0

10 Mobil Listrik Terlaris Januari 2026: BYD Atto 1 Memimpin, Jaecoo J5 Mengejar di Peringkat Kedua!

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Pasar mobil listrik di awal tahun 2026 menunjukkan performa yang impresif, meskipun terjadi penurunan 53,3 persen dibandingkan bulan Desember 2025. Data penjualan wholesales dari Gaikindo pada Januari 2026 mencatat lonjakan signifikan mencapai 10.211 unit, sebuah peningkatan luar biasa dibandingkan dengan hanya 2.580 unit pada Januari 2025. Tren pertumbuhan positif ini menegaskan minat masyarakat Indonesia yang semakin besar terhadap kendaraan ramah lingkungan. BYD kembali membuktikan dominasinya di pasar mobil listrik Indonesia, mengamankan total penjualan sebanyak 4.879 unit. Model Atto 1 menjadi bintang utama dengan angka penjualan yang memukau, yaitu 3.361 unit, menjadikannya mobil listrik terlaris bulan ini. Posisi kedua yang biasanya ditempati oleh model BYD lainnya kali ini direbut oleh Jaecoo J5, yang berhasil mendistribusikan 1.942 unit. Keberhasilan Jaecoo J5 ini tidak terlepas dari upaya agresif mereka dalam menggenjot produksi, terbukti dari jumlah pesanan kendaraan yang sudah mencapai 12 ribu unit.

BYD kembali menunjukkan kekuatannya dengan menempatkan model M6 di peringkat ketiga, membukukan penjualan sebanyak 851 unit. Capaian ini menegaskan bahwa segmen MPV (Multi-Purpose Vehicle) masih menjadi primadona di kalangan konsumen Indonesia yang mencari kendaraan keluarga yang fungsional dan ramah lingkungan. Wuling Darion EV tampil sebagai pendatang baru yang mengejutkan, berhasil merebut hati konsumen dan menempati urutan keempat dengan total penjualan 790 unit. Model ini tampaknya berhasil menawarkan kombinasi yang menarik antara harga, fitur, dan performa, menjadikannya pilihan populer di pasar. BYD Sealion 7 melengkapi dominasi BYD di lima besar dengan mencatatkan penjualan sebanyak 613 unit, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri mobil listrik Tanah Air.

Geely EX2, sebuah mobil listrik berkonsep compact, berhasil menduduki peringkat keenam dengan total distribusi sebanyak 423 unit. Ukurannya yang ringkas dan kemungkinan efisiensi biaya menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen perkotaan. Denza D9, yang dikenal sebagai MPV mewah bertenaga listrik, juga menunjukkan performa yang solid dengan distribusi 392 unit. Model ini menjadi bukti bahwa segmen premium mobil listrik mulai dilirik oleh konsumen dengan daya beli tinggi yang mencari kemewahan dan teknologi ramah lingkungan. AION UT, meskipun mungkin belum seterkenal pemain lain, diam-diam berhasil mengumpulkan basis penggemar yang loyal, terbukti dari distribusinya yang mencapai 266 unit, menempatkannya di urutan kedelapan.

Kategori SUV boxy Chery J6 (yang mencakup iCar 03) bersama dengan J6T, secara gabungan berhasil mengumpulkan total penjualan 215 unit, menempatkan mereka di urutan kesembilan. Chery J6 mencatat 67 unit penjualan, sementara J6T berhasil mengumpulkan lebih banyak dengan total 148 unit. Performa gabungan ini menunjukkan potensi Chery di pasar SUV listrik Indonesia. Tepat di belakang Chery, AION V membayangi tipis dengan angka penjualan 214 unit, menegaskan persaingan yang ketat di segmen SUV listrik. VinFast VF3 juga mulai menunjukkan tajinya di pasar Indonesia, berhasil masuk dalam daftar 15 besar mobil listrik terlaris dengan 119 unit terdistribusi pada Januari 2026, menandakan potensi merek baru untuk berkembang.

Merek lokal Polytron, yang baru saja meluncurkan model G3 dan G3+, berhasil mendistribusikan 82 unit. Angka ini cukup menggembirakan mengingat ini adalah langkah awal mereka di industri mobil listrik. Menariknya, Polytron mampu mengungguli beberapa merek Jepang yang sudah lebih mapan. Contohnya, Toyota bZ4x yang hanya mampu mengirimkan 7 unit ke pasar pada bulan yang sama, menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh produsen tradisional dalam beradaptasi dengan tren mobil listrik. Data ini menunjukkan pergeseran preferensi konsumen dan dinamika persaingan yang semakin sengit di industri otomotif Indonesia, dengan mobil listrik berteknologi canggih dan ramah lingkungan semakin mendominasi pasar.

Berikut adalah daftar 10 mobil listrik terlaris berdasarkan data wholesales Gaikindo untuk Januari 2026:

  1. BYD Atto 1: 3.361 unit. Model ini menjadi tulang punggung penjualan BYD dan membuktikan popularitasnya yang terus meningkat di pasar Indonesia. Desainnya yang modern, fitur yang lengkap, dan harga yang kompetitif menjadi kunci keberhasilannya.

  2. Jaecoo J5: 1.942 unit. Kehadiran Jaecoo J5 di peringkat kedua menunjukkan ambisi besar merek ini di Indonesia. Strategi produksi yang agresif dan respon pasar yang positif terhadap model ini menjadi indikator kuat potensi Jaecoo di masa depan.

  3. BYD M6: 851 unit. Sebagai model MPV, BYD M6 berhasil menarik perhatian keluarga Indonesia yang mencari kendaraan listrik dengan ruang kabin luas dan fungsionalitas tinggi. Ini menunjukkan bahwa segmen MPV masih memiliki daya tarik kuat.

  4. Wuling Darion EV: 790 unit. Wuling Darion EV tampil sebagai kuda hitam yang berhasil mencuri perhatian. Kombinasi harga terjangkau, desain menarik, dan klaim jarak tempuh yang memadai tampaknya menjadi daya tarik utama bagi konsumen.

  5. BYD Sealion 7: 613 unit. Model ini melengkapi dominasi BYD di jajaran teratas. Sealion 7 kemungkinan menawarkan keunggulan spesifik yang menarik bagi segmen pasar tertentu, memperluas jangkauan produk BYD.

  6. Geely EX2: 423 unit. Mobil listrik compact ini menawarkan solusi mobilitas perkotaan yang efisien. Ukurannya yang lincah dan potensi biaya operasional yang rendah menjadikannya pilihan menarik bagi komuter perkotaan.

  7. Denza D9: 392 unit. Sebagai representasi mobil listrik mewah, Denza D9 menunjukkan bahwa pasar untuk kendaraan premium ramah lingkungan mulai berkembang. Konsumen yang mencari kenyamanan, teknologi mutakhir, dan prestise menemukan daya tarik pada model ini.

  8. Aion UT: 266 unit. AION UT mungkin belum menjadi nama besar, namun angka penjualannya menunjukkan bahwa ia berhasil menarik minat konsumen yang mencari alternatif lain di pasar mobil listrik. Popularitasnya yang terus meningkat perlu diwaspadai.

  9. Chery J6 dan J6T: 215 unit (gabungan). Performa gabungan Chery J6 dan J6T menegaskan bahwa Chery serius dalam mengembangkan lini produk SUV listriknya. Model-model ini menawarkan gaya boxy yang unik dan fitur yang menarik.

  10. Aion V: 214 unit. AION V, yang berdekatan dengan model Chery, menunjukkan persaingan ketat di segmen SUV listrik. Kehadirannya di 10 besar menandakan bahwa AION memiliki proposisi nilai yang kuat di pasar ini.

Data penjualan Januari 2026 ini memberikan gambaran yang jelas tentang peta persaingan mobil listrik di Indonesia. BYD masih menjadi pemimpin pasar yang tak tergoyahkan, namun merek-merek baru seperti Jaecoo, Wuling, dan Chery menunjukkan potensi besar untuk bersaing dan bahkan menggeser dominasi pemain lama. Tren pertumbuhan yang positif ini menjadi sinyal kuat bagi industri otomotif untuk terus berinovasi dan menghadirkan pilihan kendaraan listrik yang semakin beragam dan terjangkau bagi konsumen Indonesia. Pergeseran ke arah elektrifikasi tampaknya bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan sebuah keniscayaan yang akan terus membentuk masa depan mobilitas di Tanah Air. Ke depan, diperkirakan akan semakin banyak model baru yang diluncurkan, persaingan harga yang semakin ketat, serta peningkatan infrastruktur pengisian daya yang akan semakin mendorong adopsi mobil listrik secara massal. Konsumen Indonesia kini memiliki lebih banyak pilihan yang menarik, memungkinkan mereka untuk memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, dan kesadaran lingkungan mereka.