BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Pertandingan lanjutan Eredivisie Belanda yang mempertemukan Heracles Almelo melawan Fortuna Sittard di Erve Asito, Almelo, pada Minggu, 1 Februari 2026, berakhir dengan kemenangan tipis bagi tim tuan rumah, Heracles Almelo, dengan skor akhir 2-1. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi Fortuna Sittard, yang diperkuat oleh bek muda Indonesia, Justin Hubner, yang kali ini harus menelan kartu kuning karena dianggap melakukan simulasi atau diving. Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Richard Martens ini berlangsung cukup sengit, dengan kedua tim saling jual beli serangan sejak menit-menit awal.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, intensitas pertandingan langsung terasa tinggi. Heracles Almelo, yang bermain di hadapan publik sendiri, tampaknya lebih bersemangat untuk meraih poin penuh demi memperbaiki posisi mereka di klasemen. Tekanan demi tekanan dilancarkan oleh anak-anak asuh pelatih John Stegeman, yang berusaha memanfaatkan setiap celah di lini pertahanan Fortuna Sittard. Di sisi lain, Fortuna Sittard yang dilatih oleh René van Eck, juga tidak tinggal diam. Tim tamu berusaha membangun serangan balik cepat melalui kombinasi lini tengah mereka, dengan Justin Hubner yang menjadi salah satu pilar pertahanan yang harus ekstra waspada.
Keunggulan pertama berhasil dicetak oleh tim tuan rumah pada menit ke-26. Ajdin Hrustic, gelandang serang Heracles Almelo, berhasil menemukan ruang tembak dan melepaskan tendangan terukur yang tak mampu dijangkau oleh kiper Fortuna Sittard, Mattijs Branderhorst. Gol tersebut sontak disambut meriah oleh para pendukung Heracles yang memadati stadion. Gol pembuka ini semakin membangkitkan semangat tim tuan rumah untuk terus menekan pertahanan Fortuna.
Tidak lama berselang, tepatnya pada menit ke-33, insiden yang melibatkan Justin Hubner terjadi. Dalam sebuah perebutan bola di area pertahanan Heracles, Hubner terjatuh setelah berduel dengan salah satu pemain tuan rumah. Wasit Richard Martens, yang berada di dekat lokasi kejadian, menilai bahwa jatuhnya Hubner adalah hasil dari upaya simulasi atau diving. Tanpa ragu, Martens langsung mengeluarkan kartu kuning untuk pemain muda asal Indonesia tersebut. Keputusan wasit ini sempat memicu protes dari para pemain Fortuna Sittard, namun keputusan wasit di lapangan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Kartu kuning ini tentu menjadi catatan negatif bagi Hubner dalam pertandingan ini, yang seharusnya menjadi momen penting baginya untuk menunjukkan performa terbaik.
Meskipun tertinggal satu gol dan salah satu pemainnya mendapat kartu kuning, Fortuna Sittard tidak menyerah begitu saja. Tim tamu menunjukkan mentalitas juang yang patut diacungi jempol. Berkat kerja keras dan taktik yang diterapkan, Fortuna Sittard berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Kristoffer Peterson berhasil memberikan assist matang dari sisi sayap, yang kemudian disambut dengan sundulan keras oleh Kaj Sierhuis. Sundulan Sierhuis berhasil merobek jala gawang Heracles Almelo yang dijaga oleh Remko Pasveer, membuat skor berubah menjadi 1-1. Gol penyeimbang ini memberikan angin segar bagi Fortuna dan para pendukungnya yang hadir.
Namun, kebahagiaan tim tamu tidak berlangsung lama. Menjelang babak pertama usai, tepatnya sebelum turun minum, Heracles Almelo kembali berhasil mencetak gol. Melalui skema tendangan bebas yang berujung pada kemelut di depan gawang Fortuna Sittard, Alec van Hoorenbeeck berhasil memanfaatkan situasi tersebut untuk menjebol gawang Mattijs Branderhorst. Gol kedua dari Heracles ini membawa mereka kembali unggul dengan skor 2-1. Keunggulan ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, Fortuna Sittard melancarkan serangkaian serangan untuk mengejar ketertinggalan. Pelatih René van Eck melakukan beberapa pergantian pemain dan mengubah taktik permainan untuk memberikan dimensi baru dalam serangan mereka. Justin Hubner, meskipun sudah mengantongi kartu kuning, tetap bermain disiplin dan berusaha berkontribusi di lini pertahanan maupun dalam membangun serangan. Pada menit ke-63, Hubner sempat menciptakan peluang melalui sepakan kerasnya, namun sayang bola masih melebar dari sasaran. Ini menjadi salah satu momen di mana Fortuna nyaris menyamakan kedudukan kembali.
Sepanjang babak kedua, pertandingan berjalan semakin alot. Fortuna Sittard mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Heracles Almelo. Berbagai upaya serangan dilancarkan, namun penyelesaian akhir dari para pemain Fortuna masih menjadi masalah. Banyak peluang yang tercipta, namun eksekusi yang kurang tenang dan akurat membuat bola gagal berbuah gol. Heracles Almelo sendiri bermain lebih pragmatis, fokus untuk menjaga keunggulan mereka dan memanfaatkan setiap kesempatan serangan balik.
Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Richard Martens, skor 2-1 untuk kemenangan Heracles Almelo tidak berubah. Kekalahan ini tentu menjadi hasil yang mengecewakan bagi Fortuna Sittard, yang gagal meraih poin dari kandang lawan. Hasil ini berdampak pada posisi kedua tim di klasemen sementara Eredivisie. Heracles Almelo berhasil keluar dari zona degradasi, naik ke peringkat 16 dengan mengoleksi 17 poin. Sementara itu, Fortuna Sittard masih tertahan di peringkat 10 dengan raihan 25 poin. Pertandingan ini menunjukkan bahwa persaingan di Eredivisie semakin ketat, dan setiap tim harus berjuang keras untuk meraih hasil terbaik.
Susunan Pemain:
Heracles:
Remko Pasveer (Penjaga Gawang), Alec van Hoorenbeck (Bek), Ivan Mesik (Bek), Mike te Wierik (Bek), Damon Mirani (Bek), Ajdin Hrustic (Gelandang), Djevencio van der Kust (Gelandang), Mimeirhel Benita (Gelandang), Lequinci Zeefuik (Gelandang), Naci Univar (Penyerang), Walid Ould-Chikh (Penyerang).
Fortuna Sittard:
Mattijs Branderhorst (Penjaga Gawang), Ivan Marquez (Bek), Neraysho Kasanwirjo (Bek), Shawn Adewoye (Bek), Philip Brittjin (Bek), Edouard Michut (Gelandang), Justin Hubner (Gelandang/Bek), Ivo Pinto (Gelandang), Kaj Sierhuis (Penyerang), Kristoffer Peterson (Penyerang), Mohamed Ihattaren (Penyerang).
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Fortuna Sittard, terutama bagi Justin Hubner, untuk terus memperbaiki performa dan fokus pada pertandingan selanjutnya. Kartu kuning yang didapatkannya menjadi pengingat untuk lebih berhati-hati dalam setiap duel di lapangan. Di sisi lain, kemenangan ini menjadi modal positif bagi Heracles Almelo untuk terus berjuang keluar dari tekanan di papan bawah klasemen Eredivisie. Pertandingan ini menegaskan bahwa setiap laga di liga profesional memiliki tingkat kesulitan tersendiri, dan konsistensi menjadi kunci utama untuk meraih kesuksesan. Para penggemar sepak bola akan terus menantikan kiprah kedua tim ini di sisa kompetisi.

