0

Ayah Lula Lahfah Buka Suara soal Kabar Teriakan Lula Sebelum Meninggal: "Beneran Aku Nggak Tahu, Itu Mungkin yang Membantu Dia"

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – M Feroz, ayah dari almarhumah Lula Lahfah, akhirnya angkat bicara mengenai kabar duka yang menyelimuti keluarganya. Dalam pernyataannya, M Feroz mengaku belum memiliki gambaran utuh mengenai kronologi pasti meninggalnya sang putri. Informasi yang ia terima sejauh ini bersifat awal dan berasal dari pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penemuan jenazah Lula. Ia secara spesifik menanggapi isu mengenai adanya teriakan yang disebut-sebut didengar oleh saksi mata di apartemen tempat Lula tinggal sebelum ia ditemukan meninggal dunia.

M Feroz menyatakan dengan tegas bahwa detail mengenai teriakan tersebut berada di luar pengetahuannya. "Beneran aku nggak tahu. (Teriakan) itu kan mungkin yang membantu dia itu ya," ungkapnya dengan nada yang menunjukkan ketidakpastian namun juga rasa kehilangan. Ia menjelaskan bahwa saat Lula ditemukan, pintu apartemennya dibuka oleh seorang asisten rumah tangga (ART) bersama dengan pihak manajemen apartemen. Keberadaan asisten pribadi Lula di lokasi kejadian juga dikonfirmasi, dan ia yang disebut-sebut mendengar teriakan dari ART tersebut. "Cuma pembantu sama manajemen apartemen aja yang buka pintu. Asisten dia juga ada pas di situ dengar teriakan pembantu itu. Jadi kaget semua lah," tutur M Feroz, menggambarkan keterkejutan yang melanda semua orang di sana.

Lebih lanjut, M Feroz membeberkan bahwa putrinya ditemukan pada sekitar pukul 18.00 WIB. "Jam 6 sore kalau nggak salah ya," ujarnya singkat, menyiratkan bahwa ingatan detail mengenai waktu tersebut tidak sepenuhnya tajam di tengah duka yang mendalam. Mengenai perkembangan terkini dari investigasi atau penyelidikan yang mungkin dilakukan oleh pihak berwenang, M Feroz mengaku belum menerima informasi lanjutan. "Belum, cuma yang pertama aja itu (soal sakit)," katanya, merujuk pada informasi awal yang menyebutkan Lula meninggal karena sakit. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa hingga saat itu, belum ada kesimpulan resmi yang disampaikan oleh pihak kepolisian atau otoritas terkait mengenai penyebab kematian Lula.

M Feroz juga menyinggung kabar mengenai rencana pelaporan yang akan dilakukan oleh Bravy dan Greta Irene, yang dikenal sebagai rekan dari YouTuber Arap. Pelaporan ini disebut-sebut berkaitan dengan isu-isu miring yang menyeret nama Lula Lahfah. Namun, M Feroz menegaskan bahwa ia tidak mengetahui detail mengenai rencana pelaporan tersebut. "Saya nggak tahu masalah lapor-melapor, ada klarifikasi saya nggak tahu. Saya tahunya beritanya yang awal saja. Karena dia orang lama Lula ya, sahabatnya itu, saya tahunya dia sama Lula (dekat). Jadi kita percaya aja. Itu saja yang kita tahu," pungkasnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa fokus utama M Feroz adalah pada kesedihan dan duka atas kepergian putrinya, serta keterbatasannya dalam mengikuti perkembangan isu-isu di luar lingkaran keluarga dan informasi yang langsung diterimanya. Ia tampaknya memilih untuk tidak terlalu jauh terlibat dalam drama atau perseteruan yang mungkin timbul pasca kepergian Lula.

Kepergian Lula Lahfah, seorang figur publik yang dikenal di kalangan anak muda, tentu saja menyisakan banyak pertanyaan dan spekulasi. Latar belakangnya sebagai kreator konten dan hubungannya dengan figur publik lain seperti Arap membuatnya menjadi sorotan media dan publik. Berbagai isu dan kabar angin beredar, termasuk dugaan perselisihan atau masalah pribadi yang mungkin menjadi penyebab di balik kepergiannya. Dalam situasi seperti ini, peran keluarga, khususnya orang tua, menjadi sangat krusial dalam memberikan klarifikasi dan penegasan. M Feroz, sebagai ayah, berusaha memberikan keterangan sejelas mungkin dalam batas pengetahuannya, sembari tetap menjaga privasi dan kehormatan almarhumah putrinya.

Penting untuk dicatat bahwa dalam masa berkabung yang mendalam, keluarga seringkali membutuhkan ruang dan waktu untuk memproses kehilangan. Keterbatasan informasi yang disampaikan oleh M Feroz bisa jadi merupakan cerminan dari kondisi emosionalnya yang masih berduka, atau memang karena ia belum sepenuhnya mendapatkan gambaran yang komprehensif dari pihak berwenang atau saksi mata. Pernyataannya mengenai teriakan yang didengar sebagai suara "yang membantu dia" bisa diartikan sebagai upaya untuk mencari penjelasan yang paling positif dalam situasi yang membingungkan dan menyakitkan. Ia seolah mencoba mencari sisi lain dari teriakan tersebut, mungkin teriakan kepanikan atau usaha pertolongan, bukan teriakan yang mengindikasikan kekerasan atau hal negatif lainnya.

Selain itu, M Feroz juga menyinggung soal asisten Lula yang berada di lokasi dan mendengar teriakan pembantu. Hal ini memberikan gambaran bahwa ada beberapa orang di apartemen saat kejadian tersebut, dan mereka semua terkejut. Keterkejutan ini bisa jadi berasal dari berbagai sebab, termasuk menemukan Lula dalam kondisi yang tidak baik, atau mendengar teriakan yang tidak biasa. Detail seperti ini, meskipun kecil, dapat menjadi petunjuk penting bagi penyelidikan jika memang diperlukan. Namun, M Feroz menegaskan bahwa ia belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai hal ini.

Mengenai isu pelaporan oleh Bravy dan Greta Irene, M Feroz tampaknya memilih untuk tidak terlalu terlibat. Ini bisa jadi karena ia ingin fokus pada urusan keluarga dan pemakaman, atau karena ia memang tidak mengetahui seluk-beluk hubungan Lula dengan orang-orang tersebut. Pernyataannya bahwa ia hanya tahu Lula dekat dengan mereka dan "percaya saja" menunjukkan sikapnya yang cenderung memegang teguh kepercayaan pada orang-orang terdekat putrinya, namun juga menunjukkan keterbatasannya dalam memahami dinamika pertemanan atau perseteruan di dunia maya. Ia tidak ingin menambah beban dengan terlibat dalam potensi konflik yang mungkin timbul dari isu-isu tersebut.

Konteks berita ini sangat penting untuk dipahami. Lula Lahfah, meskipun relatif muda, telah membangun persona publik yang cukup kuat. Kematiannya yang mendadak dan isu-isu yang menyertainya tentu saja memicu perhatian publik. Dalam situasi seperti ini, klarifikasi dari keluarga menjadi sangat berharga. Pernyataan M Feroz, meskipun terbatas, memberikan sedikit gambaran dari sudut pandang orang tua yang kehilangan. Ia menunjukkan sisi kemanusiaan dan kesedihan yang mendalam, serta upayanya untuk tetap tenang dan memberikan informasi yang ia miliki.

Penting juga untuk diingat bahwa isu miring yang menyeret nama Lula Lahfah, seperti yang disinggung dalam berita mengenai rencana pelaporan, bisa jadi merupakan persoalan yang kompleks dan melibatkan banyak pihak. Jika memang ada isu yang bersifat pencemaran nama baik atau fitnah, maka pelaporan oleh pihak yang merasa dirugikan adalah hal yang wajar. Namun, dalam konteks ini, M Feroz tampaknya memilih untuk tidak ikut campur terlalu jauh, mungkin karena ia merasa tidak memiliki cukup informasi atau karena ia ingin menghormati keinginan putrinya yang telah tiada. Ia lebih memilih untuk percaya pada orang-orang yang ia kenal dekat dengan Lula.

Secara keseluruhan, pernyataan M Feroz memberikan gambaran tentang kesedihan mendalam seorang ayah atas kehilangan putrinya. Ia mengungkapkan keterbatasannya dalam mengetahui detail kronologis kejadian, namun memberikan informasi penting mengenai siapa saja yang berada di lokasi saat Lula ditemukan. Ia juga menunjukkan sikap bijak dengan tidak terlalu terlibat dalam isu-isu sensitif yang berkembang, serta membiarkan pihak-pihak terkait untuk menanganinya. Berita ini, meskipun singkat, memberikan dimensi emosional yang kuat pada peristiwa duka yang sedang dialami oleh keluarga Lula Lahfah, serta menggarisbawahi tantangan yang dihadapi oleh keluarga figur publik saat menghadapi kehilangan dan spekulasi publik.