Setelah tiga tahun absen dari pasar ponsel gaming di Indonesia, Nubia kembali menggebrak dengan meluncurkan Redmagic 11 Pro, sebuah perangkat yang tidak hanya membawa pembaruan signifikan, tetapi juga memperkenalkan inovasi terdepan di industri. Ponsel ini menjadi yang pertama di dunia yang mengintegrasikan teknologi liquid cooling, sebuah terobosan yang menjanjikan pengalaman gaming yang lebih stabil dan dingin.
Tidak hanya mengandalkan sistem pendingin mutakhir, Redmagic 11 Pro juga ditenagai oleh chipset flagship terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang secara klaim membawa peningkatan performa CPU sebesar 20% dan GPU sebesar 30% dibandingkan generasi sebelumnya. Kombinasi perangkat keras kelas atas ini, ditambah dengan sistem pendingin revolusioner, secara teori mampu menghadirkan performa gaming yang tak tertandingi, memungkinkan para gamer untuk menikmati sesi bermain yang panjang tanpa khawatir akan penurunan kinerja akibat panas berlebih.
Lebih dari sekadar performa gaming mentah, Redmagic 11 Pro juga dilengkapi dengan berbagai fitur kekinian, termasuk baterai silikon-karbon berkapasitas masif yang menjanjikan daya tahan luar biasa, serta integrasi fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan secara cerdas membantu pengguna menjadi gamer yang lebih handal. Untuk memahami lebih dalam bagaimana Redmagic 11 Pro mewujudkan janji-janji ini, mari kita selami lebih jauh dalam ulasan lengkap berikut.

Desain Futuristik dengan Sentuhan Inovasi Transparan
Redmagic 11 Pro tampil dengan identitas desain yang sangat kental sebagai ponsel gaming, memancarkan aura futuristik yang agresif dan berani. Varian warna Subzero yang kami uji didominasi oleh nuansa perak yang elegan, namun yang paling mencolok adalah desain panel belakang transparan yang secara sengaja memperlihatkan sistem liquid cooling internalnya, yang diberi nama AquaCore. Ini bukan sekadar estetika belaka; saat fitur liquid cooling diaktifkan selama sesi gaming intens, cairan pendingin di dalamnya akan mengalir secara visual, menciptakan efek mesmerizing yang cukup menghipnotis dan menjadi daya tarik unik yang membedakannya dari kompetitor.
Panel belakang Redmagic 11 Pro cukup kaya akan aksen dan detail. Selain ‘jendela’ liquid cooling berbentuk lingkaran yang menjadi pusat perhatian, terdapat juga dua logo Redmagic, salah satunya di sudut kanan atas yang berupa RGB LED yang dapat menyala, menambah nuansa gaming yang semarak. Tidak ketinggalan, logo Snapdragon 8 Elite juga terukir, menegaskan kekuatan performa yang diusungnya. Di dekat logo bagian atas, tersusun rapi tiga kamera belakang dengan flash LED, serta di bawahnya, kipas pendingin aktif yang akan berputar kencang saat perangkat menjalankan game berat.
Salah satu aspek desain yang patut diapresiasi adalah rata-nya modul kamera belakang dengan panel ponsel. Desain ini menghilangkan tonjolan kamera yang seringkali ditemukan pada ponsel modern, memungkinkan Redmagic 11 Pro untuk berbaring sempurna di atas meja tanpa goyang. Ini juga memberikan kenyamanan ekstra bagi para gamer, karena jari-jari yang beristirahat di bagian belakang ponsel tidak terhalang oleh modul kamera yang menonjol. Desain ini terasa seperti angin segar di tengah tren modul kamera tebal.

Namun, desain Redmagic 11 Pro yang benar-benar kotak dan datar di semua sisinya memberikan sensasi seperti menggenggam sebuah balok. Akibatnya, sudut-sudut ponsel ini terasa cukup tajam dan mungkin kurang nyaman saat diistirahatkan di telapak tangan untuk durasi gaming yang sangat panjang.
Nuansa gaming yang intensif tidak hanya terbatas pada bagian belakang, melainkan meresap ke setiap sisi Redmagic 11 Pro. Sisi kanan ponsel terlihat cukup ramai, diisi oleh dua shoulder trigger kapasitif yang responsif, ventilasi udara untuk kipas pendingin, tombol power, tombol volume, dan tombol Game Space khusus berwarna merah. Kepadatan fitur di sisi ini kadang kala menyebabkan kesalahan pencet, terutama saat ingin membuka kunci ponsel secara cepat.
Di sisi kiri ponsel, terdapat satu ventilasi udara di bagian atas dan strip RGB LED yang akan menyala secara dinamis saat bermain game, menambah imersi visual. Bagian bawah ponsel menampung slot kartu SIM, port USB-C, dan speaker. Menariknya, Redmagic 11 Pro tetap mempertahankan keberadaan audio jack 3,5mm di bagian atas ponsel, sebuah fitur yang semakin langka namun sangat dihargai oleh komunitas gamer untuk latensi audio yang rendah dan kualitas suara terbaik.
Meskipun memiliki dua lubang ventilasi udara yang terbuka untuk sistem pendingin aktifnya, Redmagic 11 Pro berhasil mendapatkan rating IPX8, menunjukkan ketahanan yang luar biasa terhadap air. Bagian depannya dilindungi oleh Gorilla Glass yang kokoh, sementara rangka aluminium alloy memberikan durabilitas tinggi dan kesan premium pada desain keseluruhan.

Layar Imersif dengan Kualitas Visual yang Memukau
Redmagic 11 Pro memanjakan mata pengguna dengan panel BOE X10 AMOLED berukuran 6,85 inci. Layar ini menawarkan resolusi tajam 2688 x 1216 piksel, didukung oleh refresh rate 144Hz yang menghadirkan pengalaman visual super mulus, serta tingkat kecerahan puncak hingga 1.800 nits. Tingkat kecerahan yang tinggi ini memastikan visibilitas yang sangat baik bahkan di bawah terik sinar matahari langsung, menjadikan ponsel ini nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.
Nubia menyediakan empat opsi refresh rate yang fleksibel, termasuk mode ‘Auto’ yang secara cerdas dapat menurunkan refresh rate hingga 60Hz saat bermain game atau menonton video untuk menghemat daya, dan meningkatkannya hingga 120Hz saat browsing atau scrolling media sosial demi kelancaran visual. Mode 144Hz penuh juga tersedia bagi pengguna yang menginginkan pengalaman scrolling paling mulus dan responsif, meski dengan konsekuensi konsumsi daya yang sedikit lebih tinggi.
Display Redmagic 11 Pro juga mendukung HDR10, memungkinkan pemutaran video HDR berkualitas tinggi dengan rentang warna dan kontras yang lebih luas di platform seperti YouTube. Namun, terdapat catatan penting terkait sertifikasi Widevine. Meskipun ponsel ini seharusnya mendukung Widevine L1 untuk streaming konten HD, saat dicek di aplikasi Netflix, sertifikasinya hanya terbaca Widevine L3. Akibatnya, Redmagic 11 Pro hanya dapat memutar konten Netflix dalam kualitas SD. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh masalah perangkat lunak, mengingat aplikasi DRM Info menunjukkan bahwa perangkat sebenarnya mendukung Widevine L1, yang mengindikasikan bahwa masalah ini berpotensi diperbaiki melalui pembaruan software.

Layar Redmagic 11 Pro dikelilingi oleh bezel yang sangat tipis dan simetris, setara dengan standar ponsel flagship kelas atas. Desain bezel yang minimalis ini menciptakan pengalaman visual yang benar-benar imersif dan lapang. Namun, bezel yang terlalu tipis kadang kala dapat menyebabkan kesalahan sentuh di bagian ujung layar, terutama saat mengetik atau bermain game.
Di bagian atas layar, Redmagic 11 Pro menyematkan kamera depan di bawah layar (Under-Display Camera/UDC) yang nyaris tidak terdeteksi. Kombinasi kamera bawah layar dan bezel super tipis ini menghasilkan layar yang benar-benar bersih dari gangguan notch atau punch-hole, memberikan pengalaman gaming dan menonton yang maksimal tanpa hambatan visual. Untuk keamanan biometrik, sensor sidik jari ultrasonik 3D dibenamkan di dalam layar. Sensor ini bekerja dengan sangat cepat dan akurat, serta menawarkan opsi kustomisasi tampilan dan animasinya sesuai preferensi pengguna.
Performa Gaming Tanpa Batas dan Fitur AI Inovatif
Redmagic 11 Pro menjalankan RedmagicOS 11 yang berbasis Android 16. Sebagai ponsel gaming sejati, Redmagic 11 Pro dilengkapi dengan segudang fitur yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan setiap aspek pengalaman bermain game. Tombol fisik berwarna merah di sisi kanan ponsel berfungsi sebagai pintasan cepat untuk membuka aplikasi Game Space, sebuah pusat kendali yang komprehensif bagi para gamer.

Melalui Game Space, pengguna Redmagic 11 Pro dapat mengatur berbagai setelan game secara mendalam, mulai dari touch sampling rate yang krusial untuk responsivitas sentuhan, tingkat performa CPU dan GPU untuk memaksimalkan frame rate, kontrol kipas pendingin dan liquid cooling untuk menjaga suhu, hingga kualitas rekaman video layar untuk mengabadikan momen epic. Pengaturan yang lebih rinci juga dapat diakses melalui overlay yang muncul saat game sedang berjalan, memungkinkan perubahan real-time pada rasio layar, fungsi shoulder trigger, fitur zoom untuk membidik musuh lebih dekat, hingga penyesuaian tampilan visual game.
Fitur Gravity X juga hadir untuk memberikan fleksibilitas kontrol yang lebih luas, memungkinkan control mapping pada perangkat eksternal seperti kontroler, keyboard, atau mouse. Fitur ini juga memfasilitasi casting game yang dimainkan di ponsel ke layar yang lebih besar, memungkinkan pengalaman gaming bersama teman atau keluarga.
Game Space di Redmagic 11 Pro juga diperkaya dengan fitur-fitur baru berbasis AI yang inovatif. Ada Personal AI Coach yang dapat menyarankan strategi dan tips cerdas saat bermain game, Voice Control untuk kontrol hands-free yang revolusioner, dan Mora Mouth Replacement yang akan mengubah percakapan di game dengan suara asisten AI Mora. Bagi para gamer kompetitif, fitur Win Rate Predictor tersedia untuk game-game populer seperti MLBB, Free Fire, dan PUBG, memberikan prediksi peluang kemenangan yang menarik.
RedMagic 11 Pro juga mendukung beberapa game untuk dimainkan pada refresh rate 144Hz, seperti PUBG Mobile, Free Fire, Minecraft, League of Legends, dan banyak lagi, menjamin visual super mulus. Selain itu, ponsel ini juga mendukung upscaling resolusi hingga 2K untuk game-game berat seperti Genshin Impact, Wuthering Waves, PUBG Mobile, dan Call of Duty: Warzone Mobile, meningkatkan ketajaman visual secara signifikan.

Meskipun dirancang sebagai mesin gaming, Redmagic 11 Pro tidak melupakan fungsionalitas harian. Ponsel ini dilengkapi dengan sejumlah fitur pintar berbasis AI yang bermanfaat, seperti live translator untuk menerjemahkan percakapan secara real-time, call assistant yang dapat menampilkan subtitle dan menerjemahkan panggilan telepon, fitur Circle to Search yang intuitif, dan integrasi Google Gemini untuk asisten AI yang cerdas.
Dapur Pacu Mumpuni Didukung Sistem Pendingin AquaCore Revolusioner
Di balik performa gaming kelas atas Redmagic 11 Pro, tersemat chipset flagship Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Chipset ini tidak hanya menjanjikan peningkatan performa CPU 20% dan performa GPU 30% yang signifikan dibandingkan generasi sebelumnya, tetapi juga dipadukan dengan RAM LPDDR5T 16GB dan memori internal UFS 4.1 Pro berkapasitas 512GB, memastikan multitasking super cepat dan waktu loading game yang instan.
Nubia juga menyematkan chip gaming khusus bernama RedCore R4, yang berfungsi secara spesifik untuk mengoptimalkan grafis, efek visual, serta manajemen daya saat bermain game. Selain itu, teknologi Energy Cube 3.0 hadir untuk mengatur CPU, GPU, memori, dan sistem pendingin secara dinamis sesuai dengan kebutuhan game yang sedang dimainkan, memastikan efisiensi dan performa puncak yang berkelanjutan.

Lini Redmagic telah lama dikenal sebagai pelopor ponsel dengan sistem pendingin tercanggih, dan Redmagic 11 Pro benar-benar membawa peningkatan yang sangat signifikan. Selain kipas pendingin aktif yang telah menjadi ciri khas, Redmagic 11 Pro kini dibekali dengan solusi liquid cooling pertama yang hadir di ponsel komersial. Nubia menyebut teknologi ini dengan nama AquaCore Cooling System. Sistem inovatif ini menggunakan cairan pendingin fluorinated yang mengalir untuk menyerap panas dari CPU dan baterai secara jauh lebih efektif. Cairan pendingin ini diklaim setara dengan yang digunakan untuk mendinginkan server AI dan pusat data kelas industri, menunjukkan keseriusan Nubia dalam manajemen termal.
Kipas pendingin aktif internal juga tidak luput dari peningkatan, kini mampu berputar hingga kecepatan 24.000 rpm, lebih cepat 1.000 rpm dibandingkan kipas pada Redmagic 10S Pro. Menariknya, kipas turbo di Redmagic 11 Pro untuk pertama kalinya memiliki rating IPX8, menjadikannya tahan air dan debu, sebuah pencapaian teknis yang mengesankan mengingat sifat komponen aktif.
Baik liquid cooling maupun kipas pendingin dapat diaktifkan secara manual melalui panel quick settings, atau secara otomatis saat aplikasi game dibuka. Saat fitur liquid cooling diaktifkan, aliran cairannya dapat terlihat berputar-putar di panel belakang ponsel, memberikan visualisasi langsung dari teknologi canggih yang bekerja. Khusus fitur kipas pendingin, tersedia dalam dua mode: ‘Balanced’ yang menyesuaikan kecepatan kipas berdasarkan suhu dan skenario penggunaan, serta ‘Fast Cooling’ yang memberikan kecepatan maksimum. Saat mode ‘Fast Cooling’ diaktifkan, akan terdengar suara seperti mesin mobil yang cukup kencang, meskipun efek suara ini dapat dimatikan jika dirasa mengganggu.
Terakhir, sistem pendingin Redmagic 11 Pro juga mengandalkan vapor chamber besar seluas 13.116 mm², yang diklaim mampu menyebarkan panas 50% lebih baik. Di bagian atas vapor chamber, terdapat Liquid Metal 3.0 yang berperan vital dalam menyalurkan panas dari CPU ke vapor chamber dengan efisiensi tinggi.

Kombinasi harmonis dari hardware bertenaga dan teknologi pendingin berlapis ini mampu memberikan performa gaming yang benar-benar bebas hambatan. Game berat seperti Genshin Impact dapat dimainkan dalam kualitas grafis dan frame rate tertinggi tanpa sedikit pun lag, dan game yang tidak terlalu rakus sumber daya seperti PUBG Mobile bisa dilumat dengan mudah tanpa kendala. Dengan sistem pendingin yang begitu canggih, Redmagic 11 Pro hanya terasa sedikit hangat setelah dipakai bermain Genshin Impact selama 30 menit non-stop, menunjukkan efektivitas luar biasa dalam menjaga suhu. Kipas pendinginnya memang cukup berisik, terutama dalam mode ‘Fast Cooling’, namun hal ini cukup wajar mengingat kecepatan putarannya yang mencapai 24.000 rpm.
Performa Redmagic 11 Pro juga telah diuji menggunakan aplikasi benchmark populer seperti AnTuTu, PCMark, Geekbench 6, dan 3DMark. Hasil uji ini secara konsisten menunjukkan skor yang sangat tinggi, mengonfirmasi bahwa Redmagic 11 Pro adalah salah satu ponsel Android terkencang di pasaran, mampu menghadirkan kinerja puncak yang stabil.
Kinerja superior Redmagic 11 Pro didukung oleh baterai silikon-karbon berkapasitas masif 7.500 mAh. Meskipun disisipi baterai dengan kapasitas sebesar itu, bodi ponsel ini masih cukup ramping dengan ketebalan 8,9mm. Dalam pemakaian sehari-hari yang melibatkan browsing, chatting, scrolling media sosial, dan sesi gaming selama 30 menit, baterai Redmagic 11 Pro yang awalnya penuh di pagi hari masih tersisa sekitar 50% pada malam hari, menunjukkan daya tahan yang sangat baik.
Baterai ponsel ini dipasangkan dengan teknologi pengisian cepat 80W yang impresif, mampu mengisi daya ponsel dari 2% hingga 100% dalam waktu sekitar 50 menit. Waktu pengisian ini terbilang cepat mengingat kapasitas baterai yang sangat besar. Nubia juga menyematkan fitur ‘Charge Separation’ atau yang lebih dikenal dengan istilah bypass charging. Fitur ini sangat krusial bagi gamer, karena akan mengalihkan daya listrik dari charger langsung ke komponen ponsel (CPU, GPU) tanpa melewati baterai. Hal ini secara signifikan mencegah ponsel cepat panas saat dipakai main game sambil dicas, sekaligus menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Kamera: Fungsionalitas Sekunder dengan Beberapa Catatan
Redmagic 11 Pro dibekali tiga kamera belakang yang di atas kertas memiliki spesifikasi cukup solid. Kamera utama dan kamera ultrawide-nya sama-sama memiliki resolusi 50 MP, dipadukan dengan sensor ketiga beresolusi 2 MP. Nubia tidak secara spesifik menyebutkan fungsi sensor ketiga ini, namun kemungkinan besar digunakan untuk fotografi makro atau sebagai sensor kedalaman.
Foto yang diambil menggunakan kamera utama 50 MP sangat memuaskan, asalkan subjek yang difoto tidak terlalu jauh. Detailnya terjaga dengan baik, dan reproduksi warnanya akurat dalam kondisi pencahayaan yang cukup. Bahkan dalam keadaan minim cahaya, foto yang dijepret mampu mempertahankan detail dengan baik. Namun, saat menggunakan zoom digital 3x ke atas, hasilnya cenderung buram dan detailnya menurun drastis.
Sayangnya, kamera ultrawide Redmagic 11 Pro cukup mengecewakan. Detail foto terlihat kurang tajam, warnanya terlihat lebih gelap dibandingkan hasil foto kamera utama, dan reproduksi warnanya kurang memuaskan, menunjukkan adanya perbedaan konsistensi.

Berikutnya, kamera depan 16 MP yang tersembunyi di bawah layar (UDC) juga menjadi titik lemah. Entah karena kualitas sensornya yang memang di bawah rata-rata atau karena terhalang oleh lapisan piksel display di atasnya, hasil foto selfie yang diambil menggunakan kamera depan RedMagic 11 Pro terlihat blurry dan minim detail, tidak sebanding dengan kualitas kamera depan pada ponsel flagship lainnya.
Kesimpulan: Raja Gaming dengan Beberapa Kompromi
Sebagai perangkat yang secara eksplisit dirancang untuk para gamer, Redmagic 11 Pro memang mengutamakan raw power dan performa di atas segalanya. Kombinasi chipset flagship Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang perkasa dengan sistem pendingin berlapis yang makin canggih, termasuk inovasi liquid cooling AquaCore, memberikan performa gaming yang tidak hanya kencang tetapi juga memastikan ponsel tetap dingin dan stabil. Ini memungkinkan sesi gaming yang lebih lama dan lebih nyaman tanpa kekhawatiran akan thermal throttling.
Sistem liquid cooling yang transparan juga memberikan tampilan Redmagic 11 Pro sebuah karakter unik yang membedakannya dari ponsel gaming lain di pasaran. Layarnya yang luas dan tajam dengan bezel super tipis dan kamera bawah layar menciptakan pengalaman visual yang benar-benar imersif dan premium. Fitur-fitur gaming cerdas di Game Space dan AI Coach juga menjadi nilai tambah yang signifikan bagi para gamer.

Namun, ponsel ini tidak luput dari beberapa kekurangan. Kualitas kamera, terutama kamera ultrawide dan kamera depan UDC, terasa seadanya dan belum mampu bersaing dengan ponsel flagship lain di kelasnya. Selain itu, software RedmagicOS 11 masih terasa kurang matang. Beberapa teks di aplikasi Settings dan Game Space masih ada yang salah diterjemahkan atau bahkan tidak diterjemahkan sama sekali. Pada minggu pertama penggunaan, kami juga mengalami beberapa kali game yang crash saat dibuka, mengindikasikan bahwa stabilitas perangkat lunak masih memerlukan perbaikan.
Meskipun demikian, Redmagic 11 Pro masih memiliki banyak hal yang sangat bisa diunggulkan, terutama bagi Anda yang merupakan gamer garis keras dan ingin mencicipi ponsel dengan chipset flagship terbaru, sistem pendingin inovatif yang pertama di kelasnya, serta daya tahan baterai luar biasa. Bagi para penggemar gaming mobile yang memprioritaskan performa dan manajemen suhu di atas segalanya, Redmagic 11 Pro adalah pilihan yang sangat menarik, siap membawa pengalaman gaming ke level yang lebih dingin dan ekstrem.

