0

Ratusan Atlet Ramaikan Kejuaraan Muay Thai Terbuka di Jakut: Ajang Pembinaan Prestasi dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kejuaraan Open Muay Thai tingkat kota di Jakarta Utara baru saja usai digelar, menampilkan semangat juang ratusan atlet yang berlomba untuk meraih predikat terbaik. Event yang diselenggarakan oleh Pengurus Kota (Pengkot) Muay Thai Jakarta Utara di bawah kepemimpinan Urip Soeprianto ini, bertempat di Gelanggang Remaja Jakarta Utara pada Minggu, 25 Januari 2026. Dengan tajuk Northern Jakarta Muay Thai Fight (NJMF), kejuaraan perdana di wilayah Jakarta Utara ini berhasil menarik perhatian lebih dari 100 atlet dan ofisial dari berbagai sasana, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap olahraga beladiri ini. Keberhasilan NJMF tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak, termasuk Ketua Pengurus Provinsi Muay Thai DKI Jakarta, Sylviana Murni; Wakil Ketua KONI Provinsi DKI Jakarta, Alwin Rahadian; Wakil Ketua KONI Jakarta Utara, Menah Riston Pangaribuan; perwakilan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudinpora) Jakarta Utara; serta unsur Polres Jakarta Utara.

Urip Soeprianto, selaku ketua penyelenggara, menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian integral dari upaya serius dalam pembinaan atlet di tingkat kota. "Event yang pertama kali kami gelar ini menjadi wadah bagi atlet-atlet Muay Thai Jakarta Utara untuk meningkatkan jam tanding dan bersiap menuju level nasional, baik Kejurnas, PON, maupun event nasional lainnya," ujar Urip dalam rilisnya kepada detikSport. Pernyataan ini menegaskan komitmen Pengkot Muay Thai Jakarta Utara untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang kuat, mulai dari akar rumput hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Kejuaraan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi sebuah batu loncatan strategis bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan, mental, dan pengalaman bertanding mereka. Dengan adanya wadah seperti NJMF, para atlet memiliki kesempatan emas untuk mengukur sejauh mana perkembangan mereka dan mendapatkan evaluasi yang berharga dari para pelatih dan juri.

Sylviana Murni, Ketua Pengprov Muay Thai DKI Jakarta, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pengkot Jakarta Utara yang berani memulai sebuah kompetisi terbuka di tingkat kota. "Kejuaraan seperti ini sangat penting dalam sistem pembinaan berjenjang. Dari event-event daerah inilah lahir atlet-atlet berprestasi yang kelak memperkuat DKI Jakarta di level nasional maupun internasional," kata Sylviana. Pandangannya ini menyoroti pentingnya fondasi yang kuat di tingkat daerah untuk membangun kekuatan olahraga di tingkat provinsi dan nasional. Sylviana menekankan bahwa pembinaan atlet yang efektif harus dimulai dari kompetisi yang teratur dan terstruktur di semua tingkatan. NJMF menjadi contoh nyata bagaimana sebuah inisiatif lokal dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pengembangan olahraga secara keseluruhan. Ia juga berharap agar kejuaraan serupa dapat terus diadakan dan menjadi agenda rutin, menciptakan siklus positif dalam regenerasi atlet berprestasi.

Menah Riston Pangaribuan, Wakil Ketua KONI Jakarta Utara, turut menyambut baik NJMF dan menilai bahwa kejuaraan ini sejalan dengan semangat peningkatan prestasi olahraga melalui kompetisi yang rutin. "KONI mendorong cabang olahraga untuk aktif menggelar kejuaraan. Tanpa kompetisi, sulit mengukur hasil pembinaan. Muay Thai Jakarta Utara sudah berada di jalur yang tepat," ujarnya. Dukungan dari KONI ini memberikan legitimasi dan semangat tambahan bagi Pengkot Muay Thai Jakarta Utara untuk terus berinovasi. Menah Pangaribuan secara implisit menyampaikan bahwa keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari jumlah atlet yang berlatih, tetapi juga dari seberapa efektif mereka mampu bersaing dan menunjukkan performa terbaiknya dalam berbagai ajang kompetisi. NJMF menjadi bukti konkret bahwa Muay Thai di Jakarta Utara sedang bergerak ke arah yang benar, dengan fokus pada pengembangan talenta melalui kompetisi yang sehat dan kompetitif.

Perwakilan Sudinpora Jakarta Utara turut menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan olahraga prestasi. "Kami mendukung penuh kegiatan positif seperti ini karena tidak hanya membina prestasi, tetapi juga membangun karakter dan disiplin generasi muda Jakarta Utara," tuturnya. Pernyataan ini menggarisbawahi peran ganda olahraga dalam pembangunan, yaitu tidak hanya menciptakan atlet yang unggul secara teknis, tetapi juga membentuk individu yang berkarakter kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. Dukungan dari pemerintah daerah ini sangat krusial, tidak hanya dalam bentuk fasilitas atau perizinan, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi terhadap upaya-upaya yang dilakukan untuk memajukan olahraga dan mengembangkan potensi generasi muda. Sudinpora melihat NJMF sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Jakarta Utara.

Melalui penyelenggaraan NJMF, Pengkot Muaythai Jakarta Utara berharap kejuaraan serupa dapat digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari kalender pembinaan atlet daerah. Harapan ini menunjukkan visi jangka panjang dari Pengkot Muay Thai Jakarta Utara. Mereka tidak ingin NJMF hanya menjadi sebuah acara satu kali, melainkan sebuah tradisi yang terus hidup dan berkembang. Dengan menjadikannya bagian dari kalender pembinaan, diharapkan para atlet memiliki target yang jelas dan dapat mempersiapkan diri secara matang untuk setiap edisi kejuaraan. Keberlanjutan ini akan menciptakan momentum yang positif, mendorong lebih banyak atlet untuk bergabung, dan meningkatkan standar kompetisi dari tahun ke tahun. Pengkot Muay Thai Jakarta Utara menyadari bahwa konsistensi adalah kunci dalam pembinaan olahraga yang efektif.

Lebih jauh, kejuaraan ini menjadi platform bagi para atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding yang berharga. Di dunia Muay Thai, jam terbang dan pengalaman menghadapi lawan yang berbeda adalah guru terbaik. NJMF memberikan kesempatan bagi para atlet, baik yang baru merintis maupun yang sudah berpengalaman, untuk menguji kemampuan mereka di bawah tekanan pertandingan yang sesungguhnya. Mereka belajar strategi baru, adaptasi cepat, dan pengelolaan emosi. Para pelatih juga dapat memanfaatkan momen ini untuk mengevaluasi kelemahan dan kekuatan atlet mereka, serta menyusun program latihan yang lebih terarah untuk menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Selain aspek teknis dan taktis, NJMF juga menekankan pentingnya sportivitas dan nilai-nilai luhur dalam olahraga. Para atlet diajarkan untuk menghormati lawan, menghargai keputusan wasit, dan bertanding dengan menjunjung tinggi fair play. Semangat sportivitas ini tidak hanya penting di dalam ring, tetapi juga merupakan modal berharga untuk kehidupan sehari-hari. Karakter yang terbentuk melalui disiplin latihan, ketekunan, dan sikap menghargai dalam kompetisi akan membentuk generasi muda yang tangguh dan bertanggung jawab.

Dampak positif dari penyelenggaraan NJMF tidak hanya dirasakan oleh para atlet dan pelatih, tetapi juga oleh masyarakat luas. Kejuaraan ini turut mempromosikan olahraga Muay Thai sebagai cabang olahraga yang menarik dan dinamis, serta dapat menjadi hiburan sehat bagi masyarakat. Kehadiran pejabat publik dan tokoh olahraga dalam acara tersebut juga menunjukkan sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam memajukan dunia olahraga di Jakarta Utara. Antusiasme yang ditunjukkan oleh ratusan atlet dan dukungan dari berbagai pihak menjadi modal berharga bagi perkembangan Muay Thai di Jakarta Utara.

Dengan penyelenggaraan Northern Jakarta Muay Thai Fight (NJMF), Pengkot Muay Thai Jakarta Utara telah menunjukkan komitmen nyata dalam upaya pembinaan atlet dan pengembangan olahraga beladiri Muay Thai. Kejuaraan ini bukan hanya tentang memperebutkan medali, tetapi lebih dari itu, ia adalah tentang menciptakan generasi atlet yang berprestasi, berkarakter, dan siap mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. Diharapkan, semangat yang sama akan terus berlanjut, menjadikan NJMF sebagai ajang tahunan yang prestisius dan menjadi barometer keberhasilan pembinaan Muay Thai di Jakarta Utara.

(mrp/ran)