BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Sejak ditangani oleh Pep Guardiola pada tahun 2016, Manchester City telah menjelma menjadi kekuatan dominan di kancah sepak bola Inggris dan Eropa. Salah satu kunci keberhasilan The Citizens adalah kebijakan transfer mereka yang agresif, dengan menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan talenta-talenta terbaik dunia. Artikel ini akan mengulas lima pembelian pemain termahal Manchester City di era Pep Guardiola, menyoroti nilai transfer, dampak mereka di lapangan, dan bagaimana investasi klub ini terbayarkan.
1. Jack Grealish: Sang Bintang yang Mencari Bentuk Terbaiknya

Di puncak daftar pembelian termahal Manchester City di era Pep Guardiola adalah Jack Grealish. Didatangkan dari Aston Villa pada tahun 2021, Grealish memecahkan rekor transfer klub dengan nilai fantastis 117 juta Euro, atau setara dengan Rp 2,2 triliun. Keputusan ambisius ini didasari oleh potensi luar biasa Grealish sebagai playmaker kreatif, dribbler ulung, dan pencipta peluang yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Musim 2021/2022 menjadi musim adaptasinya, di mana ia mencatatkan 3 goals dan 3 assists dalam 26 penampilan di Premier League.
Musim berikutnya, Grealish menunjukkan peningkatan signifikan, menjadi bagian tak terpisahkan dari lini serang City yang memenangkan treble winner. Ia mencetak 5 gol dan 8 assist di semua kompetisi, termasuk gol krusial di fase-fase penting. Peran Grealish semakin vital di musim 2023/2024, di mana ia menjadi andalan Guardiola dalam mendobrak pertahanan lawan dengan kelincahan dan visi bermainnya. Namun, memasuki musim 2025/2026, Grealish dipinjamkan semusim ke Everton dengan opsi permanen. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan mengenai masa depannya di Etihad Stadium, meski potensi dan kemampuannya tidak diragukan lagi. Kondisi ini menyoroti sifat dinamis dari pasar transfer dan bagaimana performa serta kebutuhan tim dapat memengaruhi status seorang pemain.
2. Josko Gvardiol: Bek Tengah Mahal dengan Potensi Masa Depan Cerah

Posisi kedua dalam daftar ini ditempati oleh Josko Gvardiol. Bek tengah muda asal Kroasia ini didatangkan dari RB Leipzig pada tahun 2023 dengan mahar sebesar 90 juta Euro, atau sekitar Rp 1,7 triliun. Gvardiol dikenal sebagai bek yang tangguh, memiliki kecepatan, kemampuan membaca permainan yang baik, serta kemampuan membawa bola yang mumpuni. Transfer ini diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan City untuk jangka panjang, mengingat usianya yang masih sangat muda dan potensi yang dimilikinya.
Di musim pertamanya bersama City, Gvardiol langsung menunjukkan kualitasnya. Ia menjadi pemain kunci di lini belakang, beradaptasi dengan cepat dengan gaya permainan Guardiola yang menuntut bek tengah untuk terlibat dalam pembangunan serangan. Musim 2023/2024 menjadi pembuktiannya, di mana ia tampil konsisten dan memberikan kontribusi penting dalam menjaga kedalaman pertahanan tim. Kemampuannya dalam duel udara dan tekel juga menjadi aset berharga bagi City. Dengan terus berkembang di bawah asuhan Guardiola, Gvardiol diprediksi akan menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia dalam beberapa tahun mendatang, menjadikannya investasi yang sangat menjanjikan bagi Manchester City.
3. Omar Marmoush: Kejutan dari Bundesliga yang Mengguncang Liga Primer

Di urutan ketiga adalah Omar Marmoush, pemain yang didatangkan dari Eintracht Frankfurt pada tahun 2024. Transfer ini memakan biaya sebesar 75 juta Euro, atau setara dengan Rp 1,5 triliun. Marmoush, seorang penyerang sayap yang gesit dan memiliki naluri gol tinggi, menjadi rekrutan yang sedikit mengejutkan namun menunjukkan ambisi City untuk terus memperkuat kedalaman skuad mereka di lini serang.
Sejak bergabung, Marmoush telah menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi. Kecepatan, kemampuan dribbling, dan tembakan jarak jauhnya menjadi senjata ampuh bagi City. Ia seringkali menjadi pemecah kebuntuan saat tim menghadapi pertahanan yang rapat. Peranannya mungkin tidak selalu menjadi sorotan utama seperti beberapa pemain bintang lainnya, namun kontribusinya dalam memberikan dimensi baru pada serangan City sangatlah signifikan. Marmoush membuktikan bahwa ia bukan sekadar rekrutan mahal, melainkan pemain yang mampu memberikan dampak positif secara konsisten, menjadikannya aset berharga dalam skuad Guardiola.
4. Antoine Semenyo: Pemain Baru yang Langsung Memberi Warna

Nama Antoine Semenyo muncul di posisi keempat sebagai salah satu pembelian termahal Manchester City di era Pep Guardiola. Dibeli dari Bournemouth pada bursa transfer musim dingin Januari 2026, Semenyo didatangkan dengan biaya 72 juta Euro atau sekitar Rp 1,4 triliun. Pemain asal Ghana ini dikenal dengan kecepatan eksplosif, fisik yang kuat, dan kemampuan penyelesaian akhir yang mematikan.
Meskipun baru bergabung di pertengahan musim 2025/2026, Semenyo langsung memberikan dampak yang terasa. Kehadirannya menambah opsi serangan yang berbeda bagi Guardiola, dengan kemampuannya dalam melakukan tusukan dari sayap maupun beroperasi sebagai striker tunggal. Gol-gol dan assist yang ia catatkan di paruh kedua musim membuktikan bahwa ia adalah rekrutan yang tepat. Semenyo seolah menjadi jawaban atas kebutuhan City akan penyerang yang memiliki energi dan kemampuan individu untuk memenangkan pertandingan. Investasi besar ini diharapkan akan terus terbayarkan di musim-musim mendatang.
5. Ruben Dias: Pilar Pertahanan yang Membawa Ketenangan

Melengkapi lima besar adalah Ruben Dias. Bek tengah asal Portugal ini didatangkan dari Benfica pada tahun 2020 dengan biaya 71 juta Euro, atau setara dengan Rp 1,3 triliun. Pada saat itu, transfer ini merupakan rekor untuk seorang bek tengah di Inggris. Kedatangan Dias disambut dengan harapan besar untuk menambal kelemahan lini pertahanan City yang dinilai kurang kokoh.
Dan Ruben Dias tidak mengecewakan. Ia segera menjelma menjadi tulang punggung pertahanan Manchester City. Kepemimpinannya di lapangan, ketenangan dalam mengawal lini belakang, kemampuan duel udara yang superior, serta visi bermainnya dalam mendistribusikan bola dari lini pertahanan menjadikan City jauh lebih solid. Dias menjadi kunci dalam keberhasilan City meraih berbagai gelar, termasuk Premier League dan Liga Champions. Ia bahkan meraih penghargaan individu seperti Pemain Terbaik FWA. Meskipun kini ada beberapa pemain lain yang dibeli dengan harga lebih mahal, kontribusi dan dampak Dias sejak kedatangannya tetap tak ternilai. Ia adalah contoh investasi besar yang terbayarkan tuntas, membawa stabilitas dan mental juara ke dalam tim.
Secara keseluruhan, lima pembelian termahal Manchester City di era Pep Guardiola ini menunjukkan sebuah pola: investasi besar dalam talenta yang memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan dampak instan. Meskipun ada beberapa pemain yang masih dalam proses adaptasi atau bahkan dipinjamkan, sebagian besar dari mereka telah membuktikan diri sebagai rekrutan yang berharga, membantu Manchester City terus mendominasi sepak bola modern.

