BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Fase grup Liga Champions telah rampung, menyisakan drama dan kejutan di setiap pertandingan. Salah satu sorotan utama yang tak bisa dilewatkan adalah persaingan sengit di papan atas daftar pencetak gol terbanyak. Kylian Mbappe, bintang Paris Saint-Germain, secara meyakinkan memimpin klasemen sementara top skor dengan torehan impresif 13 gol. Keunggulannya ini semakin memantapkan posisinya di puncak, menjadikannya pemain yang paling bersinar di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa sejauh ini.
Mbappe berhasil menambah pundi-pundi golnya melalui sepasang gol alias brace ke gawang Benfica dalam laga terakhir fase grup, yang digelar pada Kamis (29/1) dini hari WIB. Meskipun Paris Saint-Germain harus menelan kekalahan tipis 2-4 dari tim asal Portugal tersebut, kontribusi Mbappe tetap menjadi catatan penting. Gol-gol tersebut tidak hanya krusial bagi timnya, tetapi juga semakin mempertegas dominasinya dalam perburuan sepatu emas Liga Champions musim ini. Dengan 13 gol, Mbappe kini memimpin sendirian, meninggalkan para pesaingnya dengan selisih yang cukup signifikan.
Pesaing terdekat Mbappe di daftar top skor adalah Harry Kane, striker tajam milik Bayern Munich. Kane berhasil mengumpulkan delapan gol sejauh ini, terpaut lima gol dari keunggulan Mbappe. Perbedaan lima gol ini memang cukup besar, namun mengingat kualitas dan konsistensi kedua pemain, serta fakta bahwa Liga Champions masih akan berlanjut ke babak gugur, persaingan masih terbuka lebar. Kane, yang dikenal sebagai mesin gol ulung, tentu akan berusaha keras untuk memperkecil jarak tersebut dan memberikan tekanan maksimal kepada Mbappe di fase selanjutnya.
Selain Mbappe dan Kane, beberapa nama lain juga turut meramaikan persaingan top skor. Erling Haaland dari Manchester City menempati posisi ketiga dengan tujuh gol. Penyerang Norwegia ini, meskipun sedikit tertinggal dari dua teratas, tetap menjadi ancaman serius. Haaland memiliki rekam jejak luar biasa dalam mencetak gol di Liga Champions, dan tidak menutup kemungkinan ia akan kembali menemukan ketajamannya di babak gugur.
Di bawah Haaland, terdapat sejumlah pemain yang berhasil mengoleksi enam gol. Nama-nama seperti Anthony Gordon dari Newcastle United, Gabriel Martinelli dari Arsenal, dan Victor Osimhen dari Napoli menunjukkan bahwa talenta-talenta muda dan penyerang kelas dunia lainnya juga turut unjuk gigi di panggung Eropa. Keberadaan mereka menambah variasi dan ketegangan dalam daftar pencetak gol, menunjukkan betapa kompetitifnya Liga Champions musim ini.
Namun, fokus utama saat ini tetap tertuju pada Kylian Mbappe. Dengan 13 gol yang telah dicetaknya, Mbappe tidak hanya memimpin daftar top skor sementara, tetapi juga semakin mendekati rekor legendaris Cristiano Ronaldo. Ronaldo memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions dengan 17 gol. Jarak empat gol dari rekor tersebut bukanlah hal yang mustahil bagi seorang Mbappe, terutama jika Paris Saint-Germain berhasil melaju jauh di babak gugur.
Penting untuk dicatat bahwa dengan selesainya fase grup, perjalanan menuju 16 besar akan semakin menantang. Paris Saint-Germain, seperti halnya tim lainnya, harus melewati babak playoff untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Bagi Mbappe, ini berarti ia akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menambah koleksi golnya. Kecepatan, kelincahan, dan insting mencetak golnya yang luar biasa menjadikannya ancaman konstan bagi pertahanan lawan.
Analisis lebih mendalam terhadap performa Mbappe di fase grup menunjukkan konsistensinya yang luar biasa. Ia tidak hanya mencetak gol dalam jumlah banyak, tetapi juga seringkali menjadi penentu kemenangan bagi timnya. Kemampuannya untuk bermain di berbagai posisi lini serang, baik sebagai penyerang tengah maupun sayap, membuatnya semakin sulit diantisipasi oleh para pemain bertahan lawan. Ditambah lagi, kolaborasinya dengan pemain-pemain bintang lainnya di PSG, seperti Ousmane Dembélé dan Gonçalo Ramos, semakin memperkuat lini serang mereka.
Di sisi lain, Harry Kane juga memiliki kapasitas yang sama untuk terus menekan Mbappe. Sejak bergabung dengan Bayern Munich, Kane langsung membuktikan diri sebagai rekrutan yang tepat. Insting golnya yang tajam, kemampuannya dalam mengolah bola, serta kepemimpinannya di lini depan membuat Bayern Munich menjadi tim yang sangat berbahaya. Pertandingan-pertandingan di babak gugur akan menjadi panggung pembuktian bagi Kane untuk mengejar ketertinggalannya dari Mbappe.
Erling Haaland, meskipun berada di posisi ketiga, juga tidak bisa dianggap remeh. Musim lalu, Haaland memecahkan banyak rekor gol di Liga Champions, dan ia tentu berambisi untuk mengulanginya. Dengan dukungan dari tim sekuat Manchester City, Haaland memiliki semua elemen yang dibutuhkan untuk kembali menjadi salah satu pencetak gol tersubur.
Selain tiga nama teratas, munculnya nama-nama seperti Anthony Gordon, Gabriel Martinelli, dan Victor Osimhen menunjukkan kedalaman bakat di Eropa. Gordon, misalnya, menjadi salah satu bintang kejutan di Newcastle United, menunjukkan performa yang luar biasa di Liga Champions debutnya. Martinelli, dengan kecepatannya yang memukau, telah menjadi andalan di lini serang Arsenal. Sementara itu, Osimhen, dengan kekuatan fisik dan ketajamannya, menjadi tulang punggung serangan Napoli.
Menarik untuk melihat bagaimana persaingan top skor ini akan berkembang di babak gugur. Setiap pertandingan akan menjadi krusial, dan setiap gol akan semakin memperpanas perebutan gelar pencetak gol terbanyak. Faktor kelelahan, cedera, dan performa tim secara keseluruhan akan turut memengaruhi peluang para pemain. Namun, satu hal yang pasti, para penggemar sepak bola akan disajikan dengan tontonan yang mendebarkan dalam perburuan gelar top skor Liga Champions musim ini.
Kylian Mbappe, dengan 13 golnya, telah menempatkan dirinya dalam posisi yang sangat kuat. Namun, perjalanan masih panjang, dan persaingan dengan Harry Kane, Erling Haaland, serta para penyerang tajam lainnya akan terus memanas hingga partai puncak. Rekor Cristiano Ronaldo pun kini berada dalam jangkauan Mbappe, menambah dimensi menarik pada persaingan ini. Siapakah yang akan keluar sebagai raja gol Liga Champions musim ini? Jawabannya akan terungkap seiring berjalannya babak gugur.

