Jakarta – Empat bulan setelah euforia peluncuran seri iPhone 17 utama yang menyajikan berbagai inovasi dan peningkatan, Apple tampaknya masih menyimpan satu kartu as lagi di lengan bajunya. Desas-desus yang beredar kian santer menyebutkan bahwa raksasa teknologi asal Cupertino ini bersiap untuk memperkenalkan model tambahan yang lebih terjangkau, yakni iPhone 17e, dan yang paling mengejutkan, perangkat ini diramal akan melenggang ke pasaran hanya dalam hitungan hari. Ini adalah langkah strategis Apple untuk mengisi segmen pasar yang membutuhkan performa dan ekosistem iOS tanpa harus merogoh kocek sedalam model flagship.
Laporan terbaru yang datang dari Macwelt, sebuah publikasi teknologi yang seringkali memiliki akses terhadap informasi internal industri, secara spesifik mengklaim bahwa Apple memiliki rencana untuk mengumumkan kehadiran iPhone 17e melalui siaran pers. Tanggal yang disebutkan adalah 19 Februari 2026. Jika rumor ini terbukti akurat, maka peluncuran iPhone 17e hanya tinggal kurang dari dua minggu lagi dari tanggal artikel ini ditulis (6 Februari 2026). Tanggal tersebut memiliki signifikansi tersendiri karena akan menandai tepat satu tahun setelah peluncuran pendahulunya, iPhone 16e, memperkuat asumsi bahwa seri ‘e’ ini akan menjadi lini produk tahunan yang terpisah dari jadwal rilis iPhone utama.
Namun, tanggal yang diungkapkan oleh Macwelt ini menimbulkan sedikit keanehan dan keraguan di kalangan pengamat industri. Tanggal 19 Februari 2026 jatuh pada hari Kamis, sebuah hari yang sangat jarang dipilih Apple untuk meluncurkan produk perangkat keras baru, terutama yang dianggap signifikan. Secara historis, Apple cenderung mengumumkan pembaruan hardware atau produk baru mereka pada hari Senin, Selasa, atau Rabu, seringkali melalui acara peluncuran besar atau siaran pers yang terencana dengan matang untuk memaksimalkan eksposur media. Pola ini telah menjadi ciri khas Apple selama bertahun-tahun, sehingga tanggal Kamis yang disebutkan Macwelt menjadi anomali yang patut dicermati.
Keraguan lain muncul dari sumber informasi yang dikutip oleh laporan Macwelt. Disebutkan bahwa informasi ini berasal dari sumber anonim yang mendapatkan bocoran dari kalangan pembuat case dan aksesori pihak ketiga. Meskipun produsen aksesori memang seringkali mendapatkan dimensi dan desain produk baru lebih awal untuk mempersiapkan produksi, sangat jarang bagi Apple untuk membagikan informasi spesifik mengenai tanggal rilis produk dengan mereka. Apple dikenal memiliki tingkat kerahasiaan yang sangat tinggi terkait jadwal peluncuran produknya, bahkan dari mitra terdekat sekalipun, menjadikannya poin yang perlu dipertanyakan dalam validitas rumor tersebut.
Terlepas dari keanehan tanggal dan sumber, Macwelt juga menyajikan beberapa klaim menarik mengenai fitur-fitur yang akan dibawa oleh iPhone 17e. Salah satu yang paling mencolok adalah bahwa iPhone terjangkau ini tidak akan mengusung fitur Dynamic Island. Dynamic Island, yang pertama kali diperkenalkan pada iPhone 14 Pro dan kemudian meluas ke model standar, adalah fitur interaktif yang menggantikan notch tradisional dan menjadi salah satu elemen desain paling ikonik dari iPhone modern. Absennya Dynamic Island pada 17e kemungkinan besar merupakan strategi Apple untuk membedakan model ini dari seri utama dan menjaga biaya produksi tetap rendah, yang sejalan dengan positioning ‘e’ sebagai opsi yang lebih ekonomis. Ini berarti pengguna 17e kemungkinan besar akan kembali melihat desain notch tradisional atau mungkin desain bezel yang lebih klasik.
Meskipun demikian, ada kabar baik terkait fitur pengisian daya. Macwelt mengklaim bahwa iPhone 17e akan mendapatkan peningkatan signifikan pada teknologi MagSafe, dengan kemampuan wireless charging hingga 25W. Ini adalah peningkatan yang substansial dan akan menempatkan 17e sejajar dengan, atau bahkan melampaui, beberapa model premium dalam hal kecepatan pengisian nirkabel. Kehadiran MagSafe dengan daya tinggi ini menunjukkan bahwa Apple tidak sepenuhnya mengorbankan fitur premium pada model ‘e’, melainkan memilih untuk meningkatkan aspek-aspek yang dinilai penting oleh konsumen modern. Untuk sektor fotografi, iPhone 17e kabarnya masih akan dilengkapi dengan satu kamera belakang, sebuah karakteristik yang konsisten dengan model-model iPhone yang lebih terjangkau di masa lalu, yang juga bertujuan untuk memangkas biaya produksi.
Secara terpisah, situs web teknologi Jepang yang memiliki reputasi baik, Macotakara, juga ikut meramaikan spekulasi dengan mengungkap tiga upgrade utama yang diperkirakan akan hadir pada iPhone 17e. Laporan Macotakara ini, yang dikutip oleh 9to5Mac pada Jumat, 6 Februari 2026, memberikan gambaran yang lebih detail mengenai performa dan konektivitas perangkat.
Pertama, Macotakara menyatakan bahwa iPhone 17e akan ditenagai oleh chipset A19. Yang menarik, chipset ini disebut-sebut sama dengan yang digunakan pada iPhone 17 reguler. Kehadiran chip A19 Bionic, yang merupakan chip flagship terbaru Apple, pada model ‘e’ adalah kejutan yang sangat positif. Ini menunjukkan komitmen Apple untuk tidak mengorbankan performa inti, bahkan pada perangkat yang lebih terjangkau. Dengan A19, iPhone 17e akan mampu menghadirkan kecepatan pemrosesan yang luar biasa, kemampuan grafis yang mumpuni untuk gaming dan aplikasi berat, serta efisiensi daya yang optimal, menjadikannya pilihan yang sangat menarik bagi pengguna yang menginginkan kekuatan iPhone terbaru tanpa harga premium.
Kedua, di sektor konektivitas seluler, iPhone 17e kabarnya akan dilengkapi dengan modem C1X generasi kedua. Modem ini dirancang untuk menawarkan koneksi 5G dan LTE yang jauh lebih cepat dan stabil dibandingkan dengan modem C1 yang digunakan pada iPhone 16e sebelumnya. Peningkatan kecepatan ini akan sangat terasa saat mengunduh file besar, streaming konten berkualitas tinggi, atau bermain game online. Selain kecepatan, Apple juga mengklaim bahwa C1X merupakan modem paling hemat daya yang pernah ada di iPhone. Efisiensi daya modem adalah faktor krusial yang berkontribusi pada daya tahan baterai perangkat secara keseluruhan, dan peningkatan ini akan menjadi nilai tambah besar bagi pengguna 17e.
Terakhir, iPhone 17e disebut akan mengusung chip N1 yang canggih untuk mengelola koneksi Wi-Fi, Bluetooth, dan Thread. Chip N1 ini sebelumnya telah membuat debutnya pada perangkat inovatif "iPhone Air" (yang mungkin merujuk pada produk konseptual atau seri baru dari Apple). Apple mengklaim bahwa chip N1 ini akan secara signifikan meningkatkan performa keseluruhan dari fitur-fitur konektivitas nirkabel. Peningkatan ini tidak hanya berarti koneksi Wi-Fi yang lebih cepat dan stabil serta koneksi Bluetooth yang lebih andal untuk aksesori, tetapi juga akan menyempurnakan fitur-fitur khas Apple seperti Personal Hotspot dan AirDrop. Dengan chip N1, berbagi koneksi internet atau mentransfer file antar perangkat Apple akan menjadi lebih mulus dan efisien.
Kehadiran iPhone 17e, jika semua rumor ini akurat, menandai sebuah pergeseran strategis yang menarik dalam lini produk Apple. Seri ‘e’ tampaknya dirancang untuk mengisi celah antara iPhone SE yang ultra-terjangkau (jika masih berlanjut) dan model iPhone utama yang harganya lebih tinggi. Dengan menawarkan chipset flagship, konektivitas mutakhir, namun tetap mempertahankan beberapa kompromi desain (seperti absennya Dynamic Island dan kamera tunggal) untuk menjaga harga tetap bersaing, Apple berupaya menarik segmen pasar yang lebih luas. Ini adalah langkah yang cerdas untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan ketat dari produsen Android yang semakin agresif di segmen menengah ke atas.
Bagi konsumen, iPhone 17e bisa menjadi penawaran yang sangat menggiurkan. Ini memungkinkan mereka untuk masuk ke ekosistem iOS dengan perangkat yang memiliki performa setara dengan flagship, konektivitas masa depan, dan pengisian daya nirkabel yang cepat, tanpa harus membayar harga premium. Terutama di pasar berkembang, di mana harga menjadi faktor penentu utama, iPhone 17e berpotensi menjadi "gerbang" bagi banyak pengguna baru untuk merasakan pengalaman Apple.
Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa semua informasi ini masih bersifat rumor dan spekulasi. Apple dikenal sangat tertutup mengenai produk-produknya hingga pengumuman resmi. Namun, konsistensi beberapa bocoran dari sumber yang berbeda seperti Macwelt dan Macotakara, ditambah dengan adanya preseden iPhone 16e, memberikan bobot pada kemungkinan peluncuran ini. Jika Apple benar-benar berencana meluncurkan iPhone 17e pada 19 Februari 2026, maka kita bisa mengharapkan siaran pers atau pengumuman singkat dalam beberapa hari mendatang.
Antisipasi terhadap iPhone 17e ini semakin memanas. Apakah Apple akan mengejutkan pasar dengan peluncuran mendadak pada hari Kamis yang tidak biasa? Atau apakah ini hanya spekulasi yang terlalu bersemangat? Hanya waktu yang akan menjawab. Namun, satu hal yang pasti, Apple terus mencari cara untuk berinovasi dan memperluas jangkauan produknya, memastikan bahwa pengalaman iPhone tetap relevan dan menarik bagi berbagai segmen pasar di seluruh dunia. Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Apple untuk melihat apakah iPhone 17e benar-benar akan menjadi bintang baru yang meluncur dalam hitungan hari.

