0

Galatasaray Vs Atletico Madrid Berakhir Imbang 1-1 dalam Pertandingan Liga Champions yang Penuh Drama

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Duel sengit antara Galatasaray dan Atletico Madrid dalam lanjutan Liga Champions harus berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan yang digelar di Stadion Rams Park pada Kamis (22/1) dini hari WIB ini menyajikan aksi jual beli serangan dan drama di lapangan, yang membuat kedua tim harus puas berbagi angka. Atletico Madrid sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Giuliano Simeone, namun Galatasaray berhasil menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Marcos Llorente.

Atletico Madrid menunjukkan determinasi tinggi sejak awal pertandingan. Hanya berselang empat menit, tim tamu berhasil mengejutkan Galatasaray dengan gol pembuka yang dicetak oleh Giuliano Simeone. Gol ini tercipta berkat kerja sama apik dari lini serang Atletico. Serangan yang dibangun dari sisi kiri pertahanan Galatasaray diakhiri dengan umpan silang matang dari Matteo Ruggeri. Simeone, yang berada di depan gawang, dengan sigap menyundul bola ke dalam gawang tanpa bisa diantisipasi oleh kiper Galatasaray. Keunggulan 1-0 ini memberikan momentum awal bagi tim asuhan Diego Simeone.

Namun, keunggulan Atletico tidak bertahan lama. Galatasaray yang tidak mau dipermalukan di kandang sendiri, merespons dengan meningkatkan intensitas serangan mereka. Pada menit ke-20, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri yang diciptakan oleh bek kanan Atletico Madrid, Marcos Llorente. Gol ini berawal dari pergerakan lincah Leroy Sane di sisi kanan kotak penalti Galatasaray. Sane berhasil memberikan umpan kepada Roland Sallai, yang kemudian meneruskan bola dengan umpan silang. Llorente, dalam upaya untuk menghalau bola, justru melakukan sapuan yang berujung pada bola bersarang di gawangnya sendiri. Skor berubah menjadi 1-1, membangkitkan semangat para pemain Galatasaray dan juga para pendukung mereka.

Memasuki babak kedua, Galatasaray semakin berani menekan pertahanan Atletico. Mereka sempat melancarkan klaim penalti setelah pemain mereka, Eren Elmali, dijatuhkan di dalam kotak penalti. Insiden ini sempat memicu perdebatan di lapangan, dan wasit pun memutuskan untuk meninjau kejadian tersebut melalui Video Assistant Referee (VAR). Setelah peninjauan yang cukup lama, wasit akhirnya memutuskan untuk melanjutkan permainan dan tidak memberikan hadiah penalti kepada Galatasaray. Keputusan ini tentu mengecewakan bagi kubu tuan rumah.

Tak lama berselang, Galatasaray kembali melayangkan protes atas insiden lain yang melibatkan Leroy Sane, yang terjatuh di dalam kotak penalti. Namun, wasit kembali menolak klaim penalti tersebut, menganggap Sane melakukan diving. Atletico Madrid mencoba memanfaatkan situasi ini untuk melancarkan serangan balik cepat. Salah satu peluang berbahaya datang dari sundulan Marc Pubill dari jarak dekat, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Galatasaray.

Atletico Madrid sendiri juga tidak tinggal diam dan berusaha untuk kembali unggul. Enam menit sebelum waktu normal berakhir, Antoine Griezmann, yang masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tendangan bebas dari posisi yang sangat menjanjikan. Tembakan keras Griezmann mengarah ke sudut atas gawang, namun kiper Galatasaray, Ugurcan Cakir, menunjukkan refleks luar biasa dengan melakukan penyelamatan gemilang. Cakir berhasil menepis bola ke luar lapangan, menggagalkan peluang emas Atletico untuk kembali memimpin.

Tak berhenti di situ, Cakir kembali menjadi pahlawan bagi Galatasaray dengan menggagalkan serangan Atletico lainnya. Alex Baena, yang menerima umpan terobosan di dalam kotak penalti, melepaskan sepakan keras yang berhasil ditepis oleh Cakir. Penyelamatan demi penyelamatan yang dilakukan oleh kiper Galatasaray ini membuat lini serang Atletico Madrid frustrasi.

Di penghujung pertandingan, tepatnya di menit-menit injury time, Jan Oblak, kiper Atletico Madrid, juga menunjukkan kehebatannya. Oblak membuat penyelamatan krusial dengan menepis tembakan keras Gabriel Sara dari depan kotak 6 yard. Tembakan Sara yang terukur berhasil dimentahkan oleh Oblak, memastikan skor imbang tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Dengan hasil imbang ini, Atletico Madrid berhasil naik ke peringkat delapan klasemen sementara Liga Champions dengan mengoleksi 13 poin dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni. Sementara itu, Galatasaray menempati posisi ke-16 klasemen dengan perolehan 10 poin. Kedua tim harus terus berjuang keras di sisa pertandingan untuk memastikan langkah mereka di kompetisi bergengsi ini. Pertandingan ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Liga Champions, di mana setiap gol dan setiap poin sangat berarti.

Susunan Pemain:

GALATASARAY: Ugurcan Cakir, Roland Sallai, Davinson Sanchez, Abdulkerim Bardakci, Eren Elmali, Mario Lemina, Lucas Torreira (Guendogan 88′), Leroy Sane, Yunus Akgun (Gabriel Sara 65′), Burak Yilmaz (Ismail Jakobs 80′), Osimhen.

ATLETICO MADRID: Jan Oblak, Marcos Llorente, Marc Pubill, David Hancko, Matteo Ruggeri, Thiago Almada (Baena 46′), Pablo Barrios (Le Normand 56′), Koke (Cardoso 56′), Giu Simeone, Sorloth (Griezmann 61′), Julian Alvarez (Nico Gonzalez 73′).