0

Road Trip Pakai Mobil Listrik Aletra L8 ke Sumatera, Siapa Takut!

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Perjalanan jarak jauh menggunakan mobil listrik kini bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah realitas yang semakin terjangkau. Kekhawatiran umum mengenai infrastruktur pengisian daya yang terbatas, kondisi jalan yang bervariasi, serta daya tempuh baterai yang belum memadai, perlahan namun pasti mulai terkikis berkat inovasi teknologi kendaraan listrik dan perluasan jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Membuktikan hal tersebut, tim detikOto kembali menggelar program road trip epik, kali ini menjelajahi ribuan kilometer melintasi Pulau Sumatera dengan mengandalkan Aletra L8, sebuah Medium MPV listrik yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan perjalanan jauh. Sebagai produk kebanggaan Indonesia, Aletra mengklaim L8 telah disesuaikan dengan karakter jalanan dan pola penggunaan kendaraan di tanah air, sebuah klaim yang teruji secara langsung dalam petualangan kali ini.

Perjalanan epik ini dimulai dari kantor redaksi detikOto di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dengan tujuan akhir Palembang, Sumatera Selatan. Namun, sebelum menjejakkan kaki di bumi Sriwijaya, tim detikOto menyempatkan diri untuk melakukan eksplorasi mendalam selama beberapa hari di Provinsi Lampung. Total jarak yang berhasil ditempuh dalam perjalanan pulang pergi ini mencapai angka fantastis 1.385 kilometer, sebuah bukti nyata kemampuan Aletra L8 dalam menaklukkan medan lintas pulau.

Menepis Keraguan: Mobil Listrik Menyeberang ke Sumatera Bukan Lagi Mimpi

Perjalanan ke tanah Andalas, sebutan akrab untuk Pulau Sumatera, sejatinya masih menyisakan keraguan di benak banyak orang, terutama terkait kesiapan infrastruktur pengisian daya mobil listrik. Kekhawatiran akan minimnya SPKLU di wilayah Sumatera dibandingkan dengan Jawa, menjadi momok yang menghantui. Namun, dalam road trip kali ini, tim detikOto berhasil membuktikan bahwa keraguan tersebut dapat dimentahkan.

Kunci utama keberhasilan road trip jarak jauh, terlebih dengan mobil listrik, adalah perencanaan yang matang. Mulai dari detail rencana perjalanan, pemetaan lokasi SPKLU yang strategis, hingga estimasi biaya yang dibutuhkan, semuanya harus dipersiapkan dengan cermat. Sebelum keberangkatan, tim detikOto telah melakukan pemetaan komprehensif terhadap SPKLU yang tersebar di sepanjang rute yang akan dilalui. Menariknya, di sepanjang Tol Trans Sumatera, mulai dari Bakauheni hingga Palembang, telah tersedia cukup banyak SPKLU, bahkan beberapa di antaranya telah mendukung teknologi pengisian cepat atau fast charging.

Selain itu, penyesuaian antara daya jangkau mobil listrik dengan jarak antar SPKLU juga menjadi faktor krusial. Aletra L8 dibekali baterai berkapasitas 64,74 kWh dengan klaim daya jangkau hingga 540 kilometer. Dengan bekal baterai penuh dari Jakarta, tim detikOto optimis mampu mencapai tujuan pertama di Bandar Lampung tanpa perlu mengisi daya di tengah perjalanan. Prediksi tersebut terbukti akurat. Setelah menempuh jarak sekitar 220 kilometer, mobil kemudian diisi ulang daya baterainya di SPKLU PLN UP3 Tanjung Karang, Bandar Lampung. Proses pengisian daya memakan waktu 1 jam 10 menit dengan biaya sekitar Rp 127.000 (termasuk pajak), di mana masuk sekitar 47 kWh.

Keesokan harinya, mobil listrik ini masih memiliki sisa daya baterai yang cukup untuk digunakan berkeliling Lampung. Pada hari ketiga, Aletra L8 melanjutkan perjalanan menuju Way Kambas yang berjarak 90 kilometer dari Bandar Lampung. Dari Way Kambas, perjalanan dilanjutkan menuju Palembang dengan singgah di rest area KM 234 A Tol Bakauheni-Kayu Agung untuk melakukan pengisian daya kembali. Setelah pengisian tersebut, Aletra L8 dipastikan aman untuk melanjutkan perjalanan hingga tiba di Palembang.

Road Trip Pakai Mobil Listrik Aletra L8 ke Sumatera, Siapa Takut!

Setibanya di Palembang, tim detikOto menemukan bahwa kota ini telah memiliki banyak SPKLU yang tersedia, termasuk di PLN S2JB Demang yang menawarkan pilihan SPKLU yang lebih banyak dan fast charging hingga 100 kW. Perjalanan kembali ke Jakarta dari Palembang pun tidak menemui kendala berarti. Sepanjang tol dari Palembang hingga Bakauheni, SPKLU banyak tersedia di rest area. Meskipun beberapa rest area hanya menyediakan SPKLU dengan arus AC (slow charging), mayoritas rest area lainnya telah dilengkapi dengan SPKLU fast charging.

Dalam perjalanan pulang, tim detikOto memilih SPKLU di Rest Area KM 116B Lampung Tengah arah Bakauheni. Pengisian daya singkat selama 46 menit, sambil beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan mengejar jadwal kapal penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, terbukti cukup. Setelah menyeberang, pengisian daya kembali dilakukan di Pelabuhan Merak. Setibanya di Jakarta, baterai Aletra L8 masih tersisa sekitar 63 persen.

Secara keseluruhan, road trip enam hari dari Jakarta ke Palembang dan kembali lagi tidak menemui kendala signifikan terkait pengisian daya, ketersediaan fasilitas pengisian baterai, maupun daya tempuh Aletra L8. Pengalaman ini membuktikan bahwa mobil listrik seperti Aletra L8 sangat layak digunakan untuk road trip ke Palembang, bahkan untuk menyambangi berbagai destinasi wisata dan kuliner di sepanjang perjalanan.

Selama perjalanan total 1.385 kilometer selama enam hari, tim detikOto melakukan pengisian baterai sebanyak tujuh kali. Keputusan untuk mengisi ulang baterai setiap malam sebelum tiba di penginapan diambil untuk memastikan ketersediaan daya yang optimal untuk perjalanan jauh keesokan harinya. Total biaya pengisian daya selama road trip ini hanya mencapai Rp 701.413, dengan rata-rata biaya per pengisian penuh sekitar Rp 100.000. Angka ini jauh lebih irit dibandingkan dengan penggunaan mobil bensin. Sebagai simulasi, mobil bensin dengan konsumsi rata-rata 10 km/liter untuk menempuh jarak 1.385 km membutuhkan sekitar 138,5 liter bahan bakar. Dengan harga bensin RON 92 sekitar Rp 12.000-13.000 per liter, biaya yang dibutuhkan bisa mencapai Rp 1,6 hingga Rp 1,8 jutaan.

Perlu dicatat pula bahwa Aletra L8 mendukung pengisian cepat, sehingga pengisian daya hingga penuh hanya memakan waktu maksimal sekitar 1 jam. Waktu ini dapat dimanfaatkan untuk beristirahat, makan, atau beribadah.

Menaklukkan Jalan Bergelombang Sumatera dengan Nyaman

Karakteristik jalanan Sumatera dari Lampung hingga Palembang memang menantang. Meskipun beberapa ruas tol menawarkan kelancaran, banyak pula yang bergelombang. Bahkan, dari Gerbang Tol Kayu Agung hingga Kramasan, perbaikan jalan sedang gencar dilakukan, menyebabkan kondisi jalan yang rusak parah di beberapa titik, kemacetan, dan permukaan yang bergelombang.

Namun, tantangan jalan bergelombang selama road trip ke Sumatera ini berhasil dilalui dengan nyaman oleh Aletra L8. Saat melaju di jalan tol yang bergelombang, Aletra L8 tetap terasa stabil, tidak mengayun berlebihan, apalagi limbung. Perbedaan kenyamanan ini terasa signifikan dibandingkan saat berada di mobil pendukung yang melalui jalanan serupa. Bahkan ketika melewati jalanan rusak, sistem kaki-kaki Aletra L8 tetap mampu menopang kenyamanan. Kendaraan tetap stabil meski dalam kecepatan tinggi dan tidak terasa mengayun. Bantingan suspensi pun tidak terasa terlalu keras di jalanan rusak, memberikan kenyamanan yang dapat dirasakan oleh pengemudi, penumpang depan, maupun penumpang belakang.

Road Trip Pakai Mobil Listrik Aletra L8 ke Sumatera, Siapa Takut!

Aletra L8 dilengkapi dengan jok berlapis kulit yang nyaman diduduki. Posisi mengemudi terasa sangat ergonomis, dengan jok yang menopang punggung dengan sempurna. Bantalan penyangga punggung di sisi kiri dan kanan jok memberikan relaksasi saat berkendara jarak jauh, sehingga mengurangi kelelahan badan. Bagi penumpang belakang, Aletra L8 menawarkan kenyamanan ekstra berkat hadirnya jok captain seat. Ditambah lagi dengan ruang kaki (leg room) dan ruang kepala (head room) yang lapang, membuat perjalanan semakin menyenangkan.

Performa Andal untuk Medan Sumatera

Secara spesifikasi teknis, Aletra L8 mengandalkan baterai Short Blade Bulletproof Battery berkapasitas 64,74 kWh yang dipadukan dengan Permanent Magnet Synchronous Motor. Kombinasi ini menghasilkan tenaga maksimal 161 daya kuda dengan torsi puncak 240 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam hanya membutuhkan waktu 10,7 detik, dengan kecepatan tertinggi mencapai 160 km/jam.

Dengan bekal performa ini, Aletra L8 sangat bisa diandalkan dalam perjalanan panjang road trip ke Palembang. Saat dibutuhkan untuk menyalip kendaraan lain atau saat memerlukan akselerasi instan, Aletra L8 memberikan respons yang cepat dan cekatan, bahkan saat masih dalam mode Eco. Ketika mode Sport diaktifkan, tenaga dan torsi instan langsung terasa begitu pedal gas diinjak, memberikan sensasi berkendara yang lebih dinamis.

Sebagai fitur keamanan, layar MID (Multi Information Display) akan memberikan notifikasi ketika mobil digeber pada kecepatan 120 km/jam. Meskipun demikian, mobil ini masih dapat ditambah kecepatannya jika diperlukan, dengan tetap memastikan faktor keamanan.

Kesimpulan: Road Trip Mobil Listrik ke Sumatera Terbukti Aman dan Menyenangkan

Dalam perjalanan ini, tim detikOto berhasil membuktikan bahwa menggunakan mobil listrik untuk perjalanan jarak jauh bukan lagi sebuah kekhawatiran yang berarti. Meskipun masih ada keraguan di benak sebagian masyarakat mengenai penggunaan mobil listrik untuk perjalanan jauh, pengalaman road trip kali ini menunjukkan bahwa Aletra L8 telah memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk digunakan dalam perjalanan lintas pulau. Kunci utamanya adalah perencanaan rute yang matang dan pemanfaatan infrastruktur pengisian daya yang tepat. Dengan Aletra L8, road trip ke Palembang, bahkan dengan menyambangi berbagai destinasi menarik di sepanjang jalan, kini menjadi sebuah opsi yang aman, nyaman, dan tentunya lebih ramah lingkungan.