0

Parma Vs Juventus: Bianconeri Gasak Gialloblu 4-1, Kokoh di Papan Atas Klasemen Liga Italia

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Juventus melanjutkan tren positif mereka di kancah Liga Italia Serie A dengan merengkuh kemenangan telak 4-1 atas Parma di Stadion Ennio Tarddini pada Senin (2/2) dini hari WIB. Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Juventus di papan atas klasemen, mengukuhkan ambisi mereka untuk bersaing di jalur perebutan gelar musim ini. Tiga poin tambahan ini mendongkrak posisi Bianconeri ke peringkat keempat klasemen sementara dengan mengoleksi 45 poin dari 23 pertandingan. Mereka kini hanya berjarak satu angka dari peringkat ketiga yang ditempati juara bertahan Napoli, dan hanya tertinggal dua angka dari AC Milan yang berada di posisi kedua, meskipun Milan baru akan melakoni pertandingan mereka pada Rabu (4/2) dini hari WIB.

Sejak menit-menit awal pertandingan, Juventus menunjukkan determinasi tinggi untuk meraih kemenangan. Tekanan ofensif langsung dilancarkan pada lima menit pertama. Weston McKennie berperan penting dalam menciptakan peluang awal, melepaskan umpan tarik yang berhasil diteruskan oleh Francisco Conceicao dengan sepakan keras. Sayangnya, bola hanya mampu membentur mistar gawang, menggagalkan gol pembuka bagi tim tamu. Namun, Juventus tidak perlu menunggu lama untuk memecah kebuntuan. Sepuluh menit berselang, tepatnya pada menit ke-17, Gleison Bremer membuka keunggulan bagi Juventus. Melalui skema sepak pojok yang dieksekusi oleh Conceicao dari sisi kiri, Bremer berhasil menanduk bola dengan akurat di depan gawang Parma. Bola meluncur deras ke sudut bawah, tak mampu dijangkau oleh kiper Parma, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Juventus.

Meskipun tertinggal, Parma tidak tinggal diam dan berusaha memberikan perlawanan. Michele Di Gregorio, penjaga gawang Juventus, diuji ketajamannya oleh Emanuele Valeri. Valeri berhasil melakukan tusukan dari sisi sayap dan melepaskan tembakan dari sudut sempit ke arah tiang jauh. Namun, Di Gregorio menunjukkan refleks gemilang dengan menyelamatkan bola menggunakan ujung jarinya, mencegah Parma menyamakan kedudukan. Juventus kembali memperlebar jarak keunggulan pada menit ke-37 melalui gol Weston McKennie. Berawal dari sebuah bola lambung yang diarahkan kepada Jonathan David, bola kemudian diteruskan kepada Kalulu. Umpan silang dari Kalulu disambut dengan tendangan voli akrobatik yang spektakuler oleh McKennie tepat di depan kotak enam yard, menggandakan keunggulan Juventus menjadi 2-0.

Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan dengan tempo yang lebih cepat. Namun, Juventus justru harus kecolongan gol di menit ke-51. Gol tersebut tercipta melalui gol bunuh diri yang dilakukan oleh Andrea Cambiaso. Ia salah mengantisipasi umpan silang dari sayap kiri yang dikirimkan oleh pemain Parma, sehingga bola justru masuk ke gawangnya sendiri. Gol ini membuat Parma memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Juventus merespons gol balasan Parma dengan cepat hanya berselang tiga menit kemudian. Gleison Bremer kembali mencatatkan namanya di papan skor, sekaligus mengembalikan keunggulan dua gol bagi Juventus. Berawal dari situasi sepak pojok, sundulan McKennie sempat ditepis oleh kiper Parma, Edoardo Corvi, di bawah mistar gawang. Bola liar kemudian disongsong oleh Jonathan David dengan sundulan sebelum akhirnya Bremer dengan sigap menceploskan bola ke gawang, membuat skor menjadi 3-1 untuk keunggulan Juventus.

Keunggulan dua gol tak membuat Juventus mengendurkan intensitas serangan. Mereka terus menekan pertahanan Parma dan berhasil menambah pundi-pundi gol pada menit ke-64. Jonathan David akhirnya mencatatkan namanya di papan skor, membawa Juventus unggul 4-1 atas Parma. Gol ini berawal dari tusukan Conceicao di sisi kiri yang diakhiri dengan sepakan dari sudut sempit. Corvi yang berusaha menepis bola, justru membuat bola mengarah ke jalur David yang berada di dekatnya. David dengan tenang menyelesaikannya dengan tembakan dari jarak dekat, membobol gawang Parma untuk keempat kalinya.

Juventus berpeluang menambah keunggulan di sepuluh menit terakhir pertandingan. Lois Openda mendapatkan peluang emas, namun penyelesaian akhirnya mampu diantisipasi dengan baik oleh Corvi yang menutup pergerakannya. Menjelang akhir pertandingan, pada menit-menit injury time, Openda kembali mencoba peruntungannya dengan melakukan tusukan dan melepaskan tembakan ke tiang jauh. Bola sempat bersarang di gawang, namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena dianggap offside. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor akhir tetap 4-1 untuk kemenangan Juventus atas Parma.

Susunan pemain dalam pertandingan tersebut adalah sebagai berikut:
PARMA: Corvi; Delprato, Circati, Troilo, Valeri; Bernabé, Keita, Nicolussi Caviglia; Ondrejka, Oristanio; Pellegrino.
JUVENTUS: Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly, Cambiaso; Locatelli, Thuram; Conceicao, McKennie, Yildiz; David.