0

5 Artis Nikah Siri Berujung Cerai: Kisah Kelam di Balik Pernikahan yang Tak Tercatat

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Pernikahan siri, yang dilakukan tanpa pencatatan resmi di hadapan negara, kerap kali menyimpan cerita getir, terutama ketika ikatan tersebut harus berakhir di meja perceraian. Fenomena ini tak terkecuali di kalangan para pesohor Tanah Air. Sejumlah artis pernah memilih jalan pernikahan siri, namun tak sedikit pula yang akhirnya harus menelan pil pahit perceraian. Keadaan ini menimbulkan pertanyaan tentang kompleksitas hubungan, legalitas, dan dampak emosional yang ditanggung para pihak.

Salah satu pasangan yang baru-baru ini menguak kisah pernikahan sirinya yang berakhir adalah Ichal Muhammad dan Faby Marcelia. Ichal secara terbuka mengaku pernah melangsungkan pernikahan siri dengan Faby pada April 2025. Keputusan untuk berpisah, menurut Ichal, didasari oleh kesepakatan bersama dan telah tibanya waktu untuk mengakhiri hubungan. "Pisah karena sudah waktunya. Sudah waktunya, kesepakatan bareng. Nggak ada yang selingkuh," ungkap Ichal saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Jumat, 9 Januari 2026. Pernyataan ini menyoroti bahwa perpisahan mereka bukan disebabkan oleh perselingkuhan, melainkan keputusan yang diambil secara matang oleh kedua belah pihak. Pernikahan siri yang berakhir ini menjadi pengingat bahwa status pernikahan yang tidak tercatat secara hukum tetap memiliki konsekuensi emosional dan sosial.

5 Artis Nikah Siri Berujung Cerai

Sebelumnya, kisah pernikahan siri yang berujung perpisahan juga dialami oleh Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari. Keduanya diketahui melangsungkan pernikahan siri pada tahun 2015, namun hubungan mereka kandas dan berakhir pada tahun 2020. Barbie Kumalasari pernah mengklarifikasi status hubungan mereka dengan menyatakan, "Aku sama Galih menikah siri, jadi nggak usah bercerai, ya tinggal pisah saja." Pernyataan ini menggarisbawahi perbedaan mendasar antara perceraian resmi dan perpisahan dalam pernikahan siri. Tanpa adanya akta nikah dan akta cerai, proses hukum perceraian menjadi tidak relevan, namun perpisahan itu sendiri tetap membawa luka dan dampak yang signifikan bagi kedua belah pihak. Kisah mereka mengingatkan bahwa legalitas pernikahan bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga memberikan kerangka hukum yang jelas bagi sebuah hubungan.

Penyanyi Tata Janeeta juga pernah merasakan pahitnya pernikahan siri yang tidak bertahan lama. Pada tahun 2014, Tata Janeeta diketahui menikah siri dengan model asal Iran, Mehdi Zati. Namun, berselang tiga tahun, ia harus menerima kenyataan pahit ketika Mehdi menalaknya melalui telepon. "Iya benar bahwa pernikahan itu terjadi, betul, tanggal 31 Juli 2014. Terus sudah sebulan (cerai) dan by phone. Satu bulan sudah nggak serumah, dia bilang ‘kamu bukan siapa-siapaku lagi, semuanya sudah selesai, bye’," tutur Tata Janeeta saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Selasa, 31 Januari 2017. Pengalaman ini menunjukkan betapa rapuhnya ikatan pernikahan siri, yang dapat berakhir begitu saja tanpa proses yang jelas dan tanpa kepastian hukum. Kata-kata "kamu bukan siapa-siapaku lagi" dari Mehdi Zati menjadi bukti nyata betapa rentannya status pernikahan yang tidak diakui secara hukum.

Artis peran Vicky Prasetyo juga pernah merasakan pengalaman serupa. Ia diketahui pernah menikah siri dengan Kalina Oktarani pada tanggal 13 Maret 2021. Sayangnya, pernikahan mereka tidak mampu bertahan hingga satu tahun dan berakhir dengan perpisahan. Vicky Prasetyo pernah berkomentar mengenai status hubungan mereka, "Jadi kalau misal bercerai bisa diselesaikan dengan musyawarah atau talak langsung. Cuma dari aku belum ada talak, tapi kalau Kalina ber-statement, ya sudahlah." Pernyataan ini mencerminkan kerumitan yang timbul akibat pernikahan siri. Tanpa adanya pencatatan resmi, proses perceraian menjadi abu-abu dan seringkali menimbulkan ketidakpastian, baik dari segi hukum maupun emosional. Ketidakjelasan ini dapat membuat para pihak merasa terjebak dalam ketidakpastian.

5 Artis Nikah Siri Berujung Cerai

Bahkan sosok legendaris dunia musik dangdut, Rhoma Irama, juga pernah terseret dalam pusaran pernikahan siri yang berakhir. Pada tahun 2005, Rhoma Irama dikabarkan pernah menikah siri dengan artis Angel Lelga. Meskipun pada awalnya ia mengakuinya, kabar perceraian mereka pun berhembus di tahun yang sama. Angel Lelga pernah mengungkapkan perasaannya mengenai perpisahan tersebut dengan mengatakan, "Saya dihadapkan pada pilihan yang berat. Tapi waktu itu saya menghibur diri, Allah akan memberi yang terbaik untuk saya setelah bercerai dari Bang Haji." Kisah ini menjadi bukti bahwa pernikahan siri, terlepas dari status dan popularitas pelakunya, tetap memiliki dinamika dan tantangan tersendiri, termasuk potensi perpisahan yang menyakitkan.

Fenomena pernikahan siri di kalangan artis yang berujung perceraian ini memunculkan berbagai refleksi. Salah satu aspek krusial adalah legalitas. Pernikahan yang tidak tercatat secara resmi di mata hukum negara seringkali menimbulkan berbagai kerumitan, terutama ketika terjadi masalah seperti perceraian. Tanpa adanya akta nikah dan akta cerai, hak-hak hukum seperti warisan, hak asuh anak, atau pembagian harta gono-gini menjadi tidak jelas dan sulit untuk diperjuangkan. Para pihak yang terlibat mungkin merasa memiliki ikatan pernikahan, namun secara hukum, status mereka tidak diakui, yang berarti mereka tidak memiliki perlindungan hukum yang memadai.

Lebih jauh lagi, pernikahan siri dapat membuka pintu bagi berbagai bentuk eksploitasi dan ketidakadilan. Dalam kasus perceraian, perempuan seringkali menjadi pihak yang paling rentan. Tanpa status hukum yang jelas, mereka mungkin kesulitan untuk mendapatkan dukungan finansial pasca-pernikahan atau bahkan hak-hak dasar sebagai mantan istri. Selain itu, anak-anak yang lahir dari pernikahan siri juga bisa menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesulitan dalam mendapatkan akta kelahiran hingga stigma sosial.

5 Artis Nikah Siri Berujung Cerai

Pernikahan siri juga seringkali dikaitkan dengan konsep agama dan keyakinan. Beberapa pihak mungkin beranggapan bahwa pernikahan siri sudah cukup sah secara agama. Namun, di Indonesia, negara menganut sistem hukum yang memisahkan urusan agama dan negara. Meskipun pernikahan telah dilangsungkan secara agama, negara tetap mensyaratkan pencatatan resmi untuk memberikan perlindungan hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

Di sisi lain, ada pula faktor-faktor sosial dan budaya yang turut memengaruhi keputusan untuk melangsungkan pernikahan siri. Terkadang, hal ini dilakukan untuk menghindari proses administrasi yang panjang atau karena adanya desakan sosial dan keluarga. Namun, penting untuk menyadari bahwa kemudahan jangka pendek yang ditawarkan oleh pernikahan siri dapat berujung pada kerumitan dan masalah jangka panjang yang lebih besar.

Kisah-kisah para artis ini, meskipun terjadi di lingkungan yang gemerlap, sesungguhnya merefleksikan realitas yang dihadapi oleh banyak pasangan di luar sana. Mereka menjadi pengingat pentingnya mempertimbangkan segala konsekuensi sebelum mengambil keputusan untuk melangsungkan pernikahan, terutama pernikahan siri. Kesadaran akan hak dan kewajiban hukum, serta dampaknya terhadap masa depan, sangatlah krusial.

5 Artis Nikah Siri Berujung Cerai

Penting bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk mendapatkan edukasi yang memadai mengenai pentingnya pernikahan yang tercatat secara resmi. Pemahaman yang baik tentang hukum perkawinan di Indonesia akan membantu mencegah terulangnya kisah-kisah pahit seperti yang dialami oleh para artis ini. Pemerintah dan berbagai lembaga terkait perlu terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya legalitas pernikahan demi terciptanya keluarga yang harmonis dan terlindungi secara hukum. Kehidupan pernikahan seharusnya dibangun di atas fondasi yang kuat, termasuk legalitas yang jelas, untuk menghindari kerumitan dan kesedihan di kemudian hari.