BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Zoe Levana, sosok publik yang dikenal tak ragu menunjukkan cintanya pada hewan peliharaan, membuktikan bahwa "anabul" (anak bulu) baginya bukan sekadar penghuni rumah, melainkan anggota keluarga yang dirawat dengan sepenuh hati. Komitmen ini terwujud nyata dalam segala aspek perawatannya, bahkan jika itu berarti merogoh kocek dalam-dalam. Zoe mengakui bahwa ia jarang sekali menghitung secara rinci pengeluarannya untuk anabul kesayangannya, terutama untuk anjing ras Bichon-nya yang memang membutuhkan perawatan ekstra dan berbiaya tinggi. "Aduh kadang-kadang aku gak ngitung, tapi kalau untuk Bichon mahal banget, belum lagi bulunya nih kayak gini itu mahal banget," ungkapnya saat ditemui di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada suatu kesempatan.
Lebih dari sekadar biaya perawatan rutin yang sudah diprediksi mahal, Zoe Levana juga sigap dan rela mengeluarkan biaya tak sedikit ketika anabul kesayangannya mengalami masalah kesehatan. Ia tak pernah ragu untuk membawa mereka ke dokter hewan profesional, bahkan mengakui bahwa biaya pengobatan untuk masalah kulit anabulnya bisa melebihi biaya pengobatannya sendiri. "Tapi kalau lagi ada masalah kulit, kan ke dokter, nah itu biaya dokternya lebih mahal dari saya," katanya sambil bercanda, menyiratkan betapa prioritasnya adalah kesembuhan dan kenyamanan hewan kesayangannya.
Salah satu anabul Zoe, khususnya Bichon-nya, bahkan memiliki nilai fantastis sejak awal kedatangannya. Zoe mengungkapkan bahwa harga anjing ras ini bisa mencapai puluhan juta rupiah. Angka yang tidak sedikit ini, menurut Zoe, juga menjadi pengingat pentingnya melakukan riset yang terpercaya dalam memilih dan merawat hewan peliharaan. "Yang Bichon ini start dari Rp 35 juta. Maintance-nya mahal apalagi grooming-nya. Gak sembarangan juga kayak ini cat bulunya beda dari cat rambut kita. Aku semua," tuturnya, menekankan bahwa kualitas perawatan yang diberikan harus sesuai dengan harga dan kebutuhan spesifik ras anjingnya.
Di balik segala biaya yang dikeluarkan dan perhatian ekstra yang dicurahkan, Zoe Levana merasakan dampak emosional yang sangat besar dari kehadiran anabul dalam hidupnya. Ia merasa ada sesuatu yang lebih berharga ketika pulang ke rumah setelah seharian syuting. "Aku merasa ada sesuatu, kalau syuting, ketika pulang rumah, happy saja gitu, karena ada yang nungguin," ujarnya dengan senyum tulus. Kehadiran anabul memberikan kebahagiaan murni dan rasa nyaman yang tak ternilai.
Kecintaan yang mendalam inilah yang akhirnya mendorong Zoe Levana untuk hadir secara langsung di acara "Enchanted Noel & Dog Lovers". Sebagai pemilik dari dua bisnis ternama, Bravery dan Crystal Glow, Zoe tidak hanya datang sebagai tamu, tetapi juga berbagi pengalaman dan cerita inspiratifnya dalam merawat hewan peliharaan bersama anabul kesayangannya. Acara ini menjadi wadah baginya untuk menyuarakan pentingnya kasih sayang, komitmen, dan tanggung jawab dalam memelihara hewan.
Lebih lanjut, Zoe menjelaskan bahwa memelihara anjing ras Bichon bukan sekadar tren atau gaya hidup semata, melainkan sebuah investasi emosional dan finansial yang signifikan. Ia mengakui bahwa Bichon, dengan bulu putihnya yang lebat dan karakteristiknya yang menggemaskan, memerlukan perawatan khusus yang tidak bisa dianggap remeh. "Bulunya itu perlu penanganan ekstra. Mulai dari sampo khusus, kondisioner, sampai dengan teknik menyikat yang benar. Kalau salah perawatan, bulunya bisa kusut, jadi gatal, atau bahkan timbul masalah kulit," jelasnya. Zoe bahkan rela mengeluarkan biaya lebih untuk jasa grooming profesional yang paham betul dengan kebutuhan bulu Bichon. Biaya ini bukan hanya untuk estetika, tetapi juga untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu anabulnya.
Selain perawatan bulu, nutrisi juga menjadi perhatian utama Zoe. Ia memastikan anabulnya mendapatkan makanan berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus untuk anjing ras Bichon. "Aku tidak pernah asal pilih makanan. Aku selalu baca komposisinya, memastikan proteinnya cukup, tidak ada bahan pengawet yang berbahaya, dan sesuai dengan usia serta aktivitas mereka," ungkapnya. Makanan berkualitas ini tentu saja memiliki harga yang lebih premium dibandingkan makanan anjing pada umumnya.
Zoe juga menekankan pentingnya pencegahan penyakit. Vaksinasi rutin, pemberian obat cacing dan kutu sesuai jadwal, serta pemeriksaan kesehatan tahunan adalah bagian tak terpisahkan dari rutinitasnya. "Lebih baik mencegah daripada mengobati. Biaya pencegahan jauh lebih kecil dibandingkan biaya pengobatan penyakit yang sudah parah," katanya bijak. Ia menyadari bahwa kesehatan anabulnya adalah tanggung jawabnya, dan ia tidak akan mentolerir kelalaian sekecil apapun.
Pengalaman Zoe memelihara anabul juga mengajarkannya tentang pentingnya sosialisasi dan pelatihan. Ia sering membawa anabulnya ke taman anjing atau mengikuti kelas pelatihan dasar. "Melatih anjing itu butuh kesabaran dan konsistensi. Tapi hasilnya sangat memuaskan. Anabul jadi lebih patuh, tidak rewel, dan lebih mudah diajak berinteraksi dengan lingkungan," ujarnya. Biaya untuk pelatih profesional atau mengikuti kursus pelatihan juga menjadi salah satu pos pengeluaran yang ia anggap perlu.
Dalam kesempatan lain, Zoe Levana pernah berbagi tips bagaimana ia memilih anabul yang tepat. Ia tidak hanya terpaku pada penampilan fisik, tetapi juga memperhatikan temperamen induk dan riwayat kesehatannya. "Aku selalu berusaha mencari breeder yang bertanggung jawab dan punya reputasi baik. Mereka akan memberikan informasi yang jujur tentang anjing yang mereka jual," katanya. Proses seleksi yang teliti ini juga merupakan bentuk investasi awal untuk meminimalkan risiko masalah di kemudian hari.
Ia juga sempat menyinggung soal perlengkapan anabul. Mulai dari kandang yang nyaman, tempat tidur yang empuk, mangkuk makan dan minum yang higienis, hingga mainan yang aman dan mendidik. Semua perlengkapan ini ia pilih dengan cermat untuk memastikan kenyamanan dan keamanan anabulnya. "Kadang-kadang kita tergiur dengan barang-barang lucu, tapi yang terpenting adalah fungsinya dan keamanannya untuk anabul," tegasnya.
Lebih dari sekadar materi, Zoe Levana juga menginvestasikan waktu dan tenaganya untuk anabulnya. Ia rela bangun pagi untuk mengajak anabulnya berjalan-jalan, meluangkan waktu di sela-sela kesibukannya untuk bermain dan memeluk mereka, serta selalu siap siaga jika anabulnya membutuhkan perhatian. Komitmen ini menunjukkan bahwa cinta Zoe Levana terhadap anabulnya adalah cinta yang tulus dan tanpa syarat.
Pengalaman Zoe ini dapat menjadi inspirasi bagi para pemilik hewan peliharaan lainnya. Bahwa merawat anabul memang membutuhkan pengorbanan, baik secara finansial maupun waktu dan tenaga. Namun, imbalan emosional yang didapatkan jauh lebih berharga. Kebahagiaan melihat mereka sehat, aktif, dan penuh kasih sayang adalah kepuasan tersendiri yang sulit diukur dengan materi. Zoe Levana membuktikan bahwa cinta yang besar memang pantas mendapatkan pengorbanan yang besar pula. Ia tidak setengah hati, ia sepenuhnya mencintai dan merawat anabulnya sebagai bagian tak terpisahkan dari hidupnya.

