0

Indonesia Rising Stars Award 2026: Penghargaan Gemilang untuk Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Gelaran bergengsi Indonesia Rising Stars Award 2026 sukses diselenggarakan pada Kamis, 15 Januari, di Jakarta Selatan, menandai sebuah tonggak sejarah penting bagi perkembangan olahraga berkuda di tanah air. Acara yang diinisiasi oleh Sarga Co, perusahaan promotor olahraga berkuda yang memegang predikat pertama dan satu-satunya di Indonesia, ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi semata, tetapi juga sebuah visi strategis untuk membangun masa depan yang lebih cerah bagi dunia berkuda dan industri terkait. Aseanto Oudang, Co-Founder & CEO Sarga.co, dalam pidato pembukaannya menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud nyata dari pengakuan terhadap seluruh organisasi dan individu yang telah berkontribusi aktif dalam membangun masa depan Indonesia. Ia menekankan bahwa fokus penghargaan tidak hanya terbatas pada olahraga berkuda sebagai sebuah sportainment, tetapi juga merambah ke berbagai sektor industri dan bidang lainnya yang memiliki sinergi dengan perkembangan olahraga berkuda. "Terima kasih atas dukungan semua pihak yang memungkinkan acara ini terselenggara. Mari kita terus bergandengan tangan untuk menapak lebih tinggi dan melangkah lebih jauh dalam membentuk masa depan Indonesia yang lebih baik," ujar Aseanto, mengajak seluruh elemen yang hadir untuk bersinergi.

Momentum Indonesia Rising Stars Award 2026 ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Ketua Umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), Aryo Djojohadikusumo. Beliau menilai acara ini sebagai sebuah kesempatan strategis untuk memperkuat fondasi ekosistem olahraga berkuda nasional. Lebih lanjut, Aryo menyoroti pencapaian luar biasa para atlet berkuda Indonesia di ajang SEA Games 2025 yang baru saja berlalu, yang berhasil menyabet dua medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu. Prestasi ini tercatat sebagai capaian terbaik sepanjang sejarah partisipasi olahraga berkuda Indonesia di kancah SEA Games. "Olahraga berkuda tidak akan bisa berkembang tanpa partisipasi seluruh pihak. Karena itu, Indonesia Rising Stars Award 2026 menjadi ajang penghargaan bagi semua elemen yang terlibat dan berkontribusi dalam kemajuan olahraga berkuda di Indonesia," tegas Aryo, menekankan pentingnya kolaborasi dan kontribusi dari berbagai pihak. Ia menambahkan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh stakeholder yang terlibat dalam memajukan olahraga berkuda.

Sinergi antara Sarga Co dan Pordasi melalui penyelenggaraan Indonesia Rising Stars Award 2026 ini diharapkan dapat menjadikan ajang ini sebagai kalender tahunan yang konsisten. Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan olahraga berkuda secara komprehensif, tidak hanya dalam hal pencapaian prestasi atlet, tetapi juga dalam meningkatkan profesionalisme, regenerasi atlet muda berbakat, serta penguatan fundamental industri pacuan kuda nasional. Aryo Djojohadikusumo optimis bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah, para pelaku industri, komunitas pencinta olahraga berkuda, dan media massa, olahraga berkuda Indonesia akan mampu menjelma menjadi kekuatan yang lebih besar dan kompetitif, baik di kancah regional maupun internasional. Pernyataan ini mencerminkan harapan besar terhadap potensi yang dimiliki oleh olahraga berkuda Indonesia untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Daftar penghargaan yang diberikan dalam Indonesia Rising Stars Award 2026 mencakup berbagai kategori prestisius, yang terbagi dalam beberapa segmen utama. Di bawah kategori Equine Awards – Outstanding Athletes & Teams 2025, penghargaan diberikan kepada para atlet individu yang menunjukkan performa luar biasa. Kaisar Akhtar Firdauz dianugerahi penghargaan atas pencapaian Rekor Dunia IHAA 2025 di kategori Young Rider, sementara Omar El Farooq Putra Alleut meraih penghargaan serupa di kategori Junior. Azral Mardin diakui atas prestasinya sebagai Peraih Medali Perak IHAA 2025. Keberhasilan di kancah SEA Games 2025 juga mendapat sorotan, dengan Brayen Nathan Brata Coolen meraih Medali Emas, Arserl Rizki Brayudha dan Steven Menayang masing-masing meraih Medali Perunggu. Novel Alva Momongan, sebagai Kapten Timnas Polo Indonesia di SEA Games 2025, juga mendapatkan apresiasi atas kepemimpinannya. Teuku Rifat Renanda Harsya turut dianugerahi atas pencapaiannya sebagai Atlet Equestrian DKI Jakarta dengan raihan 2 Emas di PON. Di kategori Tim Berprestasi, Tim Show Jumping Indonesia berhasil meraih Medali Emas SEA Games 2025, sementara Tim Eventing Indonesia dan Tim Dressage Indonesia masing-masing meraih Medali Perak.

Selain penghargaan untuk atlet dan tim, SARGA Indonesia’s Horse Racing Award 2025 memberikan apresiasi kepada para pelaku di industri pacuan kuda. Kategori Best Stable diberikan kepada King Halim Stable, Eclipse Stable, dan Aragon Stable, yang menunjukkan keunggulan dalam manajemen dan pembinaan kuda. Rully Soleran, Karlan, dan Nickey Pantow dianugerahi sebagai Best Trainer atas dedikasi dan keahlian mereka dalam melatih kuda. Posisi Best Jockey diraih oleh Meikel Soleran, Angel Manarisip, dan Jemmy Runtu, yang membuktikan ketangkasan dan profesionalisme mereka di arena pacuan. Kuda-kuda luar biasa pun turut diakui, dengan Best Horse diberikan kepada King Argentin dan Kasmaran.

Selanjutnya, Indonesia Horse Racing – Badge of Honor 2025 memberikan pengakuan khusus bagi para pemilik kuda yang memiliki jumlah kepemilikan signifikan, mencerminkan komitmen dan investasi mereka dalam pengembangan pacuan kuda. Gold Prestige Badge (10-25 kuda) diberikan kepada Bambang K. Istanto (Amigo Stable), M. Ervan dan M. Ersan (Tombo Ati Stable), Saipul dan Lukman (Bintang Madura Stable), Sentot DJ (Nona Cindy Stable), serta Nadhif dan Alaia (Tombo Ati Stable). Kategori Ruby Prestige Badge (26-45 kuda) dianugerahkan kepada Iman Hartono (Eclipse Stable), Kusnadi Halim (King Halim Stable), dan Hj. Haryati (BHM Stable). Sementara itu, Black Prestige Badge (46+ kuda), yang menunjukkan skala kepemilikan kuda terbesar, diberikan kepada Lyra Sabria (Aragon Stable) dan Sheila Putri Mahardika (BHM Stable). Penghargaan ini tidak hanya merayakan prestasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan profesionalisme dalam seluruh aspek olahraga berkuda di Indonesia.