BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Awal tahun 2026 menjadi saksi bisu kebangkitan olahraga Indonesia di kancah internasional, terbukti dengan keberhasilan Tanah Air menjadi tuan rumah berbagai ajang bergengsi. Terbaru, sorotan tertuju pada pencapaian impresif tim tenis putra Indonesia yang berhasil menundukkan perlawanan sengit tim Togo dengan skor telak 3-0 dalam laga World Group II Play-off Davis Cup 2026. Pertandingan krusial ini digelar di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dan menjadi bukti nyata kerja keras serta dedikasi para atlet tenis kebanggaan bangsa. Kemenangan gemilang Indonesia diawali oleh performa luar biasa dari pasangan Justin Barki dan Muhammad Rifqi Fitriadi yang sukses memborong kemenangan di partai tunggal. Keduanya berhasil menundukkan lawan tangguh dari Togo, Kwami Stanislas Dussey dan Noah Koffi, dengan skor dominan 2-0 di setiap pertandingan. Keperkasaan tuan rumah tidak berhenti di situ, keunggulan Indonesia semakin dipertegas dalam partai ganda. Pasangan solid Christopher Rungkat dan Justin Barki kembali menampilkan performa memukau dengan kemenangan straight set atas duet Togo, Stanislas Dussey dan Kadangan Killi. Hasil luar biasa ini tidak hanya memastikan kemenangan Indonesia atas Togo dengan skor meyakinkan 3-0, tetapi juga mengantarkan skuad Merah Putih mengamankan tiket berharga menuju babak pertama putaran final Grup II Dunia yang dijadwalkan akan bergulir pada bulan September mendatang.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Bapak Erick Thohir, yang turut hadir menyaksikan secara langsung perjuangan heroik para petenis kebanggaan Indonesia, tidak dapat menyembunyikan rasa apresiasinya yang mendalam terhadap performa tim tenis putra. Dalam keterangannya yang dirilis pada Minggu, 8 Februari 2026, Erick Thohir menyatakan kebahagiaannya atas pencapaian ini, seraya mengingatkan kembali kesuksesan tim tenis pada ajang SEA Games sebelumnya yang juga berhasil mempersembahkan medali emas. "Ya senang karena kan kemarin waktu SEA Games juga para pemain memberikan yang terbaik untuk juara, (mendapatkan medali) emas, terima kasih. Ini sebenarnya sudah menang 3-0 sama Togo artinya kan lolos ke grup II, tapi denger-denger tadi lebih semangat lagi mau lolos ke grup seterusnya, cuma satu-satu, nanti September insyaallah entah kita jadi tuan rumah atau mungkin nanti kita bertandang," ujarnya penuh optimisme.
Menpora Erick Thohir lebih lanjut menegaskan komitmen kuat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) dalam upaya mengawal dan mendukung penuh para atlet agar mampu meraih hasil terbaik bagi bangsa dan negara. Komitmen ini sejalan dengan arahan strategis dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang secara tegas telah memasukkan cabang olahraga tenis ke dalam daftar 21 cabang olahraga unggulan nasional. Hal ini menunjukkan adanya perhatian serius dari pemerintah untuk membangkitkan kembali kejayaan olahraga tenis di Indonesia. "Mudah-mudahan tenis bisa bangkit. Saya berharap PELTI bisa serius dan pemain saya rasa juga kita punya bakat-bakat yang bagus di tenis. Mudah-mudahan ini bisa konsisten, apalagi bapak presiden sudah memasukkan tenis sebagai 21 cabor unggulan. Di mana kita juga sudah susun budgeting untuk berfokus pada olimpiade," imbuhnya dengan nada penuh harapan. Dukungan anggaran yang terencana dengan matang untuk fokus pada persiapan menuju Olimpiade menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan ambisi tersebut.
Selain memberikan perhatian penuh pada laga Davis Cup yang berlangsung pada Sabtu, 7 Februari, dan Minggu, 8 Februari, Menpora Erick Thohir juga hadir langsung di partai puncak AFC Futsal Asian Cup 2026 yang mempertemukan tim nasional futsal Indonesia melawan tim kuat Iran. Dalam gelaran final yang berlangsung sengit tersebut, timnas futsal Indonesia tidak hanya berhasil menyajikan pertandingan berkualitas, tetapi juga menuai pujian yang sangat tinggi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Pujian ini datang atas berbagai aspek, mulai dari kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara yang prima, animo luar biasa dari para penonton yang memadati stadion, pencapaian historis timnas futsal yang berhasil melangkah hingga babak final untuk pertama kalinya, hingga eksekusi gelaran pertandingan yang berjalan dengan sangat rapi dan terorganisir dari hari ke hari.
Menpora Erick Thohir menyampaikan kebanggaannya atas lompatan besar yang berhasil dicapai oleh timnas futsal Indonesia. Keberhasilan melangkah ke final Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya dalam sejarah merupakan pencapaian monumental yang patut diapresiasi. Ia menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk terus hadir secara langsung memberikan dukungan moril dan semangat kepada seluruh atlet yang tengah berjuang keras mengharumkan nama bangsa di ajang olahraga kelas dunia. "Ini adalah lompatan besar timnas futsal Indonesia. Mereka berhasil hadirkan sejarah melangkah menuju final Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya. Untuk itu kami akan terus hadir langsung memberikan dukungan dan semangat kepada para atlet yang sedang menjaga nama bangsa di ajang olahraga kelas dunia. Ini adalah bukti kehadiran negara untuk mendukung perjuangan para atlet," pungkasnya dengan tegas.
Sebagai informasi tambahan yang memperkuat bukti kehadiran dan dukungan penuh dari pemerintah, dalam acara tersebut turut hadir pula tokoh-tokoh penting negara. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono, dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Bapak Maman Abdurrahman, turut menyaksikan langsung pertandingan dan memberikan dukungan moral. Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi antar kementerian dan lembaga dalam memberikan dukungan menyeluruh terhadap perjuangan para atlet nasional di berbagai ajang olahraga internasional.
Pencapaian gemilang timnas tenis putra dan timnas futsal Indonesia pada awal tahun 2026 ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet dan federasi terkait, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Momentum ini diharapkan dapat terus dijaga dan ditingkatkan melalui pembinaan yang berkelanjutan, dukungan infrastruktur yang memadai, serta sinergi antara pemerintah, federasi, dan masyarakat. Harapannya, Indonesia akan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia, sekaligus menjadikan olahraga sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan karakter bangsa dan promosi citra positif Indonesia di mata internasional. Dengan semangat pantang menyerah dan dukungan yang solid, masa depan olahraga Indonesia terlihat semakin cerah.

