0

Duka Mendalam Didi Riyadi Atas Kepergian Lucky Widja: "Saya Tidak Mau Ucapkan Perpisahan"

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kabar duka menyelimuti dunia musik Tanah Air dengan berpulangnya Lucky Widja, vokalis band Element, pada Minggu (25/1/2026) malam. Berita duka ini sontak menyisakan kesedihan mendalam bagi rekan-rekan musisi dan penggemarnya. Salah satu yang turut berduka adalah Didi Riyadi, drummer Element, yang menyampaikan rasa kehilangan melalui akun Instagram pribadinya. Namun, di tengah kesedihannya, Didi memilih untuk tidak mengucapkan kata perpisahan dalam arti yang sebenarnya, melainkan memaknai kepergian Lucky sebagai sebuah transisi menuju kehidupan abadi.

"Saya tidak mau mengucapkan perpisahan karena ini adalah sebuah perjalanan menuju kehidupan yg abadi walaupun memang tidak mudah menerima kenyataan yg ada," tulis Didi Riyadi, menyiratkan bahwa bagi dirinya, hubungan dengan Lucky tidak akan terputus sepenuhnya. Ia melanjutkan, "selamat jalan y ki doa gw selalu menyertai sesungguhnya kasih sayang dan cinta Tuhan thd manusia akan selalu yg paling tulus dan suci. Allahummaghfirlahu warhamu wa’afihi wafu’anhu. C u in another life brother." Ungkapan ini menunjukkan betapa dalam ikatan persaudaraan yang terjalin antara keduanya, dan keyakinan Didi akan adanya kehidupan setelah kematian.

Lucky Widja Meninggal, Didi Riyadi: Saya Tidak Mau Ucapkan Perpisahan

Berita duka ini pertama kali mencuat pada Selasa (27/1/2026) dan langsung menyebar luas di kalangan publik. Lucky Widja menghembuskan napas terakhirnya di malam hari, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya yang selama ini mengagumi karya-karyanya bersama Element. Jenazah Lucky Widja sendiri telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut pada Senin (26/1/2026), tepat sebelum waktu salat Dzuhur. Pemakaman yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh keluarga dekat dan beberapa rekan musisi yang turut mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.

Kabar meninggalnya Lucky Widja ini menjadi pukulan berat bagi Didi Riyadi, yang saat itu sedang menjalankan ibadah Umrah. Kondisi ini membuatnya tidak dapat hadir secara langsung di pemakaman sahabat sekaligus rekan bandnya. Meskipun terhalang jarak dan waktu, Didi tetap meluapkan rasa dukanya dan memberikan penghormatan terakhirnya melalui pesan yang menyentuh hati di media sosial. Keberadaannya di Tanah Suci Mekkah justru memberinya perspektif yang berbeda dalam memandang kematian, sebagai sebuah perjalanan spiritual yang lebih besar.

Penyebab meninggalnya Lucky Widja sendiri diketahui adalah Tuberkulosis (TB) Ginjal. Penyakit ini merupakan infeksi bakteri yang menyerang ginjal dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan yang serius jika tidak ditangani dengan baik. Berita mengenai penyakit yang diderita Lucky Widja memang tidak banyak terekspos ke publik sebelumnya, sehingga kabar kepergiannya ini menjadi kejutan bagi banyak orang. Dedikasi Lucky Widja terhadap musik dan kehadirannya di kancah musik Indonesia, khususnya bersama Element, telah meninggalkan jejak yang tak terlupakan.

Lucky Widja Meninggal, Didi Riyadi: Saya Tidak Mau Ucapkan Perpisahan

Element sendiri merupakan salah satu grup musik yang cukup populer di era awal 2000-an. Band ini dikenal dengan lagu-lagu hitsnya yang seringkali bertemakan cinta dan kehidupan, berhasil merebut hati para pendengar musik Indonesia. Lucky Widja sebagai vokalis utama, dengan khas suaranya yang merdu dan karismatik, menjadi salah satu daya tarik utama band ini. Kepergiannya tentu saja menjadi kehilangan besar bagi Element dan bagi industri musik Indonesia secara keseluruhan. Para penggemar Element kini harus rela melepas salah satu pilar penting dalam perjalanan musik mereka.

Komentar Didi Riyadi di Instagram menunjukkan kedalaman pertemanannya dengan Lucky Widja. Ungkapan "C u in another life brother" bukan sekadar ucapan perpisahan biasa, melainkan sebuah pernyataan keyakinan akan adanya pertemuan kembali di kehidupan yang berbeda. Hal ini mencerminkan pandangan hidup Didi yang spiritual, di mana kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah fase transisi. Sikap ini patut diapresiasi, menunjukkan bahwa dalam menghadapi kehilangan, ada cara untuk menemukan kekuatan dan kedamaian melalui keyakinan.

Kepergian Lucky Widja juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan dan kesadaran akan berbagai penyakit yang mungkin mengintai. TB Ginjal, seperti penyakit lainnya, membutuhkan perhatian dan penanganan medis yang tepat. Semoga kisah Lucky Widja dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan orang-orang terdekat.

Lucky Widja Meninggal, Didi Riyadi: Saya Tidak Mau Ucapkan Perpisahan

Didi Riyadi, meski tidak bisa hadir secara fisik, menunjukkan dukungannya kepada keluarga Lucky Widja melalui doa dan ungkapan duka yang tulus. Pesan yang ia sampaikan melalui Instagram telah dibagikan oleh banyak akun gosip dan media hiburan, sehingga pesan tersebut tersampaikan kepada khalayak luas. Hal ini menunjukkan betapa berita ini menjadi perhatian publik, dan bagaimana figur publik seperti Didi Riyadi turut serta dalam memberikan sentuhan emosional bagi para penggemar yang juga merasa kehilangan.

Kisah ini juga menyoroti kekuatan media sosial sebagai sarana untuk berbagi kabar, baik suka maupun duka. Instagram, dalam kasus ini, menjadi platform yang efektif bagi Didi Riyadi untuk menyampaikan perasaannya kepada publik dan memberikan penghormatan terakhir kepada Lucky Widja. Dengan begitu banyak orang yang mengikuti akunnya, pesan tersebut dapat tersampaikan dengan cepat dan luas, menyatukan banyak orang dalam kesedihan yang sama.

Kita berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Kepergian Lucky Widja memang menyakitkan, namun kenangan akan karya-karyanya dan semangatnya dalam bermusik akan terus hidup. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan dapat menemukan penghiburan. Doa dari seluruh masyarakat Indonesia menyertai kepergian Lucky Widja, sang vokalis Element yang akan selalu dikenang.

Lucky Widja Meninggal, Didi Riyadi: Saya Tidak Mau Ucapkan Perpisahan

Kehidupan di dunia memang bersifat sementara, dan setiap manusia pasti akan mengalami fase ini. Namun, cara kita menjalani kehidupan dan meninggalkan jejak di dunia inilah yang akan terus dikenang. Lucky Widja telah memberikan kontribusi yang berharga melalui musiknya, dan persahabatannya dengan Didi Riyadi menjadi bukti nyata dari ikatan emosional yang kuat. Ucapan Didi Riyadi yang tidak ingin mengucapkan perpisahan menunjukkan bahwa bagi dirinya, Lucky akan selalu ada dalam ingatannya, dan hubungan mereka akan terus berlanjut dalam dimensi yang berbeda.

Sebagai penutup, berita ini memberikan pelajaran berharga tentang arti persahabatan, penerimaan terhadap takdir, dan kekuatan spiritual dalam menghadapi kehilangan. Kepergian Lucky Widja adalah sebuah tragedi, namun cara Didi Riyadi meresponsnya memberikan perspektif baru tentang bagaimana kita dapat melihat kematian. "C u in another life brother" adalah kalimat yang penuh makna, menunjukkan harapan akan adanya pertemuan kembali dan cinta abadi yang melampaui batas-batas kehidupan duniawi.