0

Salah Akan Bertahan di Liverpool, Asal Slot Pergi Lebih Dulu

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Spekulasi mengenai masa depan Mohamed Salah di Liverpool semakin memanas, dengan munculnya klaim bahwa sang bintang Mesir bisa saja memperpanjang masa baktinya di Anfield, namun dengan satu syarat krusial: Arne Slot harus terlebih dahulu meninggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala. Hubungan antara Salah dan Slot dilaporkan mengalami keretakan, memicu berbagai rumor yang mengaitkan Salah dengan kepindahan ke klub Arab Saudi.

Performa Liverpool di bawah komando Arne Slot musim ini memang belum sesuai harapan. Tim asal Merseyside itu saat ini tertahan di posisi keenam klasemen Liga Inggris dengan koleksi 35 poin, sebuah catatan yang jauh dari ekspektasi penggemar The Reds. Tujuh kekalahan di liga domestik, termasuk kekalahan mengejutkan 2-3 dari Bournemouth di pertandingan teranyar, semakin mempertebal keraguan akan prospek tim di bawah kepemimpinan Slot. Ketidakpuasan ini tampaknya merembet hingga ke ruang ganti, dan Mohamed Salah, sebagai salah satu pemain kunci, disebut-sebut menjadi salah satu yang paling merasakan dampaknya.

Danny Murphy, mantan pemain Liverpool, menyuarakan pandangannya mengenai situasi ini. Ia meyakini bahwa potensi Salah untuk tetap bertahan di Anfield pada bursa transfer musim panas mendatang sangat bergantung pada perubahan di kursi kepelatihan. "Apakah ini musim terakhir Mo Salah di Anfield? Menurut saya, ya. Saya tahu kontraknya masih tersisa lebih lama, tetapi melihat apa yang telah terjadi, bagaimana performa tim, dan bagaimana performa dirinya, saya pikir sebagian besar orang akan terkejut jika ia tetap bertahan setahun lagi," ujar Murphy dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh Mirror. Murphy menambahkan, "Satu-satunya pengecualian adalah jika manajer baru datang dan benar-benar ingin membangun tim di sekelilingnya, mencoba memanfaatkannya selama satu tahun lagi, dan melakukan pembicaraan tersebut. Saya tidak mengenal Mo Salah secara pribadi, tetapi mungkin ia akan mendapatkan dorongan baru atau semangat baru dengan manajer yang berbeda."

Pernyataan Murphy ini menggarisbawahi adanya potensi ketidakcocokan antara gaya permainan atau filosofi Slot dengan apa yang diinginkan oleh Salah, atau sebaliknya. Beberapa laporan bahkan menyebutkan bahwa Salah merasa frustrasi karena beberapa kali dicadangkan oleh Slot, sebuah situasi yang jarang dialami oleh pemain sekaliber dan sekelasnya. Hal ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi manajemen Liverpool, yang harus menyeimbangkan antara mempertahankan aset berharga seperti Salah dan mencari solusi untuk performa tim yang stagnan.

Sejak bergabung dengan Liverpool pada tahun 2017, Mohamed Salah telah menjelma menjadi ikon di Anfield. Ia telah mencetak lebih dari 200 gol untuk The Reds di berbagai kompetisi, memecahkan berbagai rekor individu, dan menjadi pilar penting dalam kesuksesan tim meraih gelar Liga Champions dan Liga Primer Inggris. Kontribusinya tidak hanya dalam hal gol, tetapi juga dalam kepemimpinan, determinasi, dan semangat juangnya di lapangan. Kehilangan pemain seperti Salah tentu akan menjadi pukulan telak bagi Liverpool, baik dari segi teknis maupun komersial.

Namun, kontrak Salah di Liverpool masih menyisakan waktu, dan negosiasi perpanjangan kontrak selalu menjadi agenda utama klub. Jika Salah memutuskan untuk pergi, Liverpool akan kehilangan salah satu penyerang terbaik di dunia. Klub-klub dari Liga Arab Saudi, yang memiliki kekuatan finansial besar, telah lama dikaitkan dengan Salah. Mereka berani menawarkan gaji fantastis dan proyek ambisius yang mungkin sulit ditolak oleh pemain mana pun. Kepergian Salah ke Timur Tengah akan menjadi babak baru dalam kariernya, sekaligus menjadi era transisi bagi Liverpool.

Kondisi Liverpool saat ini memang memerlukan evaluasi menyeluruh. Posisi di klasemen yang jauh dari zona Liga Champions musim depan, serta inkonsistensi performa, menunjukkan adanya masalah mendasar yang perlu segera dibenahi. Perubahan di sektor kepelatihan seringkali menjadi langkah awal dalam upaya perbaikan. Jika Arne Slot memang menjadi sumber ketidakpuasan bagi pemain kunci seperti Salah, maka manajemen Liverpool harus berani mengambil keputusan yang tegas.

Potensi kedatangan manajer baru yang memiliki visi berbeda bisa menjadi angin segar bagi Salah. Manajer baru mungkin akan melihat Salah sebagai pemain sentral dalam rencana pembangunan timnya, memberikan kebebasan lebih, atau menyesuaikan taktik untuk memaksimalkan potensi sang pemain. Hubungan yang baik antara pemain bintang dan pelatih adalah kunci utama keberhasilan sebuah tim. Jika hubungan ini retak, sulit untuk mengharapkan performa optimal dari kedua belah pihak.

Peran Danny Murphy sebagai mantan pemain Liverpool memberikan bobot tersendiri pada analisanya. Pengalamannya di lingkungan klub memberikannya pemahaman mendalam tentang dinamika internal dan ekspektasi yang ada. Pernyataannya yang menyebutkan bahwa Salah kemungkinan besar akan hengkang kecuali ada perubahan manajerial yang signifikan, patut menjadi perhatian serius bagi para petinggi Liverpool.

Keputusan akhir tentu ada di tangan manajemen Liverpool dan juga Mohamed Salah sendiri. Namun, jika klaim ini benar, maka masa depan Salah di Anfield sangat bergantung pada apakah Arne Slot akan tetap memegang kendali ataukah ada pergantian tampuk kepemimpinan di kursi pelatih. Bursa transfer musim panas mendatang akan menjadi periode yang sangat menarik untuk diikuti, terutama terkait dengan nasib salah satu bintang terbesar di sepak bola modern ini. Liverpool harus mampu membuat keputusan strategis yang tidak hanya menguntungkan klub dalam jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk masa depan.

Performa Salah musim ini, meskipun di bawah bayang-bayang performa tim secara keseluruhan, masih menunjukkan kualitasnya. Ia tetap menjadi ancaman bagi pertahanan lawan dan seringkali menjadi pemecah kebuntuan. Namun, frustrasi akibat situasi tim dan potensi ketidakcocokan dengan pelatih dapat mempengaruhi motivasi dan performanya.

Peluang Salah untuk mendapatkan "dorongan baru atau semangat baru dengan manajer yang berbeda" seperti yang diungkapkan Murphy, bukanlah hal yang mustahil. Banyak pemain yang mengalami kebangkitan karier setelah berganti pelatih. Jika Liverpool mampu mendatangkan manajer yang tepat, yang memiliki rekam jejak bagus dalam membina hubungan dengan pemain bintang dan mengoptimalkan potensi mereka, maka bukan tidak mungkin Salah akan kembali menemukan performa terbaiknya dan memperpanjang kariernya di Liverpool.

Namun, skenario lain juga sangat mungkin terjadi. Jika Liverpool memutuskan untuk tetap bersama Arne Slot dan Salah tidak melihat adanya prospek yang menjanjikan, maka kepindahan ke klub lain, terutama dari Liga Arab Saudi, menjadi opsi yang paling realistis. Keputusan ini akan menjadi ujian besar bagi Liverpool dalam mengelola aset pemain mereka dan merencanakan masa depan klub di tengah persaingan ketat di kancah sepak bola Eropa. Penantian akan jawaban atas spekulasi ini akan terus berlanjut hingga akhir musim dan bursa transfer musim panas tiba.