BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Indonesia telah menunjukkan performa gemilang di awal perhelatan Piala Davis 2026 World Group II, berhasil mengungguli tim Togo dengan skor meyakinkan 2-0 pada hari pertama pertandingan yang digelar di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 7 Januari 2026. Dua poin krusial disumbangkan oleh dua tunggal putra andalan Indonesia, Muhammad Rifqi Fitriadi dan Justin Barki, membuka jalan bagi tim Merah Putih untuk meraih kemenangan gemilang di hadapan publik sendiri. Kemenangan ini tidak hanya membangkitkan semangat juang para atlet, tetapi juga menumbuhkan optimisme besar di kalangan penggemar tenis nasional yang berharap dapat melihat tim Garuda melaju lebih jauh di turnamen bergengsi ini.
Muhammad Rifqi Fitriadi menjadi pembuka kemenangan Indonesia dengan performa dominan di partai pertama. Menghadapi Noah Koffi dari Togo, Rifqi menunjukkan kelasnya sebagai petenis berpengalaman dengan memenangkan pertandingan dua set langsung, 6-1, 6-1. Kemenangan telak ini menjadi modal awal yang sangat baik bagi tim Indonesia, memberikan kepercayaan diri yang tinggi untuk pertandingan selanjutnya. Rifqi tampil tenang dan penuh determinasi, mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir, minim melakukan kesalahan yang tidak perlu, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk memecah pertahanan lawan.
Selang dari kemenangan Rifqi, Justin Barki melanjutkan tren positif dengan meraih poin kedua bagi Indonesia. Dalam pertandingan yang sedikit lebih menantang, Justin berhasil mengalahkan Kwani Stanislas Dussey dengan skor 6-0, 6-3. Meskipun skor akhir menunjukkan kemenangan dua set langsung, Justin mengakui bahwa pertandingan ini membutuhkan adaptasi lebih lanjut, terutama di set pertama yang diwarnai banyak deuce. "Biasanya memang enam game pertama itu sebagai waktu penyesuaian. Kami memang belum pernah ketemu ya. Jadi masih digunakan untuk itu," ujar Justin usai pertandingan, menjelaskan tantangan awal yang dihadapinya dalam menghadapi lawan yang belum pernah ia temui sebelumnya.
Lebih lanjut, Justin mengungkapkan bahwa tekanan untuk tampil maksimal menjadi tantangan mental tersendiri baginya dalam ajang Piala Davis kali ini. "Jujur kan ada ekspektasi untuk do well jadi mungkin secara mental itu yang paling menjadi challenge untuk saya kali ini. Tapi lepas dari itu bersyukur bisa main bagus hari ini," tuturnya. Pengalaman terakhir Justin di Piala Davis terjadi pada tahun 2019, sehingga kembali berkompetisi di turnamen beregu ini tentu membawa nuansa tersendiri dan harapan yang lebih besar untuk memberikan kontribusi terbaik bagi timnas.
Dengan keunggulan sementara 2-0, timnas Indonesia kini memiliki posisi yang sangat menguntungkan untuk menghadapi sisa tiga pertandingan yang dijadwalkan pada hari kedua, Minggu, 8 Januari 2026. Tiga pertandingan tersebut meliputi nomor ganda dan dua pertandingan tunggal. Strategi dan persiapan matang yang telah dilakukan oleh tim pelatih dan para pemain diharapkan dapat berlanjut hingga akhir. Keunggulan dua poin ini memberikan keuntungan psikologis yang signifikan, memungkinkan para pemain untuk bermain lebih lepas dan fokus pada performa terbaik mereka.
Pada hari kedua, Justin Barki dijadwalkan akan kembali turun ke lapangan untuk memperkuat tim Indonesia di nomor ganda. Ia akan berpasangan dengan rekan senegaranya yang berpengalaman, Christopher Rungkat. Duet ini diprediksi akan menjadi tembok pertahanan yang kokoh bagi Indonesia di nomor ganda, mengingat rekam jejak dan kemampuan kedua pemain. Pertandingan ganda ini akan dimulai pada pukul 10.00 WIB, dan diharapkan dapat kembali menambah pundi-pundi kemenangan bagi Indonesia.
Justin Barki mengungkapkan rasa syukurnya atas keunggulan 2-0 yang diraih timnya. Ia menilai bahwa keunggulan ini sangat membantu, terutama dalam membangun momentum dan menjaga semangat tim. "Tentu dengan kemenangan 2-0 ini membantu ya ketimbang 1-1. Secara mental juga berbeda buat kami. Jadi saya harap besok juga yang double bisa main maksimal. Semoga skornya 3-0," tuturnya dengan penuh keyakinan. Harapan untuk meraih kemenangan 3-0 semakin menguat, yang akan memastikan Indonesia melaju ke babak selanjutnya di Piala Davis 2026.
Kemenangan ini juga menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi para atlet tenis Indonesia. Rifqi Fitriadi, dengan pengalaman dan ketenangannya, serta Justin Barki, yang menunjukkan mental juang tinggi meski menghadapi tantangan adaptasi, telah memberikan kontribusi yang sangat berharga. Performa mereka di hari pertama menjadi inspirasi bagi rekan-rekan setimnya dan juga bagi generasi muda tenis Indonesia.
Piala Davis merupakan ajang prestisius yang tidak hanya menguji kemampuan individu para pemain, tetapi juga kekuatan dan kekompakan tim. Dukungan dari publik tuan rumah di Stadion Tenis GBK menjadi energi tambahan bagi para atlet Indonesia. Semangat untuk meraih kemenangan penuh dan membawa nama Indonesia harum di kancah internasional semakin membara.
Menjelang pertandingan hari kedua, fokus utama tim Indonesia adalah menjaga konsistensi performa dan meminimalisir kesalahan. Pelatih dan tim ofisial dipastikan telah melakukan evaluasi mendalam terhadap pertandingan hari pertama dan merancang strategi terbaik untuk menghadapi sisa pertandingan. Duet Justin Barki dan Christopher Rungkat di nomor ganda akan menjadi kunci penting untuk mengamankan poin ketiga, sekaligus membuka jalan bagi kemenangan mutlak.
Optimisme untuk meraih skor 3-0 sangat beralasan, mengingat kualitas dan pengalaman para pemain Indonesia. Namun, timnas tetap menjaga kewaspadaan dan tidak meremehkan lawan. Setiap pertandingan harus tetap dijalani dengan serius dan penuh fokus. Kemenangan di Piala Davis 2026 World Group II ini tidak hanya penting bagi ranking timnas, tetapi juga sebagai momentum kebangkitan tenis Indonesia di kancah internasional. Dengan semangat pantang menyerah dan dukungan penuh dari masyarakat, Indonesia berpeluang besar untuk mengukir sejarah di turnamen ini.
Sebagai informasi tambahan, Justin Barki yang disebut-sebut sebagai peraih medali emas SEA Games 2025, menunjukkan bahwa ia memiliki kapasitas untuk bersaing di level tertinggi. Pengalaman internasionalnya dan performa solidnya di Piala Davis ini menjadi modal berharga bagi timnas Indonesia. Kemenangan 2-0 ini adalah awal yang baik, dan seluruh elemen tim bertekad untuk menyelesaikannya dengan hasil terbaik di hari kedua. Semangat Garuda!

