XLSmart sedang menggeber ekspansi agresif jaringan 5G-nya di seluruh pelosok Indonesia sepanjang tahun 2026. Operator telekomunikasi terkemuka yang identik dengan warna biru ini telah menetapkan target ambisius untuk memperluas jangkauan layanan seluler generasi kelima hingga mencakup total 88 kota di seluruh nusantara. Langkah signifikan ini tidak hanya menegaskan komitmen XLSmart terhadap inovasi dan kepuasan pelanggan, tetapi juga menandai tonggak penting dalam upaya transformasi digital Indonesia secara keseluruhan.
Direktur & Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam, dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada Jumat, 30 Januari 2026, menjelaskan detail rencana ekspansi tersebut. "Saat ini, kami telah berhasil mengimplementasikan jaringan 5G di 33 kota. Dengan penambahan target 55 kota baru lagi di tahun ini, kami optimis dapat mencapai total 88 kota yang terselimuti 5G. Ini merupakan langkah besar dan komitmen kuat kami untuk memenuhi ekspektasi serta kebutuhan pelanggan akan konektivitas 5G yang superior," ujar Shurish dengan antusiasme. Angka ini merefleksikan lompatan kapasitas dan jangkauan yang substansial, menunjukkan dedikasi XLSmart untuk menjadi garda terdepan dalam penyediaan layanan 5G di Indonesia.
Meskipun daftar spesifik 55 kota tambahan yang akan segera merasakan manfaat 5G XLSmart belum diumumkan secara rinci, strategi ekspansi ini diperkirakan akan menyasar kombinasi kota-kota metropolitan, pusat-pusat ekonomi yang sedang berkembang pesat, dan daerah-daerah dengan potensi pertumbuhan penggunaan data yang tinggi. Saat ini, layanan 5G XLSmart telah menjangkau berbagai wilayah krusial, termasuk ibu kota Jakarta, Depok, Tangerang Selatan di sekitar Jabodetabek, serta kota-kota besar lainnya seperti Medan di Sumatera Utara, Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Binjai, Boyolali, Karanganyar, hingga sejumlah kota strategis di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sebelumnya, layanan revolusioner ini juga telah lebih dulu hadir di destinasi pariwisata internasional Bali, serta pusat-pusat regional penting seperti Semarang dan Makassar. Penambahan 55 kota baru ini akan memperkuat kehadiran 5G XLSmart secara merata, memastikan lebih banyak masyarakat dapat merasakan pengalaman digital yang transformatif.
Agresivitas XLSmart dalam mengembangkan dan memperluas sinyal 5G didasari oleh tren pertumbuhan penggunaan jaringan generasi kelima yang semakin pesat di kalangan masyarakat Indonesia. Data menunjukkan bahwa kesadaran dan permintaan akan kecepatan, latensi rendah, serta kapasitas yang lebih besar dari 5G terus meningkat seiring dengan evolusi gaya hidup digital dan kebutuhan bisnis. Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi, memaparkan estimasi mengenai penetrasi smartphone berkemampuan 5G di Tanah Air. "Estimasi kami menunjukkan bahwa sekitar 15-18% dari total smartphone yang beredar di Tanah Air saat ini sudah terkoneksi dengan jaringan 5G," ungkap Rajeev. Angka ini, yang terus bertumbuh, menjadi indikator kuat bahwa pasar siap untuk adopsi 5G yang lebih luas, dan XLSmart berada di posisi terdepan untuk memenuhi permintaan tersebut.
Rajeev Sethi juga menekankan aspek penting dari strategi penyebaran 5G XLSmart, yaitu cakupan yang menyeluruh. Ia menegaskan bahwa kehadiran 5G XLSmart tidak hanya akan tersedia di titik-titik tertentu atau hotspot saja, melainkan akan memberikan cakupan yang komprehensif di seluruh area yang telah dijangkau. "Dan, saya ingin menegaskan kembali, bukan hanya 88 kota. Di 88 kota akan ada cakupan 5G menyeluruh. Bukan berarti di sebut kota terdapat 1.000 lokasi dan hanya 5G di 200 lokasi. Ke mana pun pergi, ini akan menjadi cakupan menyeluruh dan ini belum terjadi di banyak negara," tegas Rajeev. Penekanan pada cakupan menyeluruh ini adalah game-changer, memastikan bahwa pengguna dapat menikmati pengalaman 5G yang konsisten dan andal di mana pun mereka berada di dalam kota-kota yang tercakup, bukan sekadar di area terbatas. Ini membedakan pendekatan XLSmart dari implementasi awal 5G di banyak negara lain yang seringkali dimulai dengan cakupan parsial.
Untuk mendukung ambisi besar ini, jaringan XLSmart diperkuat oleh infrastruktur telekomunikasi yang sangat kokoh dan modern. Saat ini, jaringan tersebut ditopang oleh lebih dari 209 ribu Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar luas, dengan mayoritas BTS merupakan BTS 4G yang siap untuk di-upgrade atau diintegrasikan dengan teknologi 5G, serta sejumlah BTS yang sudah sepenuhnya beroperasi sebagai 5G. Selain itu, jaringan tulang punggung (backbone) fiber optik XLSmart yang membentang luas di berbagai wilayah dan kepulauan di Indonesia memastikan konektivitas berkapasitas tinggi dan latensi rendah antar BTS dan pusat data. Infrastruktur yang kuat ini melayani lebih dari 79,6 juta pelanggan setia XLSmart di seluruh Indonesia, menunjukkan skala operasi dan kapasitas perusahaan dalam mengelola volume data yang masif.
Ekspansi 5G ini diharapkan membawa dampak transformatif tidak hanya bagi pelanggan XLSmart tetapi juga bagi ekosistem digital dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Bagi konsumen, 5G berarti kecepatan unduh dan unggah yang jauh lebih tinggi, streaming video ultra-HD tanpa buffering, pengalaman bermain game daring yang imersif tanpa lag, serta konektivitas yang lebih andal untuk perangkat smart home dan aplikasi augmented reality (AR) atau virtual reality (VR) yang semakin canggih. Potensi 5G untuk mendukung gaya hidup digital yang serba cepat dan terhubung tak terbatas.
Sementara itu, di sektor bisnis dan industri, 5G adalah katalisator utama untuk implementasi Industri 4.0. Jaringan ini memungkinkan adopsi Internet of Things (IoT) dalam skala besar, mendukung operasional smart factory dengan monitoring dan kontrol real-time, mengoptimalkan rantai pasok dan logistik melalui konektivitas sensor yang luas, serta memfasilitasi pengembangan solusi berbasis cloud computing dan kecerdasan buatan (AI) yang lebih efisien. Sektor-sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi juga akan merasakan manfaat signifikan dari 5G, mulai dari tele-edukasi dan tele-medis yang lebih efektif hingga sistem transportasi cerdas dan manajemen kota pintar (smart city) yang terintegrasi.
XLSmart memahami bahwa pembangunan jaringan 5G di negara kepulauan seperti Indonesia menghadirkan tantangan tersendiri, mulai dari ketersediaan spektrum frekuensi yang memadai, investasi kapital yang besar, hingga kompleksitas geografis. Namun, dengan visi yang jelas dan komitmen yang kuat, XLSmart bertekad untuk mengatasi hambatan tersebut demi mewujudkan masa depan digital yang lebih cerah bagi Indonesia. Kehadiran 5G yang menyeluruh ini tidak hanya akan meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga akan menjadi pilar penting dalam agenda transformasi digital nasional, mendorong inovasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan menarik investasi di berbagai sektor.
Langkah "gaspol" XLSmart ini bukan sekadar ekspansi infrastruktur, melainkan investasi pada masa depan Indonesia. Dengan menghadirkan 5G ke 88 kota, XLSmart tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri telekomunikasi, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mempercepat inklusi digital dan memajukan daya saing bangsa di era global. Ke depan, XLSmart akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan teknologi terbaru, memastikan bahwa Indonesia tetap berada di garis depan revolusi digital global.

