Jakarta – Pasar ponsel lipat terus bergejolak dengan inovasi tiada henti, dan Samsung sekali lagi membuktikan dominasinya dengan memperkenalkan dua mahakarya teknologi: Galaxy Z TriFold dan Galaxy Z Fold7. Keduanya hadir sebagai representasi puncak kemewahan dan fungsionalitas di segmen premium, namun dengan pendekatan desain dan pengalaman pengguna yang berbeda secara signifikan. Melalui serangkaian foto perbandingan detail, kita akan menelusuri setiap aspek mulai dari desain, ketebalan, hingga kemampuan layar lipatnya untuk membantu Anda memutuskan mana yang lebih premium dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Desain dan Estetika: Tiga Lipatan Melawan Dua
Secara pandangan pertama, Galaxy Z TriFold segera menarik perhatian dengan konstruksi tiga lipatnya yang revolusioner. Jika Galaxy Z Fold7 mempertahankan desain lipatan ganda yang sudah familiar dan disempurnakan, TriFold menambahkan panel ketiga di sisi kanan, menciptakan perangkat yang lebih besar dan lebih ambisius saat dibentangkan. Desain ini bukan sekadar penambahan estetika, melainkan sebuah pernyataan berani tentang evolusi form factor ponsel lipat, menjanjikan area layar yang lebih luas untuk produktivitas dan hiburan.

Beralih ke bagian belakang, kedua perangkat ini menampilkan kemewahan melalui pemilihan material yang premium. Galaxy Z Fold7 mengadopsi Corning Gorilla Glass Victus 2 dengan finishing matte. Pilihan ini tidak hanya memberikan tampilan yang elegan dan minimalis, tetapi juga efektif mengurangi jejak sidik jari, menjaga perangkat tetap bersih dan mewah. Di sisi lain, Galaxy Z TriFold tampil dengan panel punggung yang terbuat dari material Ceramic-Glass Fibre-Reinforced Polymer. Material ini dikenal akan kekuatan dan ketipisannya, memungkinkan Samsung untuk menciptakan tekstur mirip serat karbon yang tidak hanya menambah nilai estetika premium tetapi juga memberikan cengkeraman anti-slip yang ergonomis. Perbedaan material ini menegaskan identitas masing-masing: Fold7 dengan keanggunan klasik, TriFold dengan nuansa futuristik yang kokoh.
Layar Lipat yang Memukau: Ekstra Luas atau Lebih Ringkas?

Ketika berbicara tentang layar, Galaxy Z TriFold dan Fold7 sama-sama menawarkan pengalaman visual yang luar biasa, namun dengan skala yang berbeda. Untuk layar cover, keduanya mengusung panel Dynamic LTPO AMOLED 2X berukuran 6,5 inci dengan refresh rate 120Hz yang adaptif. Layar ini dilindungi oleh Corning Gorilla Glass Ceramic 2, menjamin ketahanan terhadap goresan dan benturan. Konsistensi dalam kualitas layar cover ini memastikan pengalaman penggunaan ponsel yang responsif dan jernih saat perangkat dalam keadaan terlipat, memudahkan navigasi sehari-hari tanpa perlu membuka lipatan utama.
Perbedaan signifikan muncul pada layar utama. Galaxy Z Fold7, dengan desain lipatan gandanya, menyajikan layar utama berukuran 8 inci. Ukuran ini sudah sangat mumpuni untuk multitasking, menonton media, atau bermain game dengan nyaman. Namun, Galaxy Z TriFold melangkah lebih jauh dengan layar utama seluas 10 inci berkat mekanisme tiga lipatnya. Peningkatan ukuran layar ini secara drastis mengubah pengalaman pengguna, mendekati fungsionalitas tablet penuh dalam bentuk yang masih bisa dilipat. Baik TriFold maupun Fold7 sama-sama menggunakan panel Dynamic LTPO AMOLED 2X 120Hz untuk layar utama, menjamin warna yang kaya, kontras yang tajam, dan transisi yang sangat mulus. Bagi mereka yang mendambakan ruang kerja digital yang maksimal atau pengalaman hiburan yang imersif, TriFold dengan layar 10 incinya jelas menawarkan keunggulan tak terbantahkan.

Portabilitas dan Ergonomi: Bobot dan Ketebalan
Salah satu pertimbangan krusial dalam memilih ponsel lipat adalah portabilitas dan kenyamanan saat digenggam. Di sinilah perbedaan bobot dan ketebalan menjadi sangat relevan. Galaxy Z TriFold memiliki bobot yang cukup substansial, mencapai 309 gram. Angka ini jauh lebih berat dibandingkan Galaxy Z Fold7 yang hanya 215 gram. Bagi pengguna yang terbiasa menggunakan ponsel dengan satu tangan atau menginginkan perangkat yang seringkali diselipkan di saku, Fold7 jelas lebih bersahabat dan ringan. TriFold, meskipun lebih berat, dirancang untuk tetap nyaman saat digenggam berkat distribusi bobot yang seimbang, namun tetap terasa lebih "solid" atau berisi.

Dalam hal ketebalan saat ditutup, Galaxy Z Fold7 menunjukkan keunggulannya dengan ukuran hanya 8,9 mm, menjadikannya salah satu ponsel lipat tertipis di pasaran. Sebaliknya, Galaxy Z TriFold, dengan tiga panelnya, memiliki ketebalan 12,9 mm saat dilipat penuh. Perbedaan 4 mm ini cukup terasa dan Fold7 jelas lebih ramping. Namun, menariknya, saat tidak sepenuhnya terlipat atau pada bagian-bagian tertentu, TriFold mampu mencapai ketebalan setipis 3,9 mm, sedikit lebih ramping dari bagian tertipis Fold7 yang 4,2 mm. Bagian tertebal TriFold sendiri, saat dilipat, berada di angka 4,2 mm, sama persis dengan ketebalan Galaxy Z Fold7 saat terlipat di bagian paling tebalnya. Ini menunjukkan bahwa meskipun TriFold lebih tebal secara keseluruhan saat dilipat penuh, desain multi-lipatnya memungkinkan profil yang sangat tipis pada bagian-bagian tertentu saat terbuka atau terlipat sebagian, sebuah prestasi rekayasa yang mengagumkan.
Mekanisme Lipat: Kekuatan dan Perlindungan

Mekanisme engsel adalah jantung dari setiap ponsel lipat, dan Samsung telah berinvestasi besar dalam pengembangannya. Galaxy Z Fold7 dilengkapi dengan Armor FlexHinge yang telah disempurnakan. Engsel ini dirancang agar lebih ringan dan tahan banting, sekaligus mengurangi lipatan (crease) pada layar utama yang seringkali menjadi kekhawatiran pengguna. Desain FlexHinge ini memungkinkan perangkat untuk tetap kokoh dan tahan lama dalam penggunaan sehari-hari, sembari memberikan pengalaman visual yang lebih mulus pada layar.
Galaxy Z TriFold mengadopsi pendekatan yang sedikit berbeda dengan inward-folding dual hinge. Engsel ganda ini memiliki keuntungan utama dalam melindungi layar utama sepenuhnya saat perangkat dilipat, menjaganya dari debu, kotoran, dan benturan langsung. Selain itu, TriFold menggunakan frame aluminium canggih yang memberikan ketahanan ekstra terhadap benturan, menambah durabilitas perangkat secara keseluruhan. Pilihan engsel pada TriFold ini menekankan pada perlindungan maksimal untuk layar yang lebih besar, mengorbankan sedikit ketebalan demi ketenangan pikiran pengguna.

Performa dan Daya Tahan Baterai: Kekuatan Tak Tertandingi
Di bawah kap, kedua perangkat ini ditenagai oleh chipset terkencang saat ini: Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Ini berarti pengguna Galaxy Z TriFold maupun Fold7 akan mendapatkan performa tanpa kompromi untuk semua jenis aplikasi, mulai dari gaming berat, editing video, hingga multitasking intensif. Keberadaan chipset khusus "for Galaxy" ini menjamin optimasi perangkat keras dan lunak yang superior, menghadirkan pengalaman yang sangat responsif dan efisien.

Perbedaan signifikan lainnya terletak pada kapasitas baterai. Galaxy Z TriFold hadir dengan baterai jauh lebih besar, yakni 5.600 mAh, berbanding dengan 4.400 mAh milik Galaxy Z Fold7. Peningkatan kapasitas baterai pada TriFold ini tentu diperlukan untuk menopang layar utama 10 inci yang lebih luas dan mekanisme lipat yang lebih kompleks. Bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan baterai ekstra panjang untuk mendukung aktivitas sepanjang hari, TriFold menawarkan keunggulan yang jelas.
Fitur Inovatif dan Produktivitas: DeX Standalone TriFold

Selain spesifikasi inti, Galaxy Z TriFold membawa fitur yang sangat kuat untuk meningkatkan produktivitas: Samsung DeX standalone. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan pengalaman desktop penuh tanpa perlu kabel atau dock tambahan. Dengan layar 10 incinya yang luas, TriFold mampu mendukung hingga 4 workspace dengan banyak aplikasi berjalan bersamaan, menjadikannya pusat produktivitas portabel yang sangat mumpuni. Ini adalah keunggulan besar bagi para profesional, kreator konten, atau siapa pun yang membutuhkan fleksibilitas dan kekuatan komputasi layaknya PC dalam genggaman. Meskipun Fold7 juga memiliki kemampuan DeX yang baik, skala dan kenyamanan yang ditawarkan TriFold dengan layarnya yang lebih besar jauh melampauinya.
Kamera dan Fitur Lainnya

Dalam hal konfigurasi kamera, Galaxy Z TriFold dan Fold7 tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Keduanya diperkirakan akan menawarkan sistem kamera yang canggih dan serbaguna, mampu menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi dalam berbagai kondisi pencahayaan, sesuai dengan standar flagship Samsung. Selain itu, kedua perangkat sama-sama dibekali sensor sidik jari di samping, yang menawarkan akses cepat dan aman ke perangkat.
Jadi, Pilih Mana?

Setelah menelaah setiap detail perbandingan, pertanyaan utamanya tetap: Galaxy Z TriFold atau Fold7, mana yang harus Anda pilih? Jawabannya sangat tergantung pada prioritas dan gaya hidup Anda.
Pilih Galaxy Z Fold7 jika:

- Anda mengutamakan portabilitas maksimal dan bobot yang ringan.
- Anda menginginkan perangkat lipat yang lebih ringkas saat dilipat dan lebih mudah diselipkan di saku.
- Anda puas dengan layar utama 8 inci untuk multitasking dan hiburan.
- Anda menghargai desain yang lebih ramping dan elegan dengan sentuhan Gorilla Glass Victus 2 matte.
- Anda mencari pengalaman ponsel lipat klasik yang telah disempurnakan.
Pilih Galaxy Z TriFold jika:
- Anda adalah seorang power user atau profesional yang membutuhkan ruang kerja digital sebesar mungkin dalam format portabel.
- Anda mendambakan pengalaman layaknya tablet penuh dengan layar utama 10 inci untuk produktivitas ekstrem, gaming, dan konsumsi media yang imersif.
- Anda sangat menghargai fitur Samsung DeX standalone yang powerful untuk pengalaman desktop tanpa batas.
- Anda tidak keberatan dengan bobot yang lebih substansial dan ketebalan yang sedikit lebih besar demi fungsionalitas ekstra.
- Anda tertarik dengan desain revolusioner tiga lipat dan material punggung Ceramic-Glass Fibre-Reinforced Polymer dengan tekstur serat karbon yang unik.
- Anda membutuhkan daya tahan baterai yang superior untuk penggunaan sepanjang hari.
Kedua perangkat ini mewakili kemajuan luar biasa dalam teknologi ponsel lipat. Galaxy Z Fold7 adalah evolusi yang matang dari form factor yang sudah teruji, menawarkan keseimbangan sempurna antara portabilitas dan fungsionalitas. Sementara itu, Galaxy Z TriFold adalah lompatan berani ke masa depan, mendefinisikan ulang apa yang mungkin dilakukan oleh sebuah ponsel lipat dengan layar yang lebih besar dan kemampuan produktivitas yang belum pernah ada sebelumnya. Pilihan ada di tangan Anda, tergantung pada seberapa jauh Anda ingin mendorong batas-batas pengalaman mobile Anda.

