0

Baveti DKI Jakarta Bertekad Perbanyak Turnamen Tenis di Tengah Gelombang Hype Padel untuk Menjaga Gairah Olahraga Raket Tradisional

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Di tengah pesatnya pertumbuhan popularitas olahraga padel yang kini tengah menjamur di berbagai kota besar di Indonesia, Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) DKI Jakarta menunjukkan komitmen kuat untuk memperbanyak penyelenggaraan turnamen tenis. Fenomena padel yang kian digandrungi, bahkan sampai mengubah fungsi beberapa lapangan tenis menjadi lapangan padel, serta menarik minat para pegiat tenis dan atlet dari cabang olahraga lain, menjadi latar belakang utama bagi Baveti DKI Jakarta untuk mengambil langkah strategis. Ketua Baveti DKI periode 2025-2030, Susinto Entong, secara proaktif menginisiasi Kejuaraan Bedepur 2026 yang rencananya akan digelar di Ancol Tennis Warehouse, Jakarta, pada tanggal 16 hingga 18 Januari 2026.

Kejuaraan Bedepur 2026 ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan sebuah pernyataan sikap Baveti DKI Jakarta untuk membangkitkan kembali dan menjaga semangat olahraga tenis di berbagai kalangan usia, mulai dari atlet junior hingga para veteran yang telah matang pengalamannya. Dengan menghadirkan berbagai kategori pertandingan yang dirancang khusus untuk beregu pria veteran dan beregu wanita veteran, turnamen ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pegiat tenis untuk menyalurkan energi dan talenta mereka. Susinto Entong mengungkapkan optimismenya terhadap rencana pengembangan program kerja Baveti DKI Jakarta ke depan. "Jadi memang ada beberapa program kerja kita termasuk ini yang perdana. Selanjutnya akan ada turnamen cukup banyak dalam satu tahun. Diantaranya kita akan adakan kalau bisa suatu peringkat," ujar Susinto kepada wartawan pada Jumat pagi (16/1/2026), menandakan ambisi untuk menciptakan ekosistem turnamen tenis yang lebih dinamis dan berkelanjutan di Jakarta.

Acara Kejuaraan Bedepur 2026 ini juga bertepatan dengan momen penting pelantikan kepengurusan Baveti DKI Jakarta yang baru untuk periode 2025-2030. Pelantikan ini dilaksanakan secara resmi oleh Baveti Pusat yang dipimpin oleh Theo L Sambuaga, yang turut hadir bersama tokoh-tokoh penting lainnya seperti Silmy Karim, Veronica Tan, dan Bono Daru Adji, yang menjabat sebagai Dewan Penasehat Baveti DKI Jakarta. Selain itu, jajaran Dewan Pembina yang terdiri dari Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan dan Letjen TNI Steverly Christmas Parengkuan juga turut hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru dan visi yang diusung. Kehadiran para tokoh penting ini menegaskan keseriusan dan dukungan terhadap upaya Baveti DKI Jakarta dalam memajukan dunia tenis, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Baveti DKI Mau Perbanyak Turnamen Tenis di Tengah Hype Padel

Lebih lanjut, Susinto Entong menekankan bahwa Kejuaraan Bedepur 2026 ini dirancang dengan standar penyelenggaraan yang tinggi, dengan tujuan agar dapat dikenal sebagai salah satu kejuaraan tenis beregu paling prestisius di tanah air. Turnamen ini tidak hanya menjadi panggung bagi para pemain veteran untuk memamerkan kemampuan terbaik mereka, tetapi juga memiliki misi ganda, yaitu untuk menginspirasi generasi muda dan secara signifikan berkontribusi pada perkembangan olahraga tenis secara keseluruhan di Indonesia. Keberadaannya diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas dan kuantitas atlet tenis di masa depan, serta menjaga warisan olahraga raket yang telah memiliki sejarah panjang di Indonesia.

Meskipun padel semakin populer, Susinto Entong meyakini bahwa fenomena ini tidak akan serta-merta menenggelamkan popularitas tenis. Ia berpandangan bahwa kedua olahraga raket ini dapat berjalan secara harmonis dan saling melengkapi. "Saya pikir tenis dan padel bisa berjalan bersama. Kita bisa berdampingan. Padel dan tenis tidak berlawanan. Biasanya yang jago tenis, padelnya akan jago," jelas Susinto, menggarisbawahi bahwa keterampilan dasar tenis yang kuat seringkali menjadi fondasi yang sangat baik untuk menguasai padel. Keyakinan ini menjadi landasan bagi Baveti DKI Jakarta untuk terus mengembangkan tenis, tanpa merasa terancam oleh popularitas olahraga baru yang sedang naik daun.

Theo L Sambuaga, selaku Ketua Baveti Pusat, menyampaikan apresiasi dan harapannya yang besar terhadap kepengurusan Baveti DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Susinto Entong. Ia berharap agar kepengurusan yang baru ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan olahraga tenis, khususnya di wilayah DKI Jakarta. "Kita ucapkan selamat kepada ketua Baveti DKI Jakarta Susinto dan seluruh jajarannya. Kami berharap Susinto dan jajarannya bisa terus meningkatkan tenis dari usia muda, remaja sampai yang sudah tua. Ini suatu tanda dari kita bersama untuk memajukan tenis khususnya di DKI Jakarta," ujar Theo, menekankan pentingnya pembinaan atlet tenis dari berbagai jenjang usia, dari yang paling muda hingga yang sudah berpengalaman.

Di tengah maraknya lapangan padel yang bermunculan dan tren pemain yang beralih ke olahraga tersebut, Baveti DKI Jakarta tidak tinggal diam. Organisasi ini menyadari adanya potensi pergeseran minat, namun memilih untuk melihatnya sebagai tantangan sekaligus peluang. Dengan menggagas lebih banyak turnamen tenis, Baveti DKI Jakarta bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi para pegiat tenis untuk terus aktif bermain dan berkompetisi. Hal ini penting untuk mencegah hilangnya regenerasi atlet tenis dan memastikan bahwa olahraga ini tetap diminati oleh berbagai lapisan masyarakat.

Baveti DKI Mau Perbanyak Turnamen Tenis di Tengah Hype Padel

Turnamen seperti Kejuaraan Bedepur 2026 menjadi bukti nyata komitmen Baveti DKI Jakarta. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebugaran dan semangat sportivitas melalui olahraga tenis. Dengan menjangkau berbagai kelompok usia, mulai dari generasi muda yang baru belajar hingga para veteran yang menjadi saksi sejarah perkembangan tenis di Indonesia, Baveti DKI Jakarta berupaya menanamkan kecintaan terhadap tenis secara turun-temurun. Upaya ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul baru yang kelak dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Lebih jauh lagi, Baveti DKI Jakarta juga berencana untuk mengembangkan sistem peringkat (ranking) bagi para pemain tenis, baik untuk level amatir maupun profesional. Sistem peringkat ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk terus meningkatkan kualitas permainan mereka dan bersaing secara sehat. Dengan adanya peringkat yang jelas, para pemain akan memiliki target yang lebih terukur dalam perjalanan karir tenis mereka, sekaligus memberikan daya tarik lebih bagi para sponsor dan pengamat untuk mengikuti perkembangan kompetisi tenis di Indonesia.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan badan olahraga nasional, sangat diharapkan untuk merealisasikan rencana ambisius Baveti DKI Jakarta. Kolaborasi antara organisasi olahraga, pemerintah, dan sektor swasta akan menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan olahraga tenis. Dengan demikian, Baveti DKI Jakarta tidak hanya berupaya menjaga eksistensi olahraga tenis, tetapi juga bertekad untuk mengangkatnya ke level yang lebih tinggi, sejajar dengan olahraga-olahraga populer lainnya di Indonesia.

Meskipun padel menawarkan pengalaman bermain yang baru dan menarik, penting untuk diingat bahwa tenis memiliki nilai historis dan filosofis yang mendalam. Tenis melatih kesabaran, strategi, ketahanan fisik, dan mental yang kuat. Baveti DKI Jakarta ingin memastikan bahwa nilai-nilai luhur ini tetap tertanam dalam budaya olahraga Indonesia. Dengan terus menggelar turnamen, mengadakan pelatihan, dan mempromosikan gaya hidup sehat melalui tenis, Baveti DKI Jakarta berupaya membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan olahraga tenis di tanah air.

Baveti DKI Mau Perbanyak Turnamen Tenis di Tengah Hype Padel

Penekanan pada kategori beregu dalam Kejuaraan Bedepur 2026 juga memiliki makna penting. Pertandingan beregu mengajarkan pentingnya kerja sama tim, komunikasi, dan saling mendukung antar pemain. Hal ini berbeda dengan pertandingan individu dan dapat menumbuhkan rasa solidaritas serta kebersamaan yang kuat di antara para atlet. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat menular ke lingkungan yang lebih luas, menciptakan atmosfer positif dalam dunia olahraga dan masyarakat pada umumnya.

Ketua Baveti Pusat, Theo L Sambuaga, juga menyoroti pentingnya peran Baveti DKI Jakarta dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antar berbagai komunitas tenis di ibu kota. Dengan jumlah penduduk yang besar dan dinamika sosial yang tinggi, Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan olahraga tenis. Melalui program-program yang inovatif dan berkelanjutan, Baveti DKI Jakarta diharapkan dapat menjadi motor penggerak yang kuat dalam memajukan olahraga tenis, tidak hanya di Jakarta tetapi juga memberikan inspirasi bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.

Terakhir, keberadaan padel yang sedang naik daun justru dapat menjadi pemicu bagi para pegiat tenis untuk semakin berinovasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan turnamen. Dengan melihat tren pasar dan minat masyarakat, Baveti DKI Jakarta dapat menyesuaikan strategi mereka agar tetap relevan dan menarik. Fleksibilitas dan kemampuan adaptasi ini akan menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi persaingan di dunia olahraga yang terus berkembang pesat.

Oleh karena itu, langkah Baveti DKI Jakarta untuk memperbanyak turnamen tenis di tengah hype padel adalah sebuah strategi yang cerdas dan berpandangan jauh ke depan. Ini adalah upaya untuk tidak hanya mempertahankan popularitas tenis, tetapi juga untuk terus mengembangkan dan memajukannya, memastikan bahwa warisan olahraga yang kaya ini tetap hidup dan berkembang untuk generasi mendatang. Dengan komitmen yang kuat, dukungan dari berbagai pihak, dan program kerja yang terencana, Baveti DKI Jakarta optimis dapat menjaga gairah olahraga tenis tetap membara di ibu kota.