0

Sambut 2026, Honor of Kings Hadirkan Hero, Skin, dan Mode Baru.

Share

Tahun 2026 baru saja dimulai, dan kancah game mobile MOBA sudah digemparkan oleh serangkaian pengumuman besar dari Honor of Kings. Game yang telah meraih popularitas global ini menunjukkan keseriusannya untuk terus memanjakan para pemainnya dengan konten segar dan kompetisi sengit. Dimulai dari perkenalan hero baru yang misterius, peluncuran skin eksklusif dengan sentuhan budaya, mode permainan inovatif, hingga turnamen esports akbar, Honor of Kings siap mendominasi perhatian penggemar game di seluruh dunia sepanjang tahun ini. Para pemain disuguhkan dengan janji pengalaman bermain yang lebih kaya, lebih strategis, dan tentu saja, lebih kompetitif.

Pada tanggal 22 Januari 2026, para pemain Honor of Kings di seluruh dunia, khususnya mereka yang menggemari peran mid-lane, dikejutkan dengan kehadiran hero baru bernama Haya. Haya diperkenalkan sebagai seorang mage atau assassin dengan kemampuan unik yang akan membawa dinamika baru ke dalam strategi permainan. Dengan penampilan yang elegan namun mematikan, Haya dirancang untuk menjadi kekuatan dominan di jalur tengah, mampu mengontrol area, memberikan burst damage yang signifikan, atau bahkan melakukan pick-off terhadap musuh yang lengah. Kehadirannya diharapkan akan menggeser meta yang ada dan membuka berbagai komposisi tim baru yang menarik.

Model akuisisi Haya juga dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi para pemain. Karakter ini dapat diperoleh melalui pembelian langsung seharga 588 token, mata uang premium dalam game, atau dengan menukarkan 13.888 Starstones, mata uang yang bisa didapatkan melalui bermain game. Namun, sebagai bentuk apresiasi kepada komunitas, Honor of Kings memberikan penawaran khusus selama tujuh hari pertama kemunculan Haya. Dalam periode ini, para pemain dapat memboyong Haya hanya dengan 294 token, sebuah diskon substansial yang memungkinkan lebih banyak pemain untuk segera mencoba hero baru ini dan menguasai kemampuannya. Ini adalah strategi yang cerdas untuk mendorong adopsi hero baru secara cepat di kalangan pemain.

Haya dibekali dengan satu skill pasif yang disebut Moon’s Farewell, serta tiga skill aktif yang menjanjikan kombinasi mematikan. Sebagai skill pasif, Moon’s Farewell kemungkinan besar akan memberikan bonus atau efek berkelanjutan yang sangat penting dalam pertarungan, seperti peningkatan damage setelah melakukan beberapa serangan dasar, regenerasi mana yang lebih cepat, atau bonus kecepatan gerak setelah menggunakan skill. Skill pasif seringkali menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi hero, dan Moon’s Farewell diprediksi akan menjadi elemen krusial dalam gaya bermain Haya, memungkinkan dia untuk terus memberikan tekanan di lane atau dalam team fight.

Untuk skill aktif pertamanya, Haya memiliki Crescent Wave. Berdasarkan namanya, Crescent Wave bisa diinterpretasikan sebagai serangan proyektil berbentuk gelombang sabit yang dilemparkan ke arah musuh. Skill ini kemungkinan besar memiliki jangkauan yang cukup jauh dan mampu mengenai beberapa target sekaligus dalam garis lurus, menjadikannya alat yang efektif untuk clear wave minion, mengpoke musuh dari jarak aman, atau bahkan memulai engage. Kemampuan untuk mengontrol area atau memberikan damage area dari jarak jauh akan sangat berharga bagi seorang mid-laner seperti Haya.

Skill aktif kedua Haya adalah Wayward Raysm. Skill ini mungkin merupakan kemampuan yang melibatkan pergerakan cepat atau efek area yang lebih kompleks. Wayward Raysm bisa berupa sebuah dash pendek yang memungkinkan Haya untuk berpindah posisi secara instan, menghindari serangan musuh, atau mendekati target. Selain mobilitas, skill ini mungkin juga memiliki efek tambahan seperti memberikan slow kepada musuh yang dilewati, atau menandai musuh untuk serangan berikutnya, membuka peluang untuk kombo skill yang mematikan. Fleksibilitas ini akan membuat Haya sulit ditangkap dan menjadi ancaman yang konstan di medan perang.

Terakhir, skill aktif ketiga dan kemungkinan besar merupakan ultimate Haya adalah Moonscape Mirage. Sebagai skill pamungkas, Moonscape Mirage biasanya menjadi penentu karakter hero dan memiliki dampak terbesar dalam team fight. Skill ini bisa berupa ledakan damage area yang sangat besar, kemampuan crowd control massal yang mengunci beberapa musuh, atau bahkan kemampuan untuk menjadi untargetable atau invulnerable untuk beberapa saat sambil memberikan damage. Dengan nama "Mirage", ada kemungkinan skill ini melibatkan ilusi atau efek yang membingungkan musuh, menciptakan peluang bagi Haya untuk menghancurkan barisan musuh atau melarikan diri dari situasi berbahaya. Kombinasi skill Haya menjanjikan permainan yang dinamis dan membutuhkan skill-shot yang presisi serta pengambilan keputusan yang cepat.

Tak kalah menarik, pada tanggal 29 Januari 2026, Honor of Kings menghadirkan koleksi skin premium untuk salah satu hero paling ikonik dan populer, Wukong, dengan nama "Wukong Anoman". Wukong, sang Raja Kera, adalah hero yang dicintai karena kelincahan, burst damage tinggi, dan kemampuannya untuk mengelabui musuh. Dengan skin baru ini, Wukong tidak hanya akan tampil berbeda secara visual, tetapi kemungkinan juga akan mendapatkan efek skill yang diperbarui, animasi unik, dan mungkin juga voice line khusus yang semakin memperkaya pengalaman bermain.

Nama "Anoman" sendiri sangat kental dengan mitologi dan kebudayaan Asia Tenggara, khususnya Indonesia, merujuk pada kera putih perkasa dari epos Ramayana. Penamaan ini menunjukkan upaya Honor of Kings untuk merangkul dan mengintegrasikan elemen budaya lokal ke dalam konten global mereka, menciptakan koneksi yang lebih dalam dengan basis pemain di wilayah tersebut. Skin Wukong Anoman diprediksi akan menampilkan detail desain yang terinspirasi dari seni dan arsitektur tradisional, dengan sentuhan warna keemasan, ukiran-ukiran khas, dan mungkin efek partikel yang megah, mengubah penampilan Wukong menjadi sosok pahlawan mitologi yang sesungguhnya.

Sistem akuisisi skin ini juga dibuat unik dan menarik melalui mekanisme penawaran. Pemain berkesempatan mendapatkan skin Wukong Anoman dengan harga terendah melalui sistem penawaran. Ini berarti pemain dapat mengajukan tawaran harga dan bersaing dengan pemain lain untuk mendapatkan skin tersebut. Namun, ada mekanisme menarik lainnya: apabila kosmetik yang dimaksud dibeli sebelum mencapai harga terendah yang ditentukan, sisa kesempatan menawar akan dikembalikan kepada pemain dalam bentuk voucher token. Sistem ini menciptakan sensasi lelang mini di dalam game, mendorong interaksi dan strategi dari para pemain untuk mendapatkan skin impian mereka dengan harga terbaik. Ini juga memastikan bahwa pemain yang kurang beruntung dalam penawaran masih mendapatkan kompensasi, menjadikan proses akuisisi lebih adil dan menyenangkan.

Bersamaan dengan rilisnya Haya, Honor of Kings juga memperkenalkan mode gameplay baru yang inovatif bernama Spriteling Troop. Mode ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari pertarungan MOBA klasik, mendorong kerja sama tim dan strategi objektif yang lebih mendalam. Di mode Spriteling Troop, pemain dapat memilih bendera negara mereka sendiri untuk ditanam di lokasi-lokasi strategis di jurang. Proses menanam bendera ini bukan sekadar simbolis, melainkan memiliki fungsi taktis yang krusial dalam permainan.

Ketika Spriteling menempatkan bendera tim, sebuah zona melingkar akan terbentuk di sekitarnya. Zona ini memiliki kemampuan untuk memberikan perisai kepada sekutu di sekitarnya selama lima detik. Perisai ini sangat penting untuk melindungi tim dari damage musuh, memungkinkan mereka untuk bertahan dalam team fight atau mengamankan objektif. Namun, detail paling menarik dari mode ini adalah efek yang bisa dirasakan tergantung pada jumlah anggota tim yang berada di dalam zona perisai tersebut. Misalnya, jika hanya ada satu anggota tim di dalam zona, ia mungkin mendapatkan regenerasi HP atau mana yang kecil. Dengan dua anggota, mungkin ada bonus kecepatan gerak. Tiga anggota bisa mendapatkan peningkatan damage serangan, dan jika empat atau lima anggota tim berkumpul di dalam zona, efeknya bisa sangat kuat, seperti perisai yang lebih tebal, kekebalan terhadap crowd control, atau bahkan pengurangan cooldown skill.

Mode Spriteling Troop ini jelas mendorong kerja sama tim yang lebih intens dan penempatan posisi yang cerdas. Pemain harus berkoordinasi untuk menanam bendera di waktu dan lokasi yang tepat, serta memastikan bahwa anggota tim berada dalam jangkauan zona untuk mendapatkan efek maksimal. Ini bukan sekadar adu mekanik, tetapi juga adu strategi dan koordinasi tim. Mode ini diharapkan akan memberikan variasi yang menyegarkan bagi para pemain yang mencari pengalaman MOBA yang lebih dinamis dan berbasis objektif.

Puncak dari rangkaian perayaan awal tahun 2026 ini adalah gelaran kompetisi esports bergengsi Honor of Kings International Series 4 (KIS4). Esports telah menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan game mobile modern, dan Honor of Kings tidak ketinggalan dalam membangun ekosistem kompetitif yang kuat. Turnamen KIS4 akan berlangsung di GBK Basketball Hall, Jakarta, Indonesia, dari tanggal 31 Januari hingga 8 Februari 2026. Pemilihan Jakarta sebagai tuan rumah menunjukkan pengakuan Honor of Kings terhadap besarnya komunitas gaming dan potensi esports di Indonesia. GBK Basketball Hall, sebagai salah satu arena olahraga ikonik di Indonesia, akan menyediakan panggung yang megah untuk ajang internasional ini.

Ajang bergengsi ini siap menyuguhkan persaingan sengit dari delapan tim elit yang berasal dari berbagai penjuru dunia. Tim-tim ini kemungkinan besar merupakan juara dari liga regional atau kualifikasi yang ketat, mewakili wilayah seperti Asia Tenggara, Tiongkok, Amerika Latin, Eropa, dan MENA. Mereka akan beradu strategi, mekanik, dan kerja sama tim untuk memperebutkan gelar juara KIS4 dan hadiah utama sebesar USD 100 ribu. Jumlah hadiah yang signifikan ini tidak hanya menarik minat tim-tim profesional papan atas, tetapi juga mendorong para pemain untuk terus mengasah kemampuan mereka dan bercita-cita menjadi bagian dari kancah esports Honor of Kings.

Bagi para penggemar, KIS4 bukan hanya tentang menonton pertandingan, tetapi juga merasakan atmosfer kompetisi secara langsung. Acara ini akan menjadi festival bagi komunitas Honor of Kings, dengan potensi adanya meet and greet dengan pemain profesional, penjualan merchandise eksklusif, serta berbagai aktivitas menarik lainnya di luar arena pertandingan. KIS4 adalah bukti nyata komitmen Honor of Kings dalam mendukung skena esports global, memberikan platform bagi para pemain terbaik untuk bersinar, dan menyajikan tontonan yang mendebarkan bagi jutaan penggemarnya di seluruh dunia. Turnamen ini juga akan menjadi tolok ukur bagi perkembangan meta game dan strategi baru, yang pada akhirnya akan mempengaruhi cara bermain para pemain kasual.

Dengan serangkaian konten baru yang melimpah ini – mulai dari hero Haya, skin Wukong Anoman, mode Spriteling Troop, hingga turnamen KIS4 – Honor of Kings menunjukkan keseriusannya untuk mendominasi lanskap game MOBA mobile di tahun 2026. Ini adalah undangan bagi para pemain lama untuk kembali dan pemain baru untuk bergabung, menjanjikan pengalaman bermain yang terus berevolusi dan kompetisi yang tak ada habisnya. Tahun 2026 tampaknya akan menjadi tahun yang sangat sibuk dan menggembirakan bagi komunitas Honor of Kings di seluruh dunia, dengan inovasi dan aksi yang tidak pernah berhenti.