gembira ini disambut haru oleh Umi Pipik, yang kini resmi menyandang status sebagai seorang nenek. Air mata kebahagiaan tak terbendung saat ia menyaksikan langsung kelahiran cucu tercinta.
"Setelah Adiba melahirkan saya menangis, saya bilang ke dia ‘Terima kasih ya, sayang, sudah kasih yang terbaik’. Karena, memang melahirkan itu adalah perjuangan sekali ya," ungkap Umi Pipik dengan nada haru saat ditemui di studio Pagi Pagi Ambyar, Trans TV, Jakarta Selatan, Minggu (8/2/2026). Perjuangan Adiba dalam melahirkan sang buah hati rupanya sangat menyentuh hati ibunya. Umi Pipik merasakan betul betapa beratnya proses seorang wanita menjadi ibu.

Tak hanya itu, Umi Pipik juga mengaku antusiasme terbesarnya kini tertuju pada sang cucu. Jika biasanya ia berkomunikasi dengan anak-anaknya melalui grup chat, kini fokusnya beralih. "Jadi, saya kan punya grup sama anak-anak. Kalau video call, saya bilangnya bukan absen satu-satu lagi, tapi ‘Mana ini cucu saya’. Jadi yang dicariin cucu memang," jelas Umi Pipik seraya tertawa, menunjukkan betapa cintanya ia pada cucu pertamanya.
Adiba Khanza melahirkan anak pertamanya pada bulan Desember 2025. Proses persalinan berjalan lancar secara normal, dan ditemani oleh suami tercinta, Egy Maulana, serta sang ibu, Umi Pipik. Kehadiran mereka di samping Adiba memberikan kekuatan dan dukungan moral yang luar biasa di saat-saat krusial tersebut.
Menjadi nenek adalah sebuah babak baru yang penuh dengan kebahagiaan dan kehangatan. Umi Pipik tampaknya menikmati peran barunya ini dengan sepenuh hati. Aura kebahagiaan terpancar jelas dari setiap ucapannya. Peran sebagai nenek, baginya, membawa perspektif baru dalam melihat kehidupan dan cinta.

Lebih lanjut, Umi Pipik mengungkapkan bahwa momen menjadi nenek ini memberinya banyak pelajaran berharga tentang siklus kehidupan. Ia melihat kembali perjuangan dirinya saat melahirkan anak-anaknya, termasuk Adiba. Kini, ia bisa merasakan dan menghargai betapa luar biasanya peran seorang ibu. "Saya jadi teringat perjuangan saya dulu saat melahirkan anak-anak. Ternyata rasanya luar biasa ya," tuturnya.
Kelahiran cucu pertama ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi Umi Pipik, tetapi juga mempererat ikatan keluarga. Ia berharap, kehadiran sang buah hati akan membawa lebih banyak berkah dan kebahagiaan bagi keluarga besar mereka.
"Yang pasti, saya bersyukur sekali. Ini adalah anugerah terindah dari Allah SWT. Saya sangat bahagia bisa melihat anak saya sudah bisa punya anak sendiri. Rasanya campur aduk antara haru, bangga, dan bahagia," ungkap Umi Pipik. Ia menambahkan, ia siap mendampingi dan memberikan dukungan terbaik bagi Adiba dan cucunya.

Peran nenek seringkali diasosiasikan dengan memberikan kasih sayang yang tak terbatas, cerita-cerita masa lalu, dan tentu saja, makanan lezat. Umi Pipik pun tak sabar untuk berbagi pengalaman dan cintanya dengan sang cucu. Ia membayangkan banyak momen indah yang akan mereka lewati bersama.
"Nanti kalau sudah besar sedikit, saya mau ajak cucu saya jalan-jalan, ajak main. Saya juga mau cerita banyak hal ke dia. Pokoknya, saya akan jadi nenek yang paling sayang sama cucunya," katanya sambil tersenyum penuh harap.
Momen ini juga menjadi pengingat bagi Umi Pipik akan pentingnya keluarga. Di tengah kesibukan masing-masing, keluarga tetap menjadi prioritas utama. Ia berharap, kehadiran cucu ini akan semakin mempererat tali silaturahmi antar anggota keluarga.

"Saya selalu berdoa agar anak-anak saya selalu sehat, bahagia, dan diberikan kelancaran dalam segala urusan. Terutama Adiba, semoga dia menjadi ibu yang hebat dan selalu kuat," doa Umi Pipik.
Transformasi dari seorang ibu menjadi seorang nenek adalah perjalanan emosional yang luar biasa. Umi Pipik tampaknya merangkul peran barunya ini dengan penuh sukacita dan kebijaksanaan. Sambutan hangat untuk cucu pertama ini menjadi bukti cinta dan kebahagiaan yang melimpah dalam keluarga mereka.
Kehadiran cucu ini juga membawa energi positif yang baru bagi Umi Pipik. Ia merasa lebih bersemangat dan memiliki tujuan baru dalam hidupnya, yaitu menjadi nenek yang penuh kasih dan inspirasi.

"Saya bersyukur punya anak seperti Adiba, dia adalah anak yang kuat dan hebat. Saya yakin dia akan menjadi ibu yang luar biasa. Dan saya akan selalu ada untuk mereka," pungkas Umi Pipik, menutup perbincangan dengan senyum bahagia. Perasaan bangga dan haru tak dapat disembunyikan dari raut wajahnya, mencerminkan betapa indahnya momen menjadi seorang nenek.

