0

Ronaldo Dikabarkan Pensiun di 2027, Setelahnya Mau Jadi Apa?

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Spekulasi mengenai masa depan mega bintang sepak bola, Cristiano Ronaldo, semakin memanas seiring dengan kabar yang beredar bahwa ia berencana untuk mengakhiri karier profesionalnya pada tahun 2027. Keputusan ini diperkirakan akan diambil setelah kontraknya bersama klub Arab Saudi, Al Nassr, berakhir. Jika kabar ini benar, Ronaldo akan gantung sepatu di usia 42 tahun, tepat setelah gelaran Piala Dunia 2026. Namun, pertanyaan besar yang muncul adalah, apa peran yang akan dimainkan oleh CR7 setelah ia tidak lagi berlaga di lapangan hijau?

Pihak Arab Saudi, yang telah menjadi rumah baru bagi Ronaldo sejak kepindahannya ke Al Nassr pada akhir tahun 2022, dikabarkan memiliki rencana besar untuk mempertahankan jejak sang bintang di negara tersebut. Jurnalis terkemuka, Ben Jacobs, melaporkan bahwa Arab Saudi tidak hanya ingin Ronaldo tetap berada di negaranya, tetapi juga memiliki ambisi untuk menjadikannya sebagai pemilik klub. Fakta menariknya, Ronaldo sebenarnya sudah memiliki saham sebesar 15% di Al Nassr, yang menjadikannya salah satu pemilik klub.

Namun, rencana pasca-pensiun ini tampaknya akan membawa langkah yang lebih jauh. Arab Saudi berencana untuk memberikan Ronaldo saham yang lebih besar di Al Nassr, sebuah langkah strategis yang bertujuan untuk memastikan kehadiran dan pengaruhnya yang berkelanjutan di Timur Tengah. Pemberian saham tambahan ini dipandang sebagai bentuk penghargaan sekaligus investasi jangka panjang untuk menjaga pamor dan daya tarik Saudi Pro League. Liga Arab Saudi memang sedang gencar-gencarnya meningkatkan citra dan daya saingnya, terutama setelah berhasil mendatangkan nama-nama besar seperti Ronaldo. Keberadaan Ronaldo di sana menjadi magnet utama yang menarik perhatian dunia terhadap sepak bola di kawasan tersebut.

Sejak bergabung dengan Al Nassr pada tahun 2022, Cristiano Ronaldo telah menunjukkan performa yang impresif, meskipun usianya sudah tidak muda lagi. Hingga saat ini, ia telah mencatatkan rekor luar biasa dengan 110 gol dan 22 assist dari 125 penampilannya bersama klub. Pencapaian terbesarnya sejauh ini adalah membawa Al Nassr meraih gelar Arab Club Champions Cup pada tahun 2023, sebuah trofi yang menjadi bukti bahwa kualitasnya masih belum pudar. Namun, dengan usia yang semakin matang dan potensi pensiun yang semakin dekat, fokusnya kini mungkin juga akan bergeser ke peran yang lebih strategis di luar lapangan.

Keterlibatan Ronaldo dalam kepemilikan klub bukan hal yang baru. Kepemilikan sahamnya di Al Nassr menunjukkan minatnya yang mendalam pada aspek bisnis sepak bola. Dengan pengalaman bertahun-tahun sebagai pemain kelas dunia, ia memiliki pemahaman yang unik tentang dinamika olahraga ini, baik dari sisi teknis maupun komersial. Potensi untuk menjadi pemilik klub dengan saham yang lebih besar membuka peluang baginya untuk berkontribusi dalam pengelolaan, pengembangan strategi, dan bahkan dalam pencarian talenta baru. Ini bisa menjadi langkah awal baginya untuk menapaki karier baru sebagai seorang pengusaha di dunia sepak bola.

Lebih dari sekadar menjadi pemilik klub, ada spekulasi bahwa Arab Saudi mungkin memiliki peran yang lebih luas yang disiapkan untuk Ronaldo. Mengingat peran negara tersebut dalam mempromosikan pariwisata dan olahraga, Ronaldo bisa saja ditunjuk sebagai duta besar olahraga atau duta pariwisata Arab Saudi. Pengaruh globalnya yang sangat besar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan citra negara di mata dunia, menarik lebih banyak wisatawan, dan mempromosikan berbagai acara olahraga di masa depan. Ini akan menjadi peran yang sangat prestisius dan sesuai dengan statusnya sebagai ikon global.

Selain itu, dengan latar belakangnya sebagai seorang atlet yang sangat peduli dengan kesehatan dan kebugaran, Ronaldo juga bisa saja terjun ke dunia pembinaan atau pengembangan olahraga. Ia bisa mendirikan akademi sepak bola, menjadi mentor bagi pemain muda, atau bahkan terlibat dalam pengembangan program-program kebugaran dan gaya hidup sehat. Pengalamannya yang kaya dalam menjaga performa di level tertinggi bisa menjadi inspirasi dan panduan berharga bagi generasi penerus.

Pensiunnya Ronaldo di usia 42 tahun akan menandai akhir dari sebuah era dalam sepak bola. Ia telah memberikan kontribusi yang luar biasa selama lebih dari dua dekade, memecahkan berbagai rekor, dan menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia. Keputusannya untuk melanjutkan kariernya di Arab Saudi, dan potensi untuk tetap berada di sana setelah pensiun, menunjukkan bahwa ia melihat potensi besar dalam pengembangan sepak bola di kawasan tersebut. Keberadaannya akan menjadi katalisator penting dalam transformasi sepak bola Timur Tengah.

Dalam konteks yang lebih luas, pergerakan Arab Saudi untuk menarik dan mempertahankan bintang-bintang sepak bola dunia, termasuk Ronaldo, merupakan bagian dari visi ambisius mereka untuk mendiversifikasi ekonomi dan meningkatkan pengaruh global. Investasi besar-besaran di bidang olahraga adalah salah satu strategi kunci dalam upaya ini. Dengan Ronaldo sebagai salah satu duta utama mereka, Arab Saudi berharap dapat menarik lebih banyak investor, menciptakan lapangan kerja, dan membangun citra sebagai pusat olahraga internasional.

Ronaldo sendiri telah menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan memberikan dampak positif. Keputusannya untuk bergabung dengan Al Nassr telah membuka pintu bagi banyak pemain Eropa lainnya untuk mengikuti jejaknya. Jika ia terus terlibat dalam sepak bola Arab Saudi setelah pensiun, ia akan menjadi kekuatan pendorong yang signifikan dalam evolusi liga dan olahraga di sana. Perannya sebagai pemilik klub, duta, atau mentor akan terus membentuk lanskap sepak bola di Timur Tengah selama bertahun-tahun mendatang.

Masa depan Cristiano Ronaldo setelah pensiun tampaknya akan tetap terjalin erat dengan dunia sepak bola, meskipun dalam kapasitas yang berbeda. Keputusannya untuk pensiun pada tahun 2027, dan rencana Arab Saudi untuk mempertahankan kehadirannya, mengisyaratkan bahwa warisannya akan terus berkembang melampaui sekadar statistik gol dan trofi di lapangan. Ia memiliki potensi untuk menjadi sosok yang berpengaruh besar dalam bisnis, pengembangan olahraga, dan bahkan dalam mempromosikan citra sebuah negara.

Perjalanan Ronaldo dari lapangan hijau ke peran baru ini akan menjadi salah satu babak paling menarik dalam karier pasca-profesionalnya. Dengan sumber daya yang melimpah dan dukungan dari Arab Saudi, ia memiliki peluang besar untuk meninggalkan jejak yang tak terhapuskan, baik di dunia sepak bola maupun di luar itu. Keputusannya untuk menjadi pemilik klub dengan saham lebih besar, misalnya, akan memberinya kendali lebih besar atas arah masa depan Al Nassr, memungkinkannya untuk menerapkan visinya dalam pengembangan klub dan pemain muda.

Selain itu, keterlibatannya dalam bidang kepemilikan klub dapat menjadi inspirasi bagi para pemain lain yang mendekati akhir karier mereka. Ini menunjukkan bahwa sepak bola bisa menjadi jalan karier yang panjang dan beragam, tidak hanya terbatas pada bermain di lapangan. Ronaldo bisa menjadi pelopor dalam transisi dari pemain bintang menjadi pemilik klub yang sukses, membuka jalan bagi generasi mendatang untuk merencanakan masa depan mereka dengan lebih strategis.

Sebagai penutup, meskipun detail pasti mengenai peran Cristiano Ronaldo setelah pensiun pada tahun 2027 masih belum sepenuhnya jelas, indikasi yang ada menunjukkan bahwa ia akan tetap menjadi figur sentral dalam dunia sepak bola, khususnya di Arab Saudi. Dengan dukungan dan ambisi yang kuat dari pihak Arab Saudi, potensinya untuk berkontribusi di luar lapangan sangatlah besar. Dari pemilik klub hingga duta besar, masa depan CR7 tampaknya akan tetap cemerlang dan penuh makna.