0

Levante Vs Atletico: Buntu, Los Colchoneros Ditahan 0-0

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Atletico Madrid harus menelan pil pahit dan menelan hasil imbang tanpa gol saat bertandang ke markas tim papan bawah, Levante, dalam lanjutan La Liga Spanyol yang berlangsung di Estadi Ciutat de València, Minggu (1/2/2026) malam WIB. Hasil ini membuat Los Colchoneros, julukan Atletico Madrid, gagal memanfaatkan kesempatan untuk memperlebar jarak dengan para pesaingnya di papan atas klasemen. Pertandingan yang sejatinya bisa menjadi ajang pamer ketajaman serangan Atletico justru berakhir dengan kebuntuan, menyisakan rasa frustrasi bagi para pendukung tim tamu.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Atletico Madrid langsung menunjukkan niat untuk mendominasi jalannya pertandingan. Mereka berusaha menekan pertahanan Levante yang notabene adalah tim kedua terbawah di klasemen La Liga. Peluang emas pertama untuk Atletico datang dari sundulan Nico Gonzalez yang cukup mengancam gawang Levante. Namun, kiper Levante, Mat Ryan, tampil sigap dan berhasil menepis bola tersebut, menggagalkan upaya pembuka dari tim tamu. Aksi penyelamatan gemilang Ryan ini menjadi sinyal awal bahwa Levante tidak akan menyerah begitu saja dan akan memberikan perlawanan sengit.

Ironisnya, di tengah upaya untuk mencetak gol, Atletico harus kehilangan salah satu pemain kuncinya. Alexander Sorloth terpaksa harus ditandu keluar lapangan pada menit ke-27 akibat cedera yang dialaminya. Kehilangan Sorloth jelas menjadi pukulan telak bagi lini serang Atletico yang sudah berusaha keras membongkar pertahanan Levante. Pelatih Atletico terpaksa melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Julian Alvarez untuk menggantikan Sorloth, berharap pemain pengganti ini dapat memberikan dampak positif bagi serangan tim. Namun, pergantian pemain ini belum mampu mengubah alur permainan secara signifikan di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Atletico Madrid kembali mencoba untuk meningkatkan intensitas serangan mereka. Nico Gonzalez kembali menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Levante. Pada menit ke-64, ia kembali mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol, namun lagi-lagi, upaya kerasnya berhasil diredam oleh kiper Levante, Mat Ryan, yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Performa impresif Ryan menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus oleh para penyerang Atletico.

Lima menit berselang, giliran Julian Alvarez yang berpeluang untuk membawa Atletico unggul. Ia berhasil mendapatkan posisi yang bagus dan melepaskan tendangan keras yang mengarah ke gawang. Namun, sekali lagi, Mat Ryan menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan krusial. Bola hasil tendangan Alvarez berhasil ditepis oleh Ryan dan hanya menghasilkan tendangan sudut untuk Atletico. Kegagalan Alvarez dalam memanfaatkan peluang ini semakin menambah daftar peluang terbuang yang diciptakan oleh Atletico.

Di tengah dominasi serangan Atletico, Levante bukannya tanpa perlawanan. Mereka juga berhasil menciptakan beberapa peluang yang membahayakan gawang tim tamu. Pada menit ke-76, sundulan Adrian de la Fuente sempat mengancam gawang Atletico. Namun, kiper tim tamu juga menunjukkan refleks yang baik dan berhasil menepis bola tersebut, mencegah Levante mencuri keunggulan. Pertandingan yang berjalan ketat ini menunjukkan bahwa kedua tim sama-sama berjuang keras untuk meraih poin penuh, meskipun dengan gaya permainan yang berbeda.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor kacamata 0-0 tetap bertahan. Hasil imbang ini tentu saja menjadi kekecewaan bagi Atletico Madrid. Mereka harus puas berbagi poin dengan Levante dan gagal mempersembahkan kemenangan bagi para pendukungnya. Dengan hasil ini, Atletico Madrid masih tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara La Liga dengan mengumpulkan 45 poin dari 22 pertandingan yang telah dijalani. Sementara itu, Levante masih berkutat di zona degradasi, menempati posisi ke-19 dengan raihan 18 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

Hasil imbang ini menyoroti beberapa masalah yang perlu segera diatasi oleh Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid. Kurangnya ketajaman di lini depan, terutama dalam penyelesaian akhir, menjadi sorotan utama. Meskipun mampu menciptakan banyak peluang, para penyerang Atletico terlihat kesulitan untuk mengkonversi peluang tersebut menjadi gol. Selain itu, cedera yang dialami Alexander Sorloth juga menjadi catatan penting, yang menunjukkan pentingnya kedalaman skuad bagi Atletico dalam menghadapi jadwal padat kompetisi.

Bagi Levante, hasil imbang ini bisa menjadi modal berharga dalam upaya mereka untuk keluar dari zona degradasi. Bermain imbang melawan tim sekelas Atletico Madrid di kandang sendiri menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk memberikan kejutan. Pertahanan yang solid dan penampilan gemilang kiper Mat Ryan menjadi kunci keberhasilan Levante menahan gempuran Atletico.

Susunan pemain kedua tim dalam pertandingan ini adalah sebagai berikut:

Levante: Ryan, Toljan, De La Fuente, Moreno, Matturro, Martinez, Raghouber, Tunde, Alvarez, Losada, Romero.

Atletico Madrid: Oblak, Molina, Le Normand, Lenglet, Ruggeri, Llorente, Barrios, Cardoso, Gonzalez, Almada, Sorltoh.

Pertandingan ini memang berakhir tanpa gol, namun menyajikan drama dan ketegangan tersendiri. Atletico Madrid harus segera bangkit dan menemukan kembali ketajaman mereka jika ingin terus bersaing di papan atas klasemen La Liga. Sementara itu, Levante akan berusaha memanfaatkan momentum positif ini untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen dan menghindari jurang degradasi. Kegagalan mencetak gol di kandang tim yang berada di zona degradasi tentu menjadi alarm bagi Atletico Madrid, yang harus segera mengevaluasi lini serang mereka agar tidak terus menerus kehilangan poin berharga. Pertandingan ini juga menunjukkan betapa pentingnya penampilan individu kiper, di mana Mat Ryan menjadi bintang lapangan bagi Levante dengan berbagai penyelamatan gemilangnya. Los Colchoneros harus belajar dari pertandingan ini dan segera menemukan solusi untuk masalah kebuntuan serangan mereka di pertandingan-pertandingan selanjutnya.