0

9 Tahun Penantian, Istri Rifky Alhabsy Hamil Anak Pertama Lewat Bayi Tabung

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Pasangan selebritas yang tengah diliputi kebahagiaan, Yulia Rahmayani dan Rifky Alhabsyi, akhirnya mengumumkan kabar gembira setelah penantian panjang selama sembilan tahun. Yulia Rahmayani kini tengah mengandung buah hati pertama mereka, sebuah pencapaian yang diraih melalui program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF). Perjalanan menuju kehamilan ini bukanlah hal yang mudah, melainkan sebuah perjuangan gigih menghadapi infertilitas yang dialami Yulia selama hampir satu dekade.

Perjuangan Yulia Rahmayani dalam menghadapi masalah infertilitas telah melalui berbagai tahapan yang penuh tantangan. Ia diketahui mengalami beberapa kendala pada saluran reproduksinya, yang bahkan mengharuskannya menjalani prosedur medis yang cukup signifikan, yaitu salpingektomi, atau pemotongan kedua tuba falopi. Kondisi ini secara medis menutup kemungkinan bagi Yulia untuk dapat hamil secara alami maupun melalui metode inseminasi buatan. Menyadari kompleksitas kondisi istrinya, Rifky Alhabsyi dengan penuh kasih memberikan izin dan dukungan penuh agar Yulia dapat menjalani program bayi tabung (IVF), sebuah pilihan yang diharapkan dapat membuka jalan bagi mereka untuk memiliki keturunan.

Proses menjalani program bayi tabung atau IVF diakui oleh Yulia dan Rifky memerlukan persiapan yang matang, tidak hanya dari segi fisik tetapi juga mental. Perjalanan ini dipenuhi dengan berbagai macam emosi, mulai dari harapan yang membuncah hingga ketakutan akan kekecewaan yang mungkin kembali menghampiri. Namun, berkat dukungan yang tak ternilai dari keluarga tercinta serta tim medis yang profesional dan penuh dedikasi, mereka mampu menguatkan diri dan menjalani setiap tahapan proses hingga akhirnya membuahkan hasil yang sangat diharapkan.

"Sudah sembilan tahun kami menunggu. Rasanya campur aduk, antara takut berharap dan tidak ingin kecewa lagi," ungkap Yulia Rahmayani dengan nada haru saat ditemui di Smart Fertility Clinic Evasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada hari kemarin. Ia melanjutkan, "Namun, saya bersyukur sekali akhirnya bisa mendapatkan kabar baik ini. Terima kasih untuk dokter dan seluruh tim Smart Fertility Clinic yang selalu mendampingi saya." Kebahagiaan Yulia terpancar jelas, ia datang didampingi oleh sang suami tercinta, Rifky Alhabsy, yang senantiasa memberikan dukungan moral.

Pasangan selebritas ini memilih Smart Fertility Clinic di Jakarta sebagai tempat mereka mempercayakan program kehamilan mereka. Di sana, mereka mendapatkan penanganan medis yang komprehensif dari para ahli terkemuka. Yulia dan Rifky ditangani langsung oleh dr. Darma Syanty, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang sangat berpengalaman, serta dr. Laura Leandra Setiawan, CEO dari Smart Fertility Clinic. Kehadiran dan keahlian mereka menjadi pilar penting dalam perjalanan kehamilan ini.

Rangkaian prosedur medis yang dijalani Yulia Rahmayani dimulai dengan Ovum Pick Up (OPU) yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2025. Tahap ini merupakan pengambilan sel telur dari ovarium Yulia. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan Frozen Embryo Transfer (FET), yang dilaksanakan pada tanggal 12 September 2025. Dalam prosedur FET, embrio yang telah dibekukan sebelumnya ditanamkan ke dalam rahim Yulia. Dua minggu setelah transfer embrio, kebahagiaan mereka semakin berlipat ganda ketika kantong kehamilan, yang merupakan tanda awal perkembangan kehidupan janin, berhasil terlihat melalui pemeriksaan ultrasonografi.

Dr. Darma Syanty, sebagai salah satu dokter yang menangani, memberikan penjelasan medis mengenai keberhasilan kehamilan ini. Beliau menyatakan, "Pada pasien dengan riwayat hidrosalping dan kedua tuba yang sudah tidak dapat berfungsi, IVF merupakan pilihan yang paling tepat. Dengan pemilihan protokol yang sesuai, kualitas embrio yang baik, serta kondisi rahim yang optimal saat FET, kehamilan tetap dapat dicapai." Pernyataan ini menegaskan bahwa meskipun menghadapi tantangan medis yang signifikan, dengan intervensi yang tepat, kehamilan tetap menjadi sebuah kemungkinan yang sangat realistis.

Lebih lanjut, dr. Laura Leandra Setiawan, CEO Smart Fertility Clinic, menekankan pentingnya kerja tim dalam setiap keberhasilan yang dicapai oleh pasien. Beliau menyampaikan, "Setiap keberhasilan yang diperoleh pasien merupakan hasil kerja kolaboratif antara dokter, perawat, embriolog, serta seluruh tim pendukung." Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan program bayi tabung bukan hanya bergantung pada teknologi medis, tetapi juga pada sinergi dan kolaborasi yang solid dari seluruh elemen di klinik.

Dr. Laura menambahkan, "Kami memahami perjalanan untuk memiliki buah hati bukanlah perjalanan yang mudah bagi banyak pasangan. Smart Fertility Clinic hadir tidak hanya dengan teknologi dan layanan medis terkini, tetapi juga dengan pendampingan dan empati." Pernyataan ini mencerminkan komitmen klinik untuk memberikan dukungan yang menyeluruh, tidak hanya secara medis tetapi juga emosional, kepada setiap pasangan yang berjuang untuk mendapatkan keturunan. Kehadiran klinik dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati menjadi nilai tambah yang sangat berarti bagi para pasien yang sedang menjalani proses yang penuh harapan dan terkadang penuh kecemasan ini.

Kisah Yulia Rahmayani dan Rifky Alhabsyi menjadi bukti nyata bahwa dengan kegigihan, dukungan yang kuat, serta kemajuan teknologi medis, impian untuk memiliki buah hati dapat terwujud, bahkan setelah menanti bertahun-tahun dan menghadapi berbagai rintangan kesehatan. Perjalanan mereka memberikan harapan dan inspirasi bagi banyak pasangan lain yang juga tengah berjuang dalam program kehamilan.