BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Persija Jakarta secara resmi mengumumkan perekrutan pemain anyar yang tak kalah mentereng di kancah sepak bola internasional. Jean Mota, gelandang asal Brasil yang pernah merasakan atmosfer kompetisi Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat bersama Inter Miami, kini akan mengenakan seragam kebesaran Macan Kemayoran. Keputusan ini menandai langkah ambisius Persija dalam memperkuat kedalaman skuad dan meningkatkan daya saing tim di Liga 1 Indonesia musim mendatang. Kabar gembira ini diumumkan oleh manajemen Persija Jakarta pada Jumat (6/2/2026) malam WIB, menyita perhatian para pecinta sepak bola Tanah Air. Jean Mota, yang kini berusia 32 tahun, dikontrak oleh Persija hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan kontrak selama satu tahun, sebuah indikasi kepercayaan tinggi dari klub terhadap kualitas dan potensi yang dimiliki pemain asal Negeri Samba tersebut.
Kehadiran Jean Mota bukan sekadar tambahan pemain biasa. Latar belakangnya yang kaya pengalaman di berbagai klub papan atas Brasil, ditambah dengan stintnya di Inter Miami, menjadikannya aset berharga. Momen paling mencuri perhatian dari perkenalannya adalah ketika Jean Mota membuat video perkenalan yang unik dan penuh makna. Berlokasi di Gereja Katedral Jakarta, Mota terlihat khusyuk berdoa, memohon penyertaan Tuhan dalam setiap langkah kariernya bersama Persija. Kutipan-kutipan yang diucapkannya dalam video tersebut begitu menyentuh, mencerminkan keseriusan dan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi klub yang dibelanya. "Saya tinggalkan rumah, menyeberangi lautan samudra. Namun saya tidak pernah berjalan sendirian. Di sini saya akan titipkan segala mimpi dan kekuatan," ujar Mota dengan penuh keyakinan. Ia melanjutkan, "Ke dalam nama Tuhan saya mohonkan berkat untuk memuliakan lambang ini. Keberanian untuk berjuang di setiap menit dan kerendahan hati buat selalu memberikan yang terbaik. Untuk klub ini dan kota ini." Pernyataan ini tidak hanya menunjukkan sisi religiusnya, tetapi juga semangat juang dan dedikasi yang tinggi, sebuah kualitas yang sangat dibutuhkan oleh setiap tim profesional.
Perjalanan karier Jean Mota di dunia sepak bola memang patut diacungi jempol. Lahir di Sao Paulo, Brasil, ia telah menjelajahi berbagai klub ternama di negaranya. Sejak awal kariernya, Mota telah menunjukkan bakatnya di klub seperti Portuguesa dari tahun 2013 hingga 2015. Kemudian, ia melanjutkan kiprahnya di salah satu klub raksasa Brasil, Santos, di mana ia bermain selama periode yang cukup panjang, dari tahun 2016 hingga 2022. Pengalaman di Santos ini tentu memberikannya jam terbang tinggi dan pemahaman mendalam tentang dinamika sepak bola Brasil yang sangat kompetitif. Setelah meninggalkan Santos, Mota sempat memperkuat EC Vitoria pada musim 2024-2025, sebelum akhirnya menyeberang ke benua Amerika untuk bergabung dengan klub MLS, Inter Miami.
Momen terpenting dalam karier internasional Jean Mota adalah ketika ia berseragam Inter Miami. Di klub yang dimiliki oleh legenda sepak bola David Beckham ini, Mota berkesempatan untuk bermain bersama salah satu pemain terhebat sepanjang masa, Lionel Messi. Kebersamaan dengan Messi di "Vice City" (julukan Inter Miami) berlangsung pada periode 2023-2024. Pengalaman bermain di liga sekelas MLS, apalagi satu tim dengan pemain sekaliber Messi, tentu memberikan perspektif dan keterampilan baru bagi Mota. Selama membela Inter Miami, Jean Mota mencatatkan penampilan yang impresif. Ia tampil dalam 53 pertandingan di berbagai kompetisi, berhasil mencetak 3 gol, dan memberikan 7 assist. Kontribusinya tidak hanya dalam statistik individu, tetapi juga turut mengantarkan Inter Miami meraih trofi Leagues Cup 2023, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi klub dan para pemainnya. Pengalaman bermain di level internasional dan berkolaborasi dengan pemain kelas dunia ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi Persija Jakarta.
Manajemen Persija Jakarta sangat menyadari potensi dan pengalaman yang dibawa oleh Jean Mota. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi jawaban atas kebutuhan tim untuk menjaga daya saing di tengah persaingan ketat Liga 1. Dalam perburuan target musim ini, Persija membutuhkan pemain yang tidak hanya memiliki skill individu yang mumpuni, tetapi juga visi bermain yang matang dan kemampuan untuk mengatur ritme permainan. Jean Mota diproyeksikan akan mengisi pos lini tengah, area yang krusial dalam membangun serangan maupun bertahan. Dengan visi bermainnya yang tajam dan penguasaan bola yang baik, Mota diharapkan mampu menghadirkan variasi serangan baru bagi Persija. Ia bisa menjadi jenderal lapangan tengah yang mengatur tempo permainan, mendistribusikan bola dengan akurat, serta memberikan ancaman dari lini kedua melalui tendangan jarak jauh atau penetrasi ke kotak penalti lawan. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Mota juga diharapkan dapat menularkan mental juara dan kedewasaan bermain kepada para pemain muda Persija, menciptakan atmosfer tim yang lebih solid dan kompetitif.
Lebih dari sekadar kemampuan teknis, kepribadian Jean Mota yang ditunjukkan dalam video perkenalannya juga menjadi nilai tambah. Sikap rendah hati dan komitmennya untuk berjuang demi klub dan kota ini memberikan sinyal positif bagi para pendukung Persija. Para Jakmania, sebutan untuk suporter Persija, tentu akan menyambut hangat kedatangan pemain baru ini, berharap Mota dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal. Pengalaman Mota di berbagai situasi pertandingan, baik di liga domestik Brasil yang keras maupun di kancah internasional, akan sangat berharga dalam menghadapi tekanan dan tantangan di Liga 1. Kemampuannya dalam membaca permainan, mengantisipasi pergerakan lawan, dan memberikan umpan-umpan terobosan yang mematikan akan menjadi senjata ampuh bagi Persija.
Selain itu, kedatangan Jean Mota juga membuka peluang taktik baru bagi pelatih Persija. Dengan adanya gelandang yang memiliki kemampuan transisi yang baik, Persija bisa lebih efektif dalam melakukan serangan balik cepat maupun membangun serangan dari lini pertahanan. Kemampuan Mota dalam menguasai bola di bawah tekanan juga akan sangat berguna, terutama saat Persija menghadapi tim yang cenderung bermain menekan. Kehadirannya di lini tengah dapat membebaskan tugas gelandang bertahan lainnya untuk lebih fokus dalam menjaga kedalaman pertahanan, sekaligus memberikan opsi passing yang lebih beragam bagi lini belakang. Keberanian Mota untuk menembus pertahanan lawan dan mencari celah untuk mencetak gol juga menjadi dimensi lain yang patut diantisipasi.
Perlu dicatat bahwa dalam dunia sepak bola, terutama di Indonesia, adaptasi pemain asing selalu menjadi faktor penentu. Namun, dengan rekam jejak Jean Mota yang cukup gemilang dan pernyataan komitmennya yang kuat, optimisme menyelimuti skuad Macan Kemayoran. Lini tengah Persija yang sebelumnya mungkin masih memiliki celah, kini akan diperkuat oleh pemain dengan kualitas teruji dan pengalaman internasional. Kemampuannya dalam mengatur tempo, mendistribusikan bola, serta memberikan gol dan assist, diharapkan akan menjadi kunci keberhasilan Persija dalam meraih target-target ambisius di musim ini, termasuk bersaing memperebutkan gelar juara. Pihak klub pun telah menyiapkan segala fasilitas dan dukungan yang dibutuhkan Mota agar dapat beradaptasi dengan cepat, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kedatangan Jean Mota bukan hanya sekadar transfer pemain, melainkan sebuah investasi strategis yang diharapkan akan membawa dampak positif jangka panjang bagi Persija Jakarta.
Tweet resmi dari akun Twitter Persija Jakarta juga mempertegas antusiasme klub dalam menyambut pemain barunya. "A prayer before the journey begins. Welcome to Jakarta, Jean Mota 🇧🇷🇫🇮 #WelcomeMota #Persija pic.twitter.com/t6TAykCG8f," demikian bunyi cuitan tersebut, disertai dengan video perkenalan Jean Mota yang menyentuh. Tanggal tweet tersebut, 6 Februari 2026, menunjukkan bahwa perekrutan ini merupakan bagian dari persiapan jangka panjang Persija untuk kompetisi mendatang. Dengan demikian, Persija Jakarta semakin menunjukkan keseriusannya dalam membangun tim yang kuat dan kompetitif, berbekal pengalaman dan talenta kelas dunia dari Jean Mota, mantan rekan setim Lionel Messi.

